Pengertian Kinerja Perusahaan, Return Saham, ROA, EVA

penilaian-kinerja-perusahaan

Pengertian Kinerja Perusahaan, Return Saham, ROA, EVA

Kinerja perusahaan adalah kemampuan sebuah perusahaan mengelola sumber daya yang ada sehingga dapat memberikan nilai kepada perusahaan tersebut. Dengan mengetahui kinerja suatu perusahaan kita dapat mengukur tingkat efisensi dan produktifitas perusahaan tersebut. Disamping itu juga penilaian kinerja perusahaan bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana perkembangan suatu perusahaan.

Pengertian kinerja yang dikemukakan menurut Judith Gordon (Nawawi, 2006:  p65)  adalah suatu  fungsi  kemampuan  pekerja  dalam  menerima  tujuan  pekerjaan, tingkat pencapaian tujuan dan interaksi antara tujuan dan kemampuan pekerja. Pengertian   kinerja ini   terlihat   sedikit   rumit   karena   mengenali   kinerja   sebagai   fungsi kemampuan yang dimiliki pekerja dengan tujuan pekerjaan yang akan dilaksanakan.

penilaian-kinerja-perusahaan

Pengertian Kinerja perusahaan adalah suatu tampilan keadaan secara utuh atas perusahaan selama periode waktu tertentu, merupakan hasil atau prestasi yang dipengaruhi oleh kegiatan operasional perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya-sumber daya yang dimiliki. Kinerja merupakan suatu istilah secara umum yang digunakan untuk sebagian atau seluruh tindakan atau aktivitas dari suatu organisasi pada suatu periode dengan referensi pada jumlah standar seperti biayabiaya masa lalu atau yang diproyeksikan, dengan dasar efisiensi, pertanggungjawaban atau akuntabilitas manajemen dan semacamnya (Srimindarti, 2004).

Penilaian kinerja perusahaan adalah penentuan secara periodik efektivitas operasional organisasi, bagian organisasi, dan karyawannya berdasarkan sasaran, standar, dan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Melalui penilaian kinerja, manajer dapat menggunakannya dalam mengambil keputusan penting dalam rangka bisnis perusahaan, seperti menentukan tingkat gaji karyawan, dan sebagainya, serta langkah yang akan diambil untuk masa depan. Sedangkan bagi pihak luar, penilaian kinerja sebagai alat pendeteksi awal dalam memilih alternatif investasi yang digunakan untuk meramalkan kondisi perusahaan di masa yang akan datang.

Laporan Keuangan Perusahaan

Salah satu data untuk melakukan penilaian kinerja perusahaan adalah laporan keuangan perusahaan. Penilaian kinerja perusahaan dapat menggunakan nilai buku yaitu berdasarkan rasio-rasio laporan keuangan contohnya Return on Asset, Return on Equity. Sedangkan metode lainnya berdasarkan konsep economic profit yang dipopulerkan perusahaan konsultan, Stern Stewart dengan indikatornya yaitu EVA.

Return Saham

Gitman (2009:228), mendefinisikan return sebagai berikut : ”Return is the total gain or loss experience on an investment over a given period of time. It commonly measured as the change in value plus any cash distributing during periodof time, expressed as a percentage of the beginning period investment value”.

Berk dan Demarzo (2007) ”Return is diffrence between the selling price and purchasing price of an asset plus any cash distributions expressed as a percentage of the buying price.

Pengertian return menurut Husnan (1994:19) ”Return adalah ukuran yang mengukur besarnya perubahan kekayaan investor baik kenaikan maupun penurunan serta menjadi bahan pertimbangan untuk membeli atau mempertahankan sekuritas”.

Menurut  Sembel  dan  Sugiharto  (2009:129)  Return  saham  dapat  dibagi menjadi 2 yaitu :

  1. Dividen

Dividen   merupakan   pembagian   sebagian   keuntungan   yang   dihasilkan perusahaan. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen maka pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu tertentu (cum date).

  1. Capital Gain

Capital gain merupakan selisih yang terjadi antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder.

Berdasarkan definisi di atas maka return saham dapat disimpulkan suatu tingkat pengembalian baik merupakan keuntungan ataupun kerugian dari kegiatan investasi yang dapat menggambarkan perubahan harga suatu saham.

Return on Assets (ROA)

Dalam menentukan nilai suatu perusahaan para investor masih menggunakan indikator rasio keuangan untuk melihat tingkat pengembalian yang dapat diberikan oleh perusahaan kepada investor. Para investor menggunakan profitability rasio untuk dapat mengukur pengembalian yang ada. Profitability rasio adalah pendapatan atau keberhasilan operasi suatu perusahaan pada periode tertentu (Kieso, et.al., 2005:775). Salah satu alat ukur finansial yang umum digunakan untuk mengukur tingkat pengembalian investasi adalah Return on Assets (ROA).

Menurut Gitman (2009:68) “ROA measures the overall effectiveness of management in generating profits with its available assets”. Sedangkan menurut Tambunan (2008:147) adalah suatu rasio untuk mengukur imbal-hasil perusahaan berdasarkan pendayagunaan Total Asset.

Return on assets merupakan perbandingan antara laba bersih dengan rata-rata total aktiva yang dimiliki perusahaan (Kieso, et.al., 2005:780). Return on assets (ROA) yang positif menunjukkan bahwa dari total aktiva yang digunakan untuk beroperasi mampu memberikan laba kepada perusahaan. Sebaliknya apabila return on assets yang negatif menunjukkan bahwa dari total aktiva yang digunakan, perusahaan mengalami kerugian. Sehingga jika suatu perusahaan mempunyai ROA yang tinggi yang positif maka perusahaan tersebut berpeluang besar dalam meningkatkan pertumbuhan modal sendiri. Tetapi sebaliknya, jika total aktiva yang digunakan perusahaan tidak menghasilkan laba maka akan menghambat pertumbuhan modal sendiri.

ROA adalah rasio keuangan perusahaan yang berhubungan dengan aspek earning atau profitabilitas. ROA berfungsi untuk mengukur efektifitas perusahaan dalam menghasilkan laba dengan memanfaatkan aktiva yang dimiliki. Semakin besar ROA yang dimiliki oleh sebuah perusahaan maka semakin efisien penggunaan aktiva oleh perusahaan untuk beroperasi sehingga akan memperbesar laba. Laba yang besar akan menarik investor karena perusahaan tersebut memiliki tingkat pengembalian yang semakin tinggi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, ROA adalah suatu alat pengukuran yang digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen dalam menghasilkan laba berdasarkan penggunaan aktiva perusahaan.

Indikator profitabilitas yang berdasarkan ROI ataupun ROA mempunyai keunggulan yaitu (Anthony dan Govindarajan, 2002: 349)

  • merupakan indikator pengukuran yang komprehensif untuk melihat keadaan suatu perusahaan berdasarkan laporan keuangan yang ada..
  • mudah dihitung, dipahami, dan sangat berarti dalam nilai absolut.
  • merupakan denominator yang dapat diterapkan pada setiap unit organisasi yang bertanggung jawab terhadap profitabilitas dan unit usaha.

Disamping beberapa keunggulan diatas ROA juga memiliki kelemahan yaitu (Utomo, 1999:34):

  1. Pengukuran kinerja  dengan  menggunakan  ROA  membuat  manajer  divisi memiliki kecenderungan untuk melewatkan project-project yang menurunkan divisional    ROA,    meskipun    sebenarnya    project-project     tersebut    dapat meningkatkan tingkat keuntungan perusahaan ecara keseluruhan.
  1. Manajemen juga cenderung untuk berfokus pada tujuan jangka pendek dan bukan tujuan jangka panjang.
  2. Sebuah project dalam ROA dapat meningkatkan tujuan jangka pendek, tetapi project tersebut mempunyai konsekuensi negatif dalam jangka panjang. Yang berupa pemutusan  beberapa    tenaga    penjualan,    pengurangan    budget pemasaran, dan penggunaan bahan baku yang relatif murah sehingga menurunkan kualitas produk dalam jangka panjang.

Dengan terdapatnya kelemahan-kelemahan pada ROA, maka diciptakanlah EVA untuk menutupi kelemahan tersebut. Dengan metode EVA membuat para manajer berpikir layaknya seperti pemegang saham sehingga para manajer berfokus pada kinerja perusahaan secara keseluruhan bukan hanya pada kinerja divisi yang dipimpinnya. Metode EVA juga memperhatikan jumlah biaya jangka panjang pada suatu  proyek  sehingga  dapat  mengidentifikasi  proyek  yang  memberikan pengembalian  lebih  tinggi.  Oleh  sebab  itu,  total  nilai  atau  kemakmuran  yang diberikan kepada investor pun dapat lebih dimaksimalkan

Economic Value Added (EVA)

Konsep tentang economic profit sudah ada lebih dari 100 tahun lalu oleh Alfred Marshall, seorang ahli ekonomi Inggris. Tetapi konsep EVA sendiri  baru dipopulerkan oleh G. Bennet Stewart, III, Managing Partner dari Stern Steward dan

Co dalam bukunya “The Quest for Value. Sebelum adanya konsep EVA banyak analis menggunakan indikator-indikator lain untuk mengukur kinerja perusahaan antara lain adalah indikator rasio profitability seperti ROA.

Menurut Panggabean (2005) “EVA adalah laba usaha (operating profits) yang dikurangi dengan biaya seluruh modal (capital) yang dipakai sehingga menghasilkan pendapatan (earnings).

EVA juga merupakan nilai tambah ekonomis yang diciptakan perusahaan dari kegiatan atau strateginya selama periode tertentu (Utomo, 1999:36).

Sedangkan menurut Gitman (2009:520) EVA adalah:

Economic Value Added is popular measure used by many firms to determine whether investment contributes positively to the owner’s wealth: calculated by substracting the cost of funds used to finance an investment from its after-tax operating profit.”

Pengertian EVA juga di kemukakan oleh Hansen dan Mowen (2003:538) yang menyatakan bahwa “Economic Value Added is after tax operating profit minus the total annual cost of capital.”

Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa EVA adalah alat ukur kinerja perusahaan berdasarkan kontribusi nilai tambah perusahaan dari keuntungan yang didapat dengan cara melihat laba yang diperoleh setelah dikurangi dengan biaya seluruh modal dalam penciptaan laba tersebut.

Pengertian Kinerja Perusahaan, Return Saham, ROA, EVA

penilaian-kinerja-perusahaan

Pengertian Kinerja Perusahaan, Return Saham, ROA, EVA

Kinerja perusahaan adalah kemampuan sebuah perusahaan mengelola sumber daya yang ada sehingga dapat memberikan nilai kepada perusahaan tersebut. Dengan mengetahui kinerja suatu perusahaan kita dapat mengukur tingkat efisensi dan produktifitas perusahaan tersebut. Disamping itu juga penilaian kinerja perusahaan bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana perkembangan suatu perusahaan.

Pengertian kinerja yang dikemukakan menurut Judith Gordon (Nawawi, 2006:  p65)  adalah suatu  fungsi  kemampuan  pekerja  dalam  menerima  tujuan  pekerjaan, tingkat pencapaian tujuan dan interaksi antara tujuan dan kemampuan pekerja. Pengertian   kinerja ini   terlihat   sedikit   rumit   karena   mengenali   kinerja   sebagai   fungsi kemampuan yang dimiliki pekerja dengan tujuan pekerjaan yang akan dilaksanakan.

penilaian-kinerja-perusahaan

Pengertian Kinerja perusahaan adalah suatu tampilan keadaan secara utuh atas perusahaan selama periode waktu tertentu, merupakan hasil atau prestasi yang dipengaruhi oleh kegiatan operasional perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya-sumber daya yang dimiliki. Kinerja merupakan suatu istilah secara umum yang digunakan untuk sebagian atau seluruh tindakan atau aktivitas dari suatu organisasi pada suatu periode dengan referensi pada jumlah standar seperti biayabiaya masa lalu atau yang diproyeksikan, dengan dasar efisiensi, pertanggungjawaban atau akuntabilitas manajemen dan semacamnya (Srimindarti, 2004).

Penilaian kinerja perusahaan adalah penentuan secara periodik efektivitas operasional organisasi, bagian organisasi, dan karyawannya berdasarkan sasaran, standar, dan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Melalui penilaian kinerja, manajer dapat menggunakannya dalam mengambil keputusan penting dalam rangka bisnis perusahaan, seperti menentukan tingkat gaji karyawan, dan sebagainya, serta langkah yang akan diambil untuk masa depan. Sedangkan bagi pihak luar, penilaian kinerja sebagai alat pendeteksi awal dalam memilih alternatif investasi yang digunakan untuk meramalkan kondisi perusahaan di masa yang akan datang.

Laporan Keuangan Perusahaan

Salah satu data untuk melakukan penilaian kinerja perusahaan adalah laporan keuangan perusahaan. Penilaian kinerja perusahaan dapat menggunakan nilai buku yaitu berdasarkan rasio-rasio laporan keuangan contohnya Return on Asset, Return on Equity. Sedangkan metode lainnya berdasarkan konsep economic profit yang dipopulerkan perusahaan konsultan, Stern Stewart dengan indikatornya yaitu EVA.

Return Saham

Gitman (2009:228), mendefinisikan return sebagai berikut : ”Return is the total gain or loss experience on an investment over a given period of time. It commonly measured as the change in value plus any cash distributing during periodof time, expressed as a percentage of the beginning period investment value”.

Berk dan Demarzo (2007) ”Return is diffrence between the selling price and purchasing price of an asset plus any cash distributions expressed as a percentage of the buying price.

Pengertian return menurut Husnan (1994:19) ”Return adalah ukuran yang mengukur besarnya perubahan kekayaan investor baik kenaikan maupun penurunan serta menjadi bahan pertimbangan untuk membeli atau mempertahankan sekuritas”.

Menurut  Sembel  dan  Sugiharto  (2009:129)  Return  saham  dapat  dibagi menjadi 2 yaitu :

  1. Dividen

Dividen   merupakan   pembagian   sebagian   keuntungan   yang   dihasilkan perusahaan. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen maka pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu tertentu (cum date).

  1. Capital Gain

Capital gain merupakan selisih yang terjadi antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder.

Berdasarkan definisi di atas maka return saham dapat disimpulkan suatu tingkat pengembalian baik merupakan keuntungan ataupun kerugian dari kegiatan investasi yang dapat menggambarkan perubahan harga suatu saham.

Return on Assets (ROA)

Dalam menentukan nilai suatu perusahaan para investor masih menggunakan indikator rasio keuangan untuk melihat tingkat pengembalian yang dapat diberikan oleh perusahaan kepada investor. Para investor menggunakan profitability rasio untuk dapat mengukur pengembalian yang ada. Profitability rasio adalah pendapatan atau keberhasilan operasi suatu perusahaan pada periode tertentu (Kieso, et.al., 2005:775). Salah satu alat ukur finansial yang umum digunakan untuk mengukur tingkat pengembalian investasi adalah Return on Assets (ROA).

Menurut Gitman (2009:68) “ROA measures the overall effectiveness of management in generating profits with its available assets”. Sedangkan menurut Tambunan (2008:147) adalah suatu rasio untuk mengukur imbal-hasil perusahaan berdasarkan pendayagunaan Total Asset.

Return on assets merupakan perbandingan antara laba bersih dengan rata-rata total aktiva yang dimiliki perusahaan (Kieso, et.al., 2005:780). Return on assets (ROA) yang positif menunjukkan bahwa dari total aktiva yang digunakan untuk beroperasi mampu memberikan laba kepada perusahaan. Sebaliknya apabila return on assets yang negatif menunjukkan bahwa dari total aktiva yang digunakan, perusahaan mengalami kerugian. Sehingga jika suatu perusahaan mempunyai ROA yang tinggi yang positif maka perusahaan tersebut berpeluang besar dalam meningkatkan pertumbuhan modal sendiri. Tetapi sebaliknya, jika total aktiva yang digunakan perusahaan tidak menghasilkan laba maka akan menghambat pertumbuhan modal sendiri.

ROA adalah rasio keuangan perusahaan yang berhubungan dengan aspek earning atau profitabilitas. ROA berfungsi untuk mengukur efektifitas perusahaan dalam menghasilkan laba dengan memanfaatkan aktiva yang dimiliki. Semakin besar ROA yang dimiliki oleh sebuah perusahaan maka semakin efisien penggunaan aktiva oleh perusahaan untuk beroperasi sehingga akan memperbesar laba. Laba yang besar akan menarik investor karena perusahaan tersebut memiliki tingkat pengembalian yang semakin tinggi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, ROA adalah suatu alat pengukuran yang digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen dalam menghasilkan laba berdasarkan penggunaan aktiva perusahaan.

Indikator profitabilitas yang berdasarkan ROI ataupun ROA mempunyai keunggulan yaitu (Anthony dan Govindarajan, 2002: 349)

  • merupakan indikator pengukuran yang komprehensif untuk melihat keadaan suatu perusahaan berdasarkan laporan keuangan yang ada..
  • mudah dihitung, dipahami, dan sangat berarti dalam nilai absolut.
  • merupakan denominator yang dapat diterapkan pada setiap unit organisasi yang bertanggung jawab terhadap profitabilitas dan unit usaha.

Disamping beberapa keunggulan diatas ROA juga memiliki kelemahan yaitu (Utomo, 1999:34):

  1. Pengukuran kinerja  dengan  menggunakan  ROA  membuat  manajer  divisi memiliki kecenderungan untuk melewatkan project-project yang menurunkan divisional    ROA,    meskipun    sebenarnya    project-project     tersebut    dapat meningkatkan tingkat keuntungan perusahaan ecara keseluruhan.
  1. Manajemen juga cenderung untuk berfokus pada tujuan jangka pendek dan bukan tujuan jangka panjang.
  2. Sebuah project dalam ROA dapat meningkatkan tujuan jangka pendek, tetapi project tersebut mempunyai konsekuensi negatif dalam jangka panjang. Yang berupa pemutusan  beberapa    tenaga    penjualan,    pengurangan    budget pemasaran, dan penggunaan bahan baku yang relatif murah sehingga menurunkan kualitas produk dalam jangka panjang.

Dengan terdapatnya kelemahan-kelemahan pada ROA, maka diciptakanlah EVA untuk menutupi kelemahan tersebut. Dengan metode EVA membuat para manajer berpikir layaknya seperti pemegang saham sehingga para manajer berfokus pada kinerja perusahaan secara keseluruhan bukan hanya pada kinerja divisi yang dipimpinnya. Metode EVA juga memperhatikan jumlah biaya jangka panjang pada suatu  proyek  sehingga  dapat  mengidentifikasi  proyek  yang  memberikan pengembalian  lebih  tinggi.  Oleh  sebab  itu,  total  nilai  atau  kemakmuran  yang diberikan kepada investor pun dapat lebih dimaksimalkan

Economic Value Added (EVA)

Konsep tentang economic profit sudah ada lebih dari 100 tahun lalu oleh Alfred Marshall, seorang ahli ekonomi Inggris. Tetapi konsep EVA sendiri  baru dipopulerkan oleh G. Bennet Stewart, III, Managing Partner dari Stern Steward dan

Co dalam bukunya “The Quest for Value. Sebelum adanya konsep EVA banyak analis menggunakan indikator-indikator lain untuk mengukur kinerja perusahaan antara lain adalah indikator rasio profitability seperti ROA.

Menurut Panggabean (2005) “EVA adalah laba usaha (operating profits) yang dikurangi dengan biaya seluruh modal (capital) yang dipakai sehingga menghasilkan pendapatan (earnings).

EVA juga merupakan nilai tambah ekonomis yang diciptakan perusahaan dari kegiatan atau strateginya selama periode tertentu (Utomo, 1999:36).

Sedangkan menurut Gitman (2009:520) EVA adalah:

Economic Value Added is popular measure used by many firms to determine whether investment contributes positively to the owner’s wealth: calculated by substracting the cost of funds used to finance an investment from its after-tax operating profit.”

Pengertian EVA juga di kemukakan oleh Hansen dan Mowen (2003:538) yang menyatakan bahwa “Economic Value Added is after tax operating profit minus the total annual cost of capital.”

Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa EVA adalah alat ukur kinerja perusahaan berdasarkan kontribusi nilai tambah perusahaan dari keuntungan yang didapat dengan cara melihat laba yang diperoleh setelah dikurangi dengan biaya seluruh modal dalam penciptaan laba tersebut.

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Benar

contoh kata pengantar makalah agama pendidikan narkoba

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Benar

Surat pengunduran diri adalah surat yang dibuat untuk menyatakan bahwa dirinya berhenti bekerja dari tempat atau instansi di mana ia bekerja, baik itu bekerja di perusahaan swasta ataupun bekerja di kantor pemerintahan. Adakalanya anda mengalami titik jenuh pada instansi tersebut dan anda memilih untuk resign dari kantor anda untuk mendapatkan pengalaman baru dan pendapatan baru yang lebih tinggi di luar. Atau mungkin anda kurang puas dengan gaji yang anda dapatkan sekarang dan ingin mencari tempat baru yang mampu menggaji anda lebih tinggi.

contoh surat pengunduran diri kerja terbaru

Apapun alasan anda resign dari pekerjaan yang lama, anda harus membuat yang namanya surat pengunduran diri dari kerja. Mengapa kita harus membuatnya? Secara attitude anda masuk membuat surat lamaran pekerjaan anda keluarpun juga harus ada surat pengunduran diri (pepatah orang timur, datang tampak muka, pergi tampak punggung).

Baca juga : Surat Izin Tidak Masuk

Etika yang benar memang seperti itu. Hal ini adalah wujud dari penghormatan terhadap perusahaan yang telah memberikan pekerajaan anda selama ini. Selain itu jika anda bekerja di perusahaan besar dan anda mengundurkan diri tanpa membuat surat bisa berakibat fatal, nama anda bisa diblacklist dari rekanan perusahaan tersebut.

Di bawah ini kami memberikan contoh surat pengunduran diri kerja yang baik dan benar untuk berbagai tempat dan posisi. Namun sebelum itu, tak lupa kami menyertakan uraian apa tujuan dan manfaatnya surat tersebut dibuat. Apa pentingnya?

Apa Manfaat Membuat Surat Pengunduran Diri?

Surat resign adalah sebuah jenis surat resmi yang isinya menyampaikan permohonan kepada atasan untuk berhenti dari pekerjaan. Pada saat anda mengajukan resign, anda harus membuat alasan yang masuk akal dan logis. Diusahakan alasan utama yang terdapat pada surat tersebut adalah tidak menyinggung perusahaan atas keputusan Anda tersebut, meskipun mungkin sebenarnya keputusan Anda untuk resign adalah karena perusahaan Anda tersebut tidak cukup memberikan gaji yang lebih tinggi atau kenyamanan kepada karyawannya.

1. Anda lebih terhormat dan profesional

Setiap keputusan yang Anda ambil harus dibarengi dengan adab dan nilai-nilai kesopanan, jangan pergi menghilang begitu saja. Apalagi dalam hal dunia kerja, ada berbagai peraturan dan etika perusahaan yang harus Anda taati.

Ketika Anda mengundurkan diri dengan cara yang baik, secara resmi, maka perusahaan akan menilai Anda sebagai pribadi yang bertanggung jawab, terhormat serta mempunyai etika dan tata krama. Beda halnya jika Anda minggat dari perusahaan tempat Anda bekerja tanpa surat pengunduran diri atau langsung kabur.

2. Memberikan Perusahaan kesempatan untuk mencari pengganti untuk mengisi posisi yang Anda tinggalkan

Surat resign atau surat pengunduran diri kerja diajukan biasanya sebelum waktu Anda mengundurkan diri. Misalnya, Anda ingin mengundurkan diri pada tanggal 30 Desember 2017, anda harus membuat surat resign sebelum tanggal tersebut, Anda harus sudah mengajukan surat pengunduran diri.

Dengan demikian perusahaan dapat mempersiapkan diri untuk mencari pengganti anda agar pekerjaan yang anda tinggalkan sudah ada yang mengganti sehingga perusahaan akan tetap berjalan selepas anda mengundurkan diri. Hal ini akan memberikan kesan baik pada anda, berbeda jika anda tiba-tiba kabur, perusahaan akan memandang anda orang yang tidak bertanggung jawab, dan akan berakibat negatif bagi nama anda di dunia pekerjaan.

Baca juga : Contoh Surat Lamaran Kerja

Jika Anda memiliki niat untuk mengundurkan diri dari pekerjaan (resign), berikut ini kami siapkan contoh surat resign dengan beberapa posisi; ada contoh surat resign kerja, resign hotel, pengunduran diri organisasi, resign bank, perusahaan, dengan berbagai alasan yang baik dan sopan serta resmi.

Contoh Surat Pengunduran Diri Dari Perusahaan

Kepada Yth,
HRD Manager (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini)
Di
Tempat

Melalui surat ini, saya (Nama Lengkap Anda) bermaksud untuk mengundurkan diri dari (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) sebagai (Jabatan terakhir anda di Perusahaan) terhitung sejak tanggal (tanggal pengunduran diri).

Saya mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bekerja di (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini). Saya juga memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) apabila terdapat kesalahan yang telah saya lakukan selama bekerja.

Saya berharap semoga (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) dapat terus berkembang dan selalu mendapatkan yang terbaik.

                                                                                                                 Jakarta, 12 Desember 2017
Hormat Saya,

                                                                                                                 (Nama Lengkap Anda)

Contoh Surat Pengunduran Diri Dari Organisasi

Kepada Yth :
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bangsa
Bapak Dr.H.Jaka Abraham Sitompul
Di Jakarta

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Dengan Hormat, kami sampaikan semoga Bapak Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bangsa dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.

Bersama dengan surat ini, perkenankan saya menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

1Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya Kepada Bapak Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bangsa (PDB) yang memberi kepercayaan kepada saya untuk dapat menjadi bagian Pengurus Partai yang Bapak pimpin. Sebagai Ketua Majelis Partai Cabang DPC Partai Demokrat Bangsa Kabupaten Malang Masa Bakti 2012-2017, sesuai SK DPP Partai Demokrat Bangsa Nomor 56.06/SK/DPP.DP/DPC/V/2012.

Saya menilai PDB tetap harus konsisten memperjuangkan nilai-nilai moral, sosial dan budaya yang tengah mengalami krisis di bumi pertiwi yang tercinta ini. Saya pribadi akan selalu mendukung semangat perjuangan dalam hal ini.

Dengan demikian, dengan segala hormat kepada Bapak Ketua Umum PD, saya memohon pengertian Bapak bahwa mulai hari ini saya menyatakan Pengunduran Diri saya sebagai Ketua Majelis Partai Cabang DPC Partai Demokrat Bangsa Kabupaten Malang.

Keputusan yang sangat sulit ini memang perlu saya tetapkan agar saya dapat lebih fokus dalam memperjuangkan aspirasi politik yang saya yakini. Semoga Bapak dapat memahami keputusan saya ini, dan saya mohon keputusan ini tidak memutuskan tali persaudaraan dan tali silaturahmi diantara kita.

Terima kasih atas segala perhatian Bapak Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bangsa selama ini.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Salam Hormat,

H.Ahmad Syaiful Assegaf

(contohsurat.org)

Surat Pengunduran Diri Dari Jabatan

Malang, 8 Mei 2017

Yth. Kepala UPT K3L UIN Malang
Prof. dra. Chelsi Lestari, M.Si., Ph. D
Di Kampus UIN, Malang

Dengan hormat,
Melalui surat ini, saya Diana Ramadhani, bermaksud untuk mengundurkan diri dari UPT K3L UIN Malang sebagai karyawan per tanggal 12 Mei 2017 dikarenakan mendapatkan pekerjaan baru.

Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang pernah saya dapatkan untuk bekerja di UIN Malang, dan juga saya memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen UPT K3L UIN Malang jika terdapat kesalahan dan kekeliruan yang pernah saya perbuat selama saya bekerja.

Saya mengharapkan selalu UPT K3L UIN Malang dapat berkembang terus dan selalu menjadi yang terbaik. Demikian surat pengunduran diri ini saya buat, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Hormat Saya,
Diana Ramadhani (sharingkali.com)

Surat Pengunduran Diri Guru Sekolah

Kepada Yth.
Kepala SMK Negeri 2 Bekasi
Jln.Noenoeng Tisnasaputra Kahuripan Tawang Bekasi

Perihal          : Pengunduran Diri

Dengan Hormat,

Dengan Surat ini, saya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : H. Halim Abdul Said,S.Kom,Gr.
Tempat, Tanggal lahir : Jeddah, 30 Oktober 1988
Jabatan : Guru Teknik Komputer dan Jaringan
NUPTK : 1362766668137003
Alamat : Kp. Cariwuh RT 003 RW 04  Kel. Majuasri Kec. Bintang,   Kab. Bekasi

Secara resmi terhitung semenjak hari Senin tanggal 11 September 2017 Tahun 2017 menyatakan untuk mengundurkan diri sebagai Guru Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 2 Bekasi dikarenakan sudah mendapatkan Surat Keputusan CPNS  80% sebagai Guru Garis Depan 2016 dengan No.SK 813/429 TAHUN 2017 ,TMT 01-08-2017 yang ditempatkan di Sulawesi Tenggara, Kolaka Timur Unit Kerja di SMK Negeri 1 Ueesi.

Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya oleh pihak SMK Negeri 2 Bekasi untuk dapat bekerja serta mengajar, yang mana saya banyak mendapatkan ilmu baik secara moril dan materi. Tidak lupa saya juga memohon maaf yang sebesar besarnya kepada Bapak Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Bekasi  dan kepada jajaran Komite, Guru, serta para staf SMK Negeri 2 Bekasi bilamana terdapat hal-hal yang tidak baik serta kurang berkenan yang saya lakukan selama saya bekerja.

Besar harapan saya bahwa SMK Negeri 2 Bekasi dapat menjadi sekolah yang  terus berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik dan terus melahirkan bibit-bibit unggul penerus bangsa.

Hormat Saya

Fakhru Rozi,S.Kom (sharingkali.com)

Contoh Surat Pengunduran Diri Doc

Download File Word disini Surat Pengunduran Diri Kerja DOC

Psikologi Industri Organisasi

Psikologi Industri Organisasi

Psikologi Industri OrganisasiPsikologi Industri adalah cabang yang relatif baru psikologi yang diciptakan untuk perusahaan dan organisasi yang dibutuhkan struktur yang lebih. Psikologi Industri mampu menyediakan struktur ini dengan menilai perilaku karyawan demi kebaikan perusahaan. Hal ini sering disebut sebagai organisasi psikologi karena penekanannya pada analisis individu yang bekerja untuk berbagai organisasi.

Pada dasarnya, psikologi industri mempelajari perilaku karyawan dalam lingkungan kerja. Walaupun psikologi industri tidak dimulai sampai tahun 1920-an, disiplin telah berkembang pesat dan merevolusi tempat kerja dalam abad terakhir. Karena tempat kerja adalah suatu sistem sosial, penerapan cabang ilmu psikologi ini berguna dalam memahami kompleksitasnya.

Read morePsikologi Industri Organisasi

Tipe-Tipe Kepemimpinan

Tipe-Tipe Kepemimpinan

Setelah kemaren membahas tentang Definisi Kepemimpinan, maka pada kesempatan kali ini saya juga akan membahas mengenai Tipe-Tipe Kepeminpinan, yang mana tipe kepemimpinan sering kali menjadi perdebatan para tokoh-tokoh besar. Karena kepemimpinan sangat berguna sekali dalam kehidupan kita, minimal bagi seorang laki-laki nantinya akan memimpin sebuah keluarga. Langsung saja tidak usah terlalu panjang basa-basinya, Menurut beberapa kelompok sarjana (dalam Kartono, 2003); Shinta (2002) membagi Tipe Kepemimpinan berbagai macam.

Read moreTipe-Tipe Kepemimpinan

Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli

Pengertian Kepemimpinan menurut ahli

Seiring perkembangan zaman, kepemimpinan secara ilmiah mulai berkembang bersamaan dengan pertumbuhan manajemen ilmiah yang lebih dikenal dengan ilmu tentang memimpin. Hal ini terlihat dari banyaknya literatur yang mengkaji tentang leadership dengan berbagai sudut pandang atau perspektifnya. Leadership tidak hanya dilihat dari bak saja, akan tetapi dapat dilihat dari penyiapan sesuatu secara  berencana dan dapat melatih calon-calon pemimpin.

Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia (Moejiono, 2002). Ada banyak pengertian yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan.

Read morePengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli