Kumpulan Contoh Pidato Singkat Jelas dan Padat

Contoh Pidato Singkat Tentang Lingkungan Kebersihan Kerukunan

Contoh pidato singkat – Admin ruangguruku.com kali ini akan berbagi beberapa contoh teks pidato dengan beberapa tema yaitu tentang lingkungan, tentang kebersihan, tentang kerukunan, tentang hidup rukun dan damai, tentang kenakalan remaja siswa siswai sekolah, tentang tawuran antar pelajar, tentang narkoba, dampak negatif narkoba. Sebelum kita melihat contoh pidato singkat dibawah ini ada baiknya kita tau apa itu pidato?

Pengertian pidato ialah suatu kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran-gambaran tentang suatu hal yang sifatnya penting. Pidato biasanya dilakukan oleh seorang yang memberikan orasi-orasi dan pernyataan tentang suatu hal / peristiwa yang penting dan perlu dibicarakan. Pidato ini masuk pada salah satu teori dari pelajaran bahasa indonesia. Oleh karena itu kita harus mempelajarinya karena pada suatu saat anda akan berpidato di acara tertentu. Langsung saja berikut adalah contoh pidato singkat :

Contoh Pidato Singkat Tentang Lingkungan Kebersihan Kerukunan

Contoh Pidato Singkat Tentang Lingkungan Sekolah

Selamat Pagi Bapak/Ibu guru yang kami hormati,
Serta teman-temanku sekalian yang saya cintai

Pertama-tama mari kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunia-Nya sehingga kita dapat berkumpul pada acara pagi hari ini.

Bapak/Ibu guru serta teman-teman yang saya cintai, seperti yang kita ketahui bahwa lingkungan di sekitar kita telah menjadi cerminkan budaya sekolah kita. Alangkah tidak bijaknya jika lingkungan di sekitar kita terlihat tidak enak dipandang dan terasa tidak nyaman lagi. Apalagi sekolah ini telah menjadi rumah kedua kita yang setiap hari kita singgahi guna menuntut ilmu.

Lingkungan sekolah seharusnya selalu terjaga dan memiliki suasana yang sejuk sehingga kita pun dapat lebih konsentrasi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, saya sebagai bagian dari keluarga di sekolah ini sangat menginginkan supaya kita bisa tetap terus menjaga kebersihan lingkungan sekolah yang kita cintai ini. Setiap kelas seharusnya sudah memiliki kedisiplinan tersendiri akan pentingnya kebersihan. Seperti kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya, setiap siswa sudah memiliki jadwal piket masing-masing, sudah sepatutnya teman-teman sekalian selalu datang lebih awal untuk dapat membersihkan kelas terlebih dahulu sehingga ketika pelajaran pertama dimulai, lingkungan kelas kita sudah mulai bersih dan nyaman untuk ditempati.

Dan tidak lupa pula, kita semua sebagai siswa seharusnya selalu sadar bahwa adanya tong sampah bukanlah tanpa tujuan. Anda harusnya bisa belajar taat untuk dapat membuang sampah pada tempatnya, sehingga kebersihan sekolah kita pun tetap terjaga dan terbebas dari sampah-sampah yang berserakan.
Bapak/Ibu guru dan teman-teman yang saya cintai.

Saya berharap dengan adanya tindakan-tindakan kecil yang telah saya sebutkan sebelumnya, diharapkan mampu menyadarkan kita semua untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Kebersihan berpengaruh besar terhadap kesehatan maka dari itu kebersihan perlu dijaga oleh kita dan untuk kita juga.kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Akhir kata, terima kasih atas kesempatan diberikannya waktu untuk menyampaikan sepatah dua patah pidato singkat ini, jika ada salah kata semoga bisa dimaafkan.

Contoh Pidato Singkat Tentang Kebersihan

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan yang baik ini marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang mana telah memberikan nikmat dan hidayahnya kepada kita sehingga bisa berkumpul dalam keadaan sehat pada hari ini.

Hadirin yang saya hormati,
Pidato yang akan saya sampaikan kali ini menerangkan menjaga kebersihan. Allah SWT sangat mencintai orang yang bersih dan suka membersihkan segala sesuatu yang ada padanya. Jadi marilah kita mulai menjaga kebersihan demi terciptanya keselamatan dan kebaikan untuk diri kita maupun orang lain.

Hadirin sekalian,
Jika kita menjaga kebersihan lalu ditiru oleh anak-anak kita dan orang-orang dekat kita maka kita pun akan mendapat manfaatnya, oleh karenanya mari ajarkan sedini mungkin terhadap anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan agar kelak mereka menjadi anak yang sehat, cerdas dan suka berbuat kebaikan.

Dengan mengajarkan menjaga kebersihan kepada anak-anak, diharapkan mereka bisa mandiri dan terbiasa mengatasi hal-hal yang sulit untuk diselesaikan, seperti kita ketahui di masa sekarang masih banyak orang-orang yang tidak peduli dengan kebersihan lingkungan dan membiarkannya menjadi kotor.

Hadirin yang berbahagia,
Demikianlah pidato singkat yang bisa saya sampaikan, mudah-mudahan apa yang sudah saya sampaikan bermanfaat dan dapat dilaksanakan, akhir kata saya ucapkan terimakasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Contoh Pidato Singkat Tentang Kerukunan

Assalaamu’alaikum Wr. Wb

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayatNya kepada kita sehinga kita bisa berkumpul pada siang hari ini. Sholawat serta salam tidak lupa kita curahkan kepada Nabi besar Muhammad SAW.

Kita umat manusia tahu bahwa kita diciptakan sebagai makhluk sosial. Kita selalu membutuhkan pertolongan orang lain. Kita tidak bisa melakukan segala sesuatu seorang diri, pasti ada campur tagan orang lain, meskipun pertolonga itu hanya sedikit.

Untuk itu, agar segalanya berjalan lancar dan kita bisa saling tolong menolong satu sama lain, kita harus menjaga kerukunan antarsesama. Baik terhadap saudara, tetangga maupun teman. Jangan sampai kita ini terbecah-belah hanya karena hal sepele.

Misalnya, dengan saudara sendiri jangan sampai kita ini memiliki rasa dendam, atau sampai bermusuhan. Karena sudah dijelaskan pada suatu hadis yang artinya : dari Abu Hurairah, dari Nabi. Nabi bersabda bahwa dibuka beberapa pintu surga setiap hari senin dan kamis, maka setiap hamba yang tidak syirik pada Allah akan diampuni, kecuali orang-orang dendam. Makamenunggulah kalian malaikat pada hal ini sehingga keduanya berdamai.

Dari hadis di atas, maka sudah jelas bahwa kita harus saling rukun, damai dan tidak saling bermusuhan karena pintu beberapa surga akan dibuka ketika hari senin dan kamis dan akan dimaafkan oleh Allah bagi mereka yang tidak syirik atau tidak saling bermusuhan.

Atau dengan tetangga sendiri, jangan sampai tidak saling sapa, apalagi tidak saling kenal. Kita harus menyambung tali silaturrahmi agar kerukunan tetap terjalin. Atau dengan teman sendiri saling bermusuhan, tawuran antar pelajar, menggunjing teman. Jangan sampai hal ini terjadi. Karena Allah telah menjelaskan dalam Al-Qur’an pada surat Al-Hijarat : 12, yang berbunyi

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman jauhilah pada persangkaan, karena sebagian dari persangkaan itu adalah dosa. Dan janganlah meneliti kesalahan dan menggunjing sebagian dari kalian. Apakah salah seorang dari kalian senang jika memakan daging bangkai saudara kalian?. Maka kalian akan benci dengan hal itu. Takutlah kalian pada Allah, sesungguhnya Allah maha menerima tobat lagi maha penyayang.

Dari ayat tersebut sudah jelas bahwa menggunjing dan meneliti kesalahan orang lain itu dosa dan sama artinya dengan memakan bangkai saudara sendiri. Kita tahu bahwa memakan daging bangkai adalah haram dan itu dosa. Oleh karena itu, janganlah kita menggunjing atau mencari kesalahan orang lain. Tetapi, Allah maha menerima tobat dan maha penyayang, jadi kita harus meminta apmun kepada Allah dan tidak mengulanginya lagi.

Untuk itu, kita harus bisa mengintrospeksi diri sendiri. Atau saling menasehati satu sama lain dengan ikhlas, damai dan tanpa dendam dan rasa iri. Karena hal itu, dapat menghilangkan rasa dendam dan iri pada sesama, sehingga kerukunan antar sesama dapat terjalin.

Pada suatu hadis dijelaskan, yang artinya, Nabi bersabda : tidak masuk kalian di dalam surga sampai kalian iman, dan kalian tidak iman hingga saling mencintai. Apakah aku tidak menunjukkan atas perkara ketika kalian berbuat? Maka saling kasih sayanglah kalian dengan menyiarkan salam antar sesama.

Pada hadis tersebut Nabi menjelaskan bahwa kita tidak akan masuk surga jika belum saling mencintai. Dan Nabi menganjurkan untuk saling mengucapkan salam. Untuk itu, kita juga harus mengucapkan salam untuk menjaga kerukunan antar sesama.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Contoh Pidato Singkat Tentang Hidup Rukun dan Damai

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya jua lah kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat, tanpa kurang apapun. Tak lupa pula kita bersyukur karena hidayah-Nya yang tercurah kepada kita semua sehingga pada kesempatan kali ini kita dapat berkumpul di tempat yang berbahagia ini.

Bapak dan Ibu yang terhormat serta teman-teman yang berbahagia,

Tentunya setiap orang menginginkan hidup rukun dan damai, tidak ada orang yang tidak menginginkannya. Hanya saja cara setiap orang meinterpretasikan dan meraihnya berbeda-beda. Hidup rukun dan damai juga akan menciptakan lingkungan yang aman, tenteram, damai dan tenang antar masyarakat.

Jika kita ingin mencapai hidup rukun dan damai, langkah pertama dan paling penting yang harus kita lakukan adalah mencintai sesama kita, baik manusia maupun lingkungan. Hanya dengan mencintai dan menghargai orang lain, kita dapat menerima perlakuan yang sama pula. Hanya dengan mencintai dan dicintai pula, kedamaian dan kerukunan dapat tercipta di kehidupan kita.

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Salah dan khilaf saya mohon maaf.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Contoh Pidato Singkat Tentang Kenakalan Remaja

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Marilah kita panjatkan puji syukur pada hadirat Tuhan YME karena telah memberikan nikmat serta segala berkatNya pada kita, sehingga masih diberi kesempatan berkumpul bersama di tempat ini.

Kepada Yth. Bapak Kepala Sekolah
Yang terhormat Bapak/Ibu guru dan staf
Serta teman-teman sekalian yang saya banggakan,

Kita semua tahu bahwa banyak sekali terjadi kenakalan remaja sekarang ini, dengan banyaknya perbuatan negatif di masyarakat. Contohnya seperti merokok dan yang lebih bahaya yaitu mencoba narkoba di usia dini. Meski awalnya hanya mencobanya, namun menjadi ketagihan, hingga berujung kecanduan.

Beragam penyebab kenakalan remaja ini dapat berasal dari kesalahan mendidik orang tua atau terlalu sibuk dalam bekerja hingga tidak memperhatikan perkembangan pergaulan anak mereka, atau juga disebabkan karena faktor pergaulan remaja yang salah memilih teman.

Kita boleh saja berteman dengan banyak orang, namun harus berhati-hati pula dalam memilih teman, agar tidak terjerumus.

Contoh pergaulan yang salah, adalah tawuran antar pelajar, geng motor, dan mabuk-mabukan. Banyak dari hal tersebut yang menimbulkan korban jiwa, baik dari kalangan remaja bahkan menyangkut warga lain. Oleh sebab itu, jauhilah pergaulan yang salah tersebut, karena hanya akan merugikan diri anda sendiri.

Jangan lupa gunakan masa remaja yang diisi beragam hal positif agar berguna untuk diri sendiri, para orang tua dan bangsa kita. Sampai di sini saja yang dapat saya sampaikan melalui pidato ini, apabila masih terdapat kesalahan, maka saya mohon untuk maaf.

Wassalamualaikum Wr Wb.

Contoh Teks Pidato Singkat Tentang Tawuran

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Yang terhormat Ibu Nurjannah S.Pd. selaku guru Bahasa Indonesia kelas XII IPA dan yang terhormat teman-teman sekalian.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya jua lah kita dapat berkumpul disini. Shalawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.

Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato tentang “tawuran dikalangan pelajar”.

Teman-teman sekalian, tawuran merupakan suatu hal yang sudah tidak asing di telinga kita. Yang mana tawuran menjadi ciri khas yang dilakukan oleh kaum laki-laki yang ingin memamerkan kekuatannya. Seseorang yang tawuran memiliki cirinya tersendiri misalnya mengikuti hal-hal yang bersifat negatif, membuat sebuah geng, memakai benda-benda yang tajam, dan sebagainya.

Tawuran juga memiliki nilai kerugian yang cukup besar yaitu terbunuh saat tawuran, terluka cukup parah, merugikan orang lain, merugikan diri kita sendiri. Tetapi masih saja banyak yang tetap melakukan hal seperti itu. Belum lagi jika orang tua kita mengetahui hal itu, betapa sakitnya hati mereka mengetahui bahwa anak yang mereka didik tidak menjadi anak yang mereka harapkan.

Tindakan tersebut sama sekali tidak bermanfaat, kalaupun ingin menunjukkan kehebatan hendaknya melalui prestasi akademik maupun non-akademik yang kita dapat, itu justru lebih bergengsi dan bermanfaat untuk kita kedepannya.

Sekian pidato singkat yang dapat saya sampaikan, apabila ada ucapan yang kurang berkenan dihati anda semua mohon dimaafkan.

Wabillahitaufiq wal hidayah

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

 

Contoh Teks Pidato Singkat Tentang Narkoba

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Yang terhormat Bapak/Ibu Guru dan teman-teman yang saya cintai.

Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmatnya sehingga kita dapat berkumpul disini, kemudian tidak lupa sholawat berserta salam tidak lupa kita haturkan kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW. Pada hari ini saya akan menyampaikan pidato singkat tentang Narkoba.

Dikarenakan jumlah pengguna narkoba di Indonesia semakin bertambah dan lemahnya penegakan hukum di Indonesia menyebabkan rakyat dan para pemuda bangsa banyak yang kehilangan masa depan dan cita-cita mereka. Maka hari ini saya juga akan menyampaikan beberapa bahayanya dari penggunaan narkoba.

Sebelum itu, saya juga akan jelaskan apa itu narkoba, narkoba yaitu secara umum suatu jenis bahan obat-obatan yang bila digunakan secara berlebihan dapat menyebebkan kerusakan jaringan tubuh manusia. Selanjutnya bahaya dari narkoba itu sendiri adalah secara umum dapat merusak kesehatan tubuh,perubahan perilaku, kriminalitas dan tindakan yang tidak terpuji lainnya.

Selanjutnya, tujuan pidato ini adalah saya ingin semua para pemuda-pemudi Indonesia bisa bebas dari narkoba, dan manfaat dari pidato ini adalah agar kita lebih memahami tentang apa itu narkoba dan bahayanya jika kita mengkonsumsi.

Jadi kesimpulan dari pidato saya adalah Narkoba dapat menghancurkan masa depan penggunanya. Bapak/Ibu Guru dan teman-teman yang cintai, hanya itu yang bisa saya sampaikan, saya berharap di Indonesia tidak akan ada lagi pengguna dan pengedar narkoba. Apabila ada salah kata mohon maaf dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum.Wr.Wb.

Demikianlah beberapa teks pidato yang dapat saya sampaikan, semoga mempermudah kita dan menambah mental kita dalam menyampaikan pidato dimanapun kita berada. Untuk file dapat didownload dalam tipe .DOC atau file WORD.

Download file contoh pidato .DOC di sini  – Preview

Cara Menulis Naskah Pidato

Cara Menulis Naskah Pidato

Seperti telah dijelaskan pada postingan yang lalu (baca dulu Macam-Macam Pidato dan Contoh Pidato), bahwa pidato dapat dilakukan dengan tanpa menggunakan naskah atau dengan menggunakan kerangka sebagai pedoman atau pegangan, dan atau dengan menggunakan naskah baik dihafal maupun dibacakan. Bila Anda melakukan pidato dengan menggunakan naskah, maka yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menyiapkan naskah pidato tersebut.

Untuk dapat menulis naskah pidato secara efektif, Anda harus memiliki pengetahuan tentang teknik menyusun atau menulis naskah pidato. Untuk itu ikutilah uraian berikut.

Teknik atau Cara Menulis Naskah Pidato

Pada uraian di atas telah dijelaskan bahwa menulis naskah pidato harus melalui tiga kegiatan yaitu, mengumpulkan bahan, membuat kerangka, dan menguraikan isi naskah pidato secara terperinci. Penjelasannya adalah sebagai berikut.

a.    Mengumpulkan Bahan

Setelah Anda meneliti persoalan dan merumuskan tujuan pidato serta menganlisis pendengar, maka Anda sudah siap untuk menggarap naskah pidato. Anda boleh mulai menulis naskah pidato dengan menggunakan hal apa yang telah Anda ketahui mengenai persoalan yang akan Anda bicarakan/sampaikan. Jika hal ini Anda anggap kurang cukup, maka Anda harus mencari bahan-bahan tambahan yang berupa fakta, ilustrasi, cerita atau pokok-pokok yang konkret untuk mengembangkan pidato ini. Tidak ada salahnya Anda bertanya kepada orang/pihak yang mengetahui persoalan yang akan Anda bicarakan. Buku-buku, perturan-peraturan, majalah-majalah, dan surat kabar merupakan sumber informasi yang kaya yang dapat Anda gunakan sebagai bahan dalam rangka menguraikan isi pidato Anda.

b.    Membuat Kerangka Pidato

Kerangka dasar dapat Anda buat sebelum mencari bahan-bahan, yaitu dengan menentukan pokok-pokok yang akan dibicarakan, sedangkan kerangka yang terperinci baru dapat Anda buat setelah bahan-bahan selesai Anda kumpulkan. Dengan bahan-bahan itu Anda dapat menyusun pokok-pokok yang paling penting dalam tata urut yang baik, di bawah pokok-pokok utama tadi. Di dalam kerangka ini harus terlihat adanya kesatuan dan koherensi antarbagian Sebagai gambaran perhatikanlah contoh kerangka pidato di bawah ini.

Contoh Kerangka Pidato

Inti dari kerangka pidato adalah: (1) pendahuluan, (2) isi, dan (3) penutup

  1. Pendahuluan: bagian pendahuluan memuat salam pembuka, ucapan terima kasih (bila ada yang diberi ucapan), dan kata pengantar untuk menuju kepada isi pidato;
  2. Isi: bagian ini memuat uraian pokok yang terdiri atas topik atau pokok utama dan sub-subtopik yang memperjelas atau menghubungkan dengan topik utama;
  3. Penutup: bagian penutup memuat kesimpulan, harapan (bila ada), dan salam penutup.

c.    Menguraikan isi pidato

Dengan menggunakan kerangka yang telah Anda buat, ada dua hal yang Anda lakukan: (1) Anda dapat mempergunakan kerangka tersebut untuk berpidato, yaitu berpidato dengan menggunakan metode ekstemporan, dan (2) menulis atau meyusun naskah pidato secara lengkap yang Anda bacakan atau Anda hafalkan.

Bagian-bagian yang terdapat dalam dalam kerangka pidato di atas akan dijelaskan lebih lanjut pada uraian berikut ini.

Butir (1) dan butir(3), yaitu bagian pendahuluan dan bagian penutup tidak memuat inti pembicaraan atau isi pidato, sehingga tidak diuraikan secara terperinci di sini tetapi dapat dilihat langsung pada contoh naskah pidato setelah bahasan ini selesai dibicarakan. Jadi, yang akan diperjelas secara rinci adalah bagian isi pidato

d.    Struktur Isi Pidato

Struktur isi pidato adalah rangkaian isi pidato dari awal hingga akhir. Rangkaian ini disusun agar pidato berlangsung menarik dan tujuan pidato tercapai dengan baik. Ada beberapa cara merangkai isi pidato, antara lain: (1) mengikuti alur dasar pidato, dan (2) mengikuti pola organisasi pidato.

(1) Alur dasar pidato, yaitu rangkaian isi pidato yang mengikuti alur dasar pidato yang bergerak melalui tiga tahap: (a) tahap perhatian, yaitu tahap pertama yang dilakukan pembicara dengan baik; (b) tahap kebutuhan, yaitu tahap yang dilakukan pembicara dalam menjelaskan pentingnya masalah yang akan dibicarakan sehingga pendengar akan berusaha memahami masalah atau hal-hal penting yang disampaikan pembicara. (c) tahap penyajian, yaitu merupakan tahap pembicara menyajikan materi pidato yang telah dipersiapkan melalui naskah kerangka pidato.

Itulah tahap-tahap yang dilalui seorang pembicara dalam menyelesaikan pidatonya, tetapi penjelasan tahap-tahap di atas adalah tahap yang dilalui pada jenis pidato informasi. Sekarang mari kita lihat beberapa pola organisasi pidato yang dapat Anda pilih!

(2) Pola Organisasi Pidato, pola organisasi pidato dapat digolongkan ke dalam tiga tipe besar, yaitu (a) pola uraian; (b) pola sebab, dan (c) pola topik.

Baiklah mari ikuti uraiannya.

  1. pola   uraian;   ada   dua   macam   urutan   yang   digunakan   untuk menyusun/menulis isi pidato, yaitu: urutan kronologis dan urutan ruang. Urutan kronologis, adalah susunan isi yang dimulai dari periode atau data tertentu, bergerak maju atau mundur secara sistematis. Sementara itu, urutan ruang adalah susunan isi yang berurutan berdasarkan kedekatan fisik satu dengan yang lainnya. Umpamanya, membicarakan mulai dari SD A kemudian menunjuk ke SD B yang letaknya paling dekat dengan SD A tadi, dan seterusnya.
  2. pola sebab; sebagaimana terlihat dari namanya, organisasi pidato yang menggunakan pola sebab yang bergerak dari satu analisis sebab di saat ini bergerak ke arah analisis akibat di masa yang akan datang, atau dari deskripsi kondisi di saat ini bergerak ke arah analisis sebab-sebab yang memunculkannya.
  3. pola topik; pola organisasi pidato yang menggunakan pola topik dilakukan apabila materi yang dibicarakan lebih dari satu periode atau kelompok. Oleh karena itu, di dalam isi pidato akan terdapat beberapa subtopik.Teknik atau Cara Menulis Naskah Pidato

Tahap-tahap Menyusun/Menulis Naskah Pidato

Ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam menulis naskah pidato yaitu Memilih Subjek dan Membatasi Tujuan Umum Pidato

  1. Membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato
  2. Menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato (perhatian, kebutuhan, kepuasan, dan lain-lain) atau menurut salah satu pola organisasi.
  3. Memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok.
  4. Mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide.
  5. Memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusus pidato.

Nah demikianlah Teknik atau Cara Menulis Naskah Pidato,

Jika anda ingin contoh pidato lengkap klik disini Kumpulan Contoh Pidato Lengkap.

Cara Menulis Naskah Pidato

Cara Menulis Naskah Pidato

Seperti telah dijelaskan pada postingan yang lalu (baca dulu Macam-Macam Pidato dan Contoh Pidato), bahwa pidato dapat dilakukan dengan tanpa menggunakan naskah atau dengan menggunakan kerangka sebagai pedoman atau pegangan, dan atau dengan menggunakan naskah baik dihafal maupun dibacakan. Bila Anda melakukan pidato dengan menggunakan naskah, maka yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menyiapkan naskah pidato tersebut.

Untuk dapat menulis naskah pidato secara efektif, Anda harus memiliki pengetahuan tentang teknik menyusun atau menulis naskah pidato. Untuk itu ikutilah uraian berikut.

Teknik atau Cara Menulis Naskah Pidato

Pada uraian di atas telah dijelaskan bahwa menulis naskah pidato harus melalui tiga kegiatan yaitu, mengumpulkan bahan, membuat kerangka, dan menguraikan isi naskah pidato secara terperinci. Penjelasannya adalah sebagai berikut.

a.    Mengumpulkan Bahan

Setelah Anda meneliti persoalan dan merumuskan tujuan pidato serta menganlisis pendengar, maka Anda sudah siap untuk menggarap naskah pidato. Anda boleh mulai menulis naskah pidato dengan menggunakan hal apa yang telah Anda ketahui mengenai persoalan yang akan Anda bicarakan/sampaikan. Jika hal ini Anda anggap kurang cukup, maka Anda harus mencari bahan-bahan tambahan yang berupa fakta, ilustrasi, cerita atau pokok-pokok yang konkret untuk mengembangkan pidato ini. Tidak ada salahnya Anda bertanya kepada orang/pihak yang mengetahui persoalan yang akan Anda bicarakan. Buku-buku, perturan-peraturan, majalah-majalah, dan surat kabar merupakan sumber informasi yang kaya yang dapat Anda gunakan sebagai bahan dalam rangka menguraikan isi pidato Anda.

b.    Membuat Kerangka Pidato

Kerangka dasar dapat Anda buat sebelum mencari bahan-bahan, yaitu dengan menentukan pokok-pokok yang akan dibicarakan, sedangkan kerangka yang terperinci baru dapat Anda buat setelah bahan-bahan selesai Anda kumpulkan. Dengan bahan-bahan itu Anda dapat menyusun pokok-pokok yang paling penting dalam tata urut yang baik, di bawah pokok-pokok utama tadi. Di dalam kerangka ini harus terlihat adanya kesatuan dan koherensi antarbagian Sebagai gambaran perhatikanlah contoh kerangka pidato di bawah ini.

Contoh Kerangka Pidato

Inti dari kerangka pidato adalah: (1) pendahuluan, (2) isi, dan (3) penutup

  1. Pendahuluan: bagian pendahuluan memuat salam pembuka, ucapan terima kasih (bila ada yang diberi ucapan), dan kata pengantar untuk menuju kepada isi pidato;
  2. Isi: bagian ini memuat uraian pokok yang terdiri atas topik atau pokok utama dan sub-subtopik yang memperjelas atau menghubungkan dengan topik utama;
  3. Penutup: bagian penutup memuat kesimpulan, harapan (bila ada), dan salam penutup.

c.    Menguraikan isi pidato

Dengan menggunakan kerangka yang telah Anda buat, ada dua hal yang Anda lakukan: (1) Anda dapat mempergunakan kerangka tersebut untuk berpidato, yaitu berpidato dengan menggunakan metode ekstemporan, dan (2) menulis atau meyusun naskah pidato secara lengkap yang Anda bacakan atau Anda hafalkan.

Bagian-bagian yang terdapat dalam dalam kerangka pidato di atas akan dijelaskan lebih lanjut pada uraian berikut ini.

Butir (1) dan butir(3), yaitu bagian pendahuluan dan bagian penutup tidak memuat inti pembicaraan atau isi pidato, sehingga tidak diuraikan secara terperinci di sini tetapi dapat dilihat langsung pada contoh naskah pidato setelah bahasan ini selesai dibicarakan. Jadi, yang akan diperjelas secara rinci adalah bagian isi pidato

d.    Struktur Isi Pidato

Struktur isi pidato adalah rangkaian isi pidato dari awal hingga akhir. Rangkaian ini disusun agar pidato berlangsung menarik dan tujuan pidato tercapai dengan baik. Ada beberapa cara merangkai isi pidato, antara lain: (1) mengikuti alur dasar pidato, dan (2) mengikuti pola organisasi pidato.

(1) Alur dasar pidato, yaitu rangkaian isi pidato yang mengikuti alur dasar pidato yang bergerak melalui tiga tahap: (a) tahap perhatian, yaitu tahap pertama yang dilakukan pembicara dengan baik; (b) tahap kebutuhan, yaitu tahap yang dilakukan pembicara dalam menjelaskan pentingnya masalah yang akan dibicarakan sehingga pendengar akan berusaha memahami masalah atau hal-hal penting yang disampaikan pembicara. (c) tahap penyajian, yaitu merupakan tahap pembicara menyajikan materi pidato yang telah dipersiapkan melalui naskah kerangka pidato.

Itulah tahap-tahap yang dilalui seorang pembicara dalam menyelesaikan pidatonya, tetapi penjelasan tahap-tahap di atas adalah tahap yang dilalui pada jenis pidato informasi. Sekarang mari kita lihat beberapa pola organisasi pidato yang dapat Anda pilih!

(2) Pola Organisasi Pidato, pola organisasi pidato dapat digolongkan ke dalam tiga tipe besar, yaitu (a) pola uraian; (b) pola sebab, dan (c) pola topik.

Baiklah mari ikuti uraiannya.

  1. pola   uraian;   ada   dua   macam   urutan   yang   digunakan   untuk menyusun/menulis isi pidato, yaitu: urutan kronologis dan urutan ruang. Urutan kronologis, adalah susunan isi yang dimulai dari periode atau data tertentu, bergerak maju atau mundur secara sistematis. Sementara itu, urutan ruang adalah susunan isi yang berurutan berdasarkan kedekatan fisik satu dengan yang lainnya. Umpamanya, membicarakan mulai dari SD A kemudian menunjuk ke SD B yang letaknya paling dekat dengan SD A tadi, dan seterusnya.
  2. pola sebab; sebagaimana terlihat dari namanya, organisasi pidato yang menggunakan pola sebab yang bergerak dari satu analisis sebab di saat ini bergerak ke arah analisis akibat di masa yang akan datang, atau dari deskripsi kondisi di saat ini bergerak ke arah analisis sebab-sebab yang memunculkannya.
  3. pola topik; pola organisasi pidato yang menggunakan pola topik dilakukan apabila materi yang dibicarakan lebih dari satu periode atau kelompok. Oleh karena itu, di dalam isi pidato akan terdapat beberapa subtopik.Teknik atau Cara Menulis Naskah Pidato

Tahap-tahap Menyusun/Menulis Naskah Pidato

Ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam menulis naskah pidato yaitu Memilih Subjek dan Membatasi Tujuan Umum Pidato

  1. Membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato
  2. Menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato (perhatian, kebutuhan, kepuasan, dan lain-lain) atau menurut salah satu pola organisasi.
  3. Memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok.
  4. Mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide.
  5. Memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusus pidato.

Nah demikianlah Teknik atau Cara Menulis Naskah Pidato,

Jika anda ingin contoh pidato lengkap klik disini Kumpulan Contoh Pidato Lengkap.