Contoh Judul Skripsi Tesis Pendidikan

contoh kata pengantar makalah agama pendidikan narkoba

Contoh Judul Skripsi Tesis Pendidikan

Skripsi merupakan salah satu karya ilmiah yang harus disusun oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat untuk mendapat gelar sarjana. Untuk jenjang S2 harus membuat karya ilmiah yang disebut tesis.

Sebagai bahan referensi untuk mencari judul skripsi pendidikan ataupun judul tesis pendidikan saya admin ruangguruku.com akan berbagi judul skripsi pendidikan (PTK dan lain-lain)

Pada kesempatan ini ada beberapa judul skripsi mengenai pendidikan yang termasuk jenis PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Untuk jenis PTK ini memang banyak dicari dan diminati oleh kalangan mahasiswa maupun kalangan pendidik sebagai salah satu syarat untuk kenaikan pangkat.

Berikut contoh judul skripsi pendidikan dan tesis yang saya kutip dari kampus UNY, saya pribadi berharap dan menghimbau kepada pembaca agar digunakan dengan semestinya. Tolong jangan di salah gunakan untuk kepentingan pribadi. Salam Pendidikan!!

Contoh Judul Skripsi Pendidikan PTK dan Tesis Pendidikan

Contoh Judul Skripsi dan tesis

Contoh Judul Skripsi Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Ade, Syarifah (2013) UPAYA PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI METODE EXPERIENTIAL LEARNING PADA SISWA KELAS X KAYU A SMK NEGERI 1 KALASAN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Argo , Yulan Indrajat (2013) PENINGKATAN PERCAYA DIRI MELALUI METODE JOURNAL WRITING PADA SISWA KELAS XI SMK N 1 DEPOK. Contoh judul skripsi S1 tesis

Arisatun , Manfangati (2013) HAMBATAN DAN STRATEGI PENYELESAIAN PEKERJAAN RUMAH (PR) PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 KARANGREJA TAHUN AJARAN 2012/2013. Contoh judul skripsi S1 tesis

Asih , Fitriani (2013) PERILAKU AGRESIF ANAK ASUH(Studi Kasus Pada Remaja di Panti Asuhan Islam Ibadah Bunda Yogyakarta). Contoh judul skripsi S1 tesis

Asih , Novianti (2013) KEMATANGAN KARIR SISWA KELAS XI SMA N 10 YOGYAKARTA DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Cahyu , Astriwi (2013) EVALUASI PELAKSANAAN BIMBINGAN PRA-NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN MINGGIR SLEMAN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Dini Dwi , Permatasari (2013) FENOMENA CYBERBULLYING PADA SISWA SMA(LIMA SMA DI KOTA YOGYAKARTA). Contoh judul skripsi S1 tesis

Diyah , Kurniasih (2013) STRES DAN STRATEGI COPING LANSIA PENSIUNAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Edwin , Triyanto (2013) PENINGKATAN PENERIMAAN DIRI MELALUI METODE CERITA PADA ANAK PANTI ASUHAN DARUL YATAMA SLEMAN YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Endah Widya , Prawesti (2013) KONSEP DIRI MAHASISWA PELAKU SEKS BEBAS. Contoh judul skripsi S1 tesis

Evy , Verdiawati (2013) HUBUNGAN ASERTIVITAS DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 KOTA MUNGKID, MAGELANG. Contoh judul skripsi S1 tesis

Firla , Dyah Lutvitasari (2013) PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TENTANG KECERDASAN INTERPERSONAL DALAM LAYANAN BIMBINGAN PRIBADI SOSIAL PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 MLATI. Contoh judul skripsi S1 tesis

Hilda , Melyza Hanum (2013) PENGEMBANGAN INVENTORI KECERDASAN SOSIAL PADA SISWA SMA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Ihsanuddin , Rifai (2013) HUBUNGAN ANTARA LOCUS OF CONTROL INTERNAL DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS XI DI SMK MUHAMMADIYAH 1 WATES TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Contoh judul skripsi S1 tesis

Iis Kukuh , Prasetyo (2013) UPAYA PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) PADA SISWA KELAS VIIID DI SMP N 3 MANISRENGGO. Contoh judul skripsi S1 tesis

Ikmal , Hafiz Akhadi (2013) PERILAKU SEKSUAL ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH DAN BELAJAR (RSB) DIPONEGORO TAHUN 2012. Contoh judul skripsi S1 tesis

Laely Eri , Pratiwi (2013) HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DENGAN IMPULSIVE BUYING PADA REMAJA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Lusi , Andriyani (2013) PENINGKATAN KESADARAN ANTI-BULLYING MELALUI TEKNIK SOSIODRAMA PADA SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 1 MUNTILAN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Natalia , Putri Sejati (2013) HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2010 UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Nindya , Wijayanti (2013) STRATEGI COPING MENGHADAPI STRES DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR SKRIPSI PADA MAHASISWA PROGRAM S1 FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Nisa , Adika (2013) HUBUNGAN ANTARA LOCUS OF CONTROL DAN MORAL REASONING DENGAN PERILAKU MENCONTEK PADA SISWA SMA NEGERI 1 WONOGIRI. Contoh judul skripsi S1 tesis

Nurul , Rintakawati (2013) PENGEMBANGAN INVENTORI KESIAPAN KERJA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN AKUNTANSI. Contoh judul skripsi S1 tesis

Otia , Nilamayta (2013) IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK PERTENTANGAN ANTARA ANAK DAN ORANG TUA DALAM PEMILIHAN JURUSAN PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 SANDEN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Pandu , Kusumanggoro (2013) HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN ETOS KERJA DENGAN BURNOUT PADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KABUPATEN BANTUL. Contoh judul skripsi S1 tesis

Pramesti , Ayuningtyas (2013) EVALUASI KINERJA KONSELOR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) SE-KABUPATEN BANTUL. Contoh judul skripsi S1 tesis

Rifal , Ernandi Nugroho (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR MELALUI METODE GYROSCOPE PADA SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 CAWAS. Contoh judul skripsi S1 tesis, Fakultas Ilmu Pendidikan UNY.

Septiana , Army .D (2013) AKULTURASI PSIKOLOGIS MAHASISWA MINANGKABAUTERHADAP BUDAYA YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Tri , Widiyani (2013) PENGEMBANGAN MODUL LAYANAN BIMBINGAN PRIBADI TENTANG KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK SISWA KELAS IX SMP N 5 WATES. Contoh judul skripsi S1 tesis

Wahyu , Prajawati (2013) SIKAP ORANGTUA TERHADAP ANAKNYA YANG MENYANDANG RETARDASI MENTAL. Contoh judul skripsi S1 tesis

Judul Skripsi Jurusan Administrasi Pendidikan

AGUS, SETIAWAN (2012) PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA DAN PRESTASI BELAJAR KOMPETENSI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN TERHADAP MINAT MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI SISWA SMK N 7 YOGYAKARTA TAHUN 2012/2013. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ardian, Yunaryo (2012) IMPLEMENTASI KURIKULUM TI NGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR MASJID SYUHADA’ YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ardian, Yunaryo (2012) IMPLEMENTASI KURIKULUM TI NGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR MASJID SYUHADA’ YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ardian, Yunaryo (2012) IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR MASJID SYUHADA’ YOGYAKARTA.

Aris, Suharyadi (2012) IMPLEMENTASI E-LEARNING DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA.

Danu Cahyo , Seputro (2012) PERSEPSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP TUGAS POKOK DAN FUNGSI (TUPOKSI) KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE–UPT WILAYAH YOGYAKARTA UTARA.

Faisal, Hariadi (2012) KUALITAS PELAYANAN SIRKULASI PERPUSTAKAAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2012. Contoh judul skripsi S1 UNY

Guntur , Gunawan (2012) PERSEPSI GURU TERHADAP SUPERVISI PENGAWAS DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALNYA DI SMA NEGERI SE-POKJA 3 KABUPATEN SLEMAN.

Mei, Hidayati (2012) PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMP NEGERI 1 TURI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2011. Contoh judul skripsi S1 UNY

Pamuji, Triyono (2012) MANAJEMEN PENYELENGGARAAN PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 KALASAN.

SITI HARDYANTI, PATIMAH (2012) PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN NANGGULAN KABUPATEN KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

Sandy Bangkit, Laksono (2012) PERSEPSI DAN HARAPAN ORANG TUA TERHADAP SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KALASAN SEBAGAI RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL.

Siti Hardyanti, Patimah (2012) PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN NANGGULAN KABUPATEN KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

Tiara , Puspitarini (2012) MANAJEMEN PEMBINAAN KURIKULER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH INKLUSI SD NEGERI GEJAYAN TAHUN AJARAN 2011/2012.

Widiastuti, Widiastuti (2012) PERSEPSI GURU SD PASCA SERTIFIKASI TERHADAP KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBINAAN KINERJA GURU SEKECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL.

Yuni , Ratnawati (2012) KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR SE KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL.

 

Contoh Judul Skripsi Jurusan Filsafat Sosiologi dan Pendidikan

AMIN, AMIN (2012) PENERAPAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SDN BABARSARI DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Amin, Amin (2012) PENERAPAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SDN BABARSARI DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Berti , Widuri (2012) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUDA SARJANA PENGGERAK PEMBANGUNAN DI PEDESAAN (PSP3) DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

Dodi Ardi , Kurniadi (2012) PELAKSANAAN PROGRAM EVALUASI DIRI SEKOLAH (EDS) DI SMP NEGERI 2 TEMPEL.

EVI ROVIKOH, INDAH SAPUTRI (2012) DINAMIKA KULTUR DALAM KEHIDUPAN SEKOLAH DENGAN STATUS RINTISAN BERTARAF INTERNASIONAL DI SMP 2 BREBES. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ferdinand, B Tokan (2012) PARTISIPASI WARGA SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF DI SD NEGERI GEJAYAN. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ichda Satria Figraha , Arrozy (2012) UPAYA PENINGKATAN SIKAP ASERTIF MELALUI SOSIODRMA PADA SISWA KELAS X.1 ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK SUDIRMAN 1 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2011/2012.

Ina , Maulida (2012) PERSEPSI SISWA TERHADAP IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008DI SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 UNY

Juni , Triwahyu (2012) GAMBARAN BUDAYA SEKOLAH PADA RINTISAN SEKOLAH DASAR BERTARAF INTERNASIONAL DI SD NEGERI 4 WATES KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

RETNO SETYA, PUTRI (2012) PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROSES KEBIJAKAN MUTU SEKOLAH DI SD KANISIUS KADIROJO KALASAN. Contoh judul skripsi S1 UNY

Rani , Widiowati (2012) KEBIJAKAN REGROUPING DAN RESILIENSI SEKOLAH PASCA ERUPSI MERAPI DI SD NEGERI UMBULHARJO 2.

Redi , Susanto (2012) EFEKTIVITAS PROGRAM SEKOLAH PENYELENGGARA PENDIDIKAN INKLUSIF DI SDN GIWANGAN.

Sony Ferry , Andiyansyah (2012) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH TERBUKA DI SMP TERBUKA KANDANGHAUR INDRAMAYU JAWA BARAT.

Contoh Judul Skripsi Jurusan PGSD, PAUD dan PGTK

Aini, Ulya Nurul (2013) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SD NEGERI KRATON YOGYAKARTA.

Airin Setyarini, (2013) UPAYA MENINGKATKAN PERHATIAN SISWA MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA WAYANG ANGKREK PADA SISWA KELOMPOK B2 TK ASSA’ADAH BALEDONO PURWOREJO.

Aisyah Umi Lathifah, (2013) HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI PROFESIONAL DENGAN KINERJA GURU DI TAMAN KANAK-KANAK SE-KECAMATAN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN.

Amirudin, – (2013) PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISWA KELAS V SD SE GUGUS 3 KARANGSARI PENGASIH KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

Apriani , Purwanti (2013) PENINGKATAN KECERDASAN INTRAPERSONAL ANAK MELALUI KEGIATAN BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA KELOMPOK A DI TK PKK 21 KRANDOHAN SEWON BANTUL.

Ariyanti, Zeni Dwi (2013) PENGGUNAAN SEDOTAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI POKOK PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN CACAH PADA SISWA KELAS 1 SD N SANGGRAHAN, BENDUNGAN, WATES, KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

Arosy, Yuwanita Nur Konsul (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KEBONSARI BOROBUDUR MAGELANG. Contoh judul skripsi S1 UNY

Asri Yudi , Arti (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK A MELALUI PERMAINAN KUDA BISIK DI TK ABA GEDONGKUNING YOGYAKARTA.

Asroviyatun, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL MELALUI PERMAINAN KECIL TANPA ALAT PADA ANAK KELOMPOK A TK ABA PAJANGAN BERBAH SLEMAN YOGYAKARTA.

Astria, Citra Nungky (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAINKAN DRAMA MELALUI PENDEKATAN PAKEM DI KELAS V SD KASIHAN BANTUL TAHUN AJARAN 2012/2013. Contoh judul skripsi S1 UNY

Astuti, Desi Dwi Nur (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) SISWA KELAS VI SD NEGERI JATISARI KECAMATAN MLATI KABUPATEN SLEMAN.

Atika Nurjannah, (2013) PENGARUH PENGGUNAAN METODE PROYEK DALAM PENGENALAN SAINS TERHADAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK AISYAH BUSTANUL ATHFAL BLUNYAHGEDE SINDUADI MLATI SLEMAN. Contoh judul skripsi S1 UNY

Basuki, Makmun (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEGAK BERSAMBUNG MELALUI METODE MENJIPLAK PADA SISWA KELAS II SD BANYUDONO 4 DUKUN MAGELANG.

Berty Ivanintyas , Cahyaningrum (2013) UPAYA MENGEMBANGKAN KECERDASAN INTERPERSONAL MELALUI PERMAINAN SOSIODRAMA PADA ANAK KELOMPOK A DI TK MASYITHOH TEMANGGUNG KABUPATEN GUNUNGKIDUL. Contoh judul skripsi S1 UNY

Chodariyah, Dwi Enik Nuzul (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN EYD MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BERTUKAR PASANGAN.

Cilik Damaryani, (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI PENDEKATAN OPEN INQUIRY PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PERTIWI 54 TERUMAN, BANTUL.

Dwiuntari, Vita (2013) PENERAPAN PENDEKATAN QUANTUM TEACHING DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS IV SD NEGERI KEJAMBON 2.

Endang , Sulistyani (2013) PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN KARTU ANGKA DI KELAS A TK PKK 19 BONGGALAN SRIGADING,SANDEN, BANTUL,YOGYAKARTA.

Eni Ernawati, (2013) Meningkatkan Keterampilan Mengucapkan Kata Benda Melalui Media Benda Hidup Di KB Harapan Bunda, Dusun Kembangsongo Trimulyo Jetis Bantul Yogyakarta.

Ening Opsiyah, (2013) MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA POWERPOINT PADA ANAK KELOMPOK B2 TAMAN KANAK KANAK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL GENDINGAN YOGYAKARTA.

Eny Fitriana, (2013) UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL GLUNTUNG PANDAK BANTUL MELALUI METODE BERCERITA.

Erna Wuliastuti, (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SAINS MENGGUNAKAN MEDIA LINGKUNGAN ALAM PADA ANAK KELOMPOK B2 TK AL HIDAYAH TERBAH, PENGASIH, KULON PROGO, YOGYAKARTA.

Ernawati, (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN KECIL DENGAN ALAT BOLA PADA ANAK KELOMPOK A DI TK ABA PENDEKAN TIRTORAHAYU GALUR KULON PROGO.

Ernawati, Dwi Endah (2013) PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT MELALUI PENERAPAN TEORI BELAJAR VAN HIELE PADA SISWA KELAS III SD NEGERI CORONGAN DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Ernawati, Dwi Endah (2013) PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT MELALUI PENERAPAN TEORI BELAJAR VAN HIELE PADA SISWA KELAS III SD NEGERI CORONGAN DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Estika Endriasari, (2013) MENINGKATKAN EMPATI MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK KELOMPOK A3 TK ABA KARANGKAJEN YOGYAKARTA.

Faelina, (2013) PENGENALAN BILANGAN DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK A DI TK GUGUS II MAWAR WIROBRAJAN.

Fajaryanti, Mare Asia (2013) IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH MUTIHAN WATES KULON PROGO.

Fatmi Lestari, (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL POLA MELALUI MEDIA PAPAN FLANEL PADA ANAK KELOMPOK A DI TK LKMD TROWOLU SUMBERMULYO BAMBANGLIPURO BANTUL DIY.

Fitriana, Shinta (2013) PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI KANDUNGAN GIZI PADA MAKANAN DI KELAS VB SD NEGERI SLEMAN 3.

Fitriani, Nur Farida (2013) PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATERI PETA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SD GANDOK BANTUL.

Gerhastuti, Widyana Cahyaning (2013) MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PENGURANGAN PADA PECAHAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA TEROPONG PECAHAN SISWA KELAS IVB SD NEGERI BANGIREJO 1 YOGYAKARTA.

Handani, Dita Febri (2013) MINAT SISWA KELAS III TERHADAP FULL DAY SCHOOL DI SD MUHAMMADIYAH GUNUNGPRING MUNTILAN MAGELANG TAHUN AJARAN 2012/2013.

Heni Listyorini, (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK MELALUI BERMAIN PERAN DI KELOMPOK BERMAIN KUNCUP MEKAR GUNUNGSAREN LOR TRIMURTI SRANDAKAN BANTUL.

Hestarini, Rifki (2013) UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS)PADA SISWA KELAS V SDN PANDANPURO 2 PAKEM SLEMAN.

Hidayati, Isni (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IIB SEKOLAH DASAR NEGERI SINDUADI I MLATI KAB. SLEMAN YOGYAKARTA.

Hindayani, Rina (2013) PENGGUNAAN MEDIA KARTU REMI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT SISWA KELAS IV SDN WATES 2 MAGELANG.

ISTIYANI, (2013) MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN MELEMPAR DAN MENANGKAP BOLA KECIL PADA KELOMPOK A DI TK ABA MELIKAN I WEDI KLATEN.

Ina YaniNurAiniy, (2013) PEMBELAJARAN KOMPUTER KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI 2 YOGYAKARTA.

Inayati, Farida Faizah (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SUMBER I BERBAH SLEMAN TAHUN AJARAN 2012/2013.

Indah Nurhayati, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI HANDS ON ACTIVITY SAINS PADA KELOMPOK B DI RA HIDAYATUL QUR’AN MANISRENGGO KLATEN.

Istirahah , Miftahul (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS PADA SISWA KELAS IV SD N SUSUKAN KECAMATAN SEYEGAN KABUPATEN SLEMAN.

Juminah, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI MELALUI PERMAINAN BALOK PADA SISWA KELOMPOK A DI TK ABA MALANGAN SENTOLO KULON PROGO YOGYAKARTA.

Juwati, (2013) PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI BERMAIN PLAYDOUGH PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK A1 TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL NGORO-ORO PATUK GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA.

Kadarsih, Nunik (2013) PELAKSANAAN MANAJEMEN SEKOLAH DI SD PIYUNGAN KECAMATAN PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL.

Kelara, Pipeh (2013) HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI ORANG TUA-ANAK DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR SE-GUGUS BERINGIN DI KECAMATAN PRINGSURAT KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN AJARAN 2012/2013.

Kuntari , Dwiana Dyah (2013) UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI PENDEKATAN LINGKUNGAN ALAM SEKITAR PADASISWA KELAS IV SD N BANDARSEDAYU KECAMATAN WINDUSARI KABUPATEN MAGELANG.

Kusumahati, Titik Rahayu (2013) MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI PERKALIAN PADA BILANGAN CACAH DENGAN MENERAPKAN TEORI BELAJAR BRUNER PADA SISWA KELAS III SD NEGERI KEMANUKAN KABUPATEN PURWOREJO.

Kyky Julianti Setyaningrum, (2013) UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN TEKNIK 3M (MELIPAT, MENGGUNTING DAN MENEMPEL) PADA ANAK KELOMPOK A DI TK ABA KARANG KALASAN.

Larasati, Lisa Kurnia (2013) PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE SOSIODRAMA PADA SISWA KELAS VA SD NEGERI SIDOMULYO, KEC. SECANG, KAB. MAGELANG.

Maisari, Ika (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI REJODANI NGAGLIK SLEMAN.

Maisaroh, Novi (2013) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VA SD N PANEMBAHAN TAHUN AJARAN 2012-2013.

Mardikarini, Sasi (2013) PENGUASAAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR SE-GUGUS TAMPOMAS KECAMATAN PAGEDONGAN KABUPATEN BANJARNEGARA.

Marina, Rina Dewi (2013) PENGGUNAAN PETA KONSEP ( CONCEPT MAPPING ) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SDN WONOROTO, KECAMATAN WINDUSARI, KABUPATEN MAGELANG.

Marisa, Lutfiana (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR IPA PADA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA MELALUI PENDEKATAN GUIDED DISCOVERY PADA SISWA KELAS V SD N 1 KARANGDUREN KLATEN.

Marwanti, (2013) MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI AKTIVITAS MENGGAMBAR DI TK PEDAGOGIA KELOMPOK A TAHUN AJARAN 2012/2013.

Maryanti, Puji Tri (2013) PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP IPS MELALUI METODE PETA KONSEP PADA SISWA KELAS IV A SD NEGERI SALAM 01 TAHUN AJARAN 2012/2013.

Monaliza, Kasih Eka (2013) PENINGKATAN KETRAMPILAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MEDIA KARTU KATA UNTUK KELAS I SD NEGERI SRIWEDARI I KECAMATAN MUNTILAN.

Muji Rahayu, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU HURUF DI TK ABA GLODOGAN 1 KECAMATAN KLATEN SELATAN KABUPATEN KLATEN.

Munawaroh, – (2013) UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT KELAS IVB SD BANGUNJIWO MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMNETS (TGT).

Munawarsih, (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN MELEMPAR DAN MENANGKAP BOLA PADA ANAK KELOMPOK B2 DI TK KEMALA BHAYANGKARI 02 YOGYAKARTA.

Neni Tri, Wahyuni (2013) PENINGKATAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK MELALUI PENGGUNAAN BENDA-BENDA KONKRET (NYATA) KELOMPOK A TK ABA V GANJURAN BOROBUDUR MAGELANG.

Nginayah, Malikhatul (2013) PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE PEMBELAJARAN PETA PIKIRAN PADA SISWA SD N NGARGORETNO 2 SALAMAN MAGELANG.

Niken Dita Kartika Damayanti, (2013) UPAYA MENGEMBANGKAN NILAI KEBERANIAN DAN KERJASAMA MELALUI METODE BERMAIN PERAN KELOMPOK A DI TK KUSUMA II BABARSARI YOGYAKARTA.

Nugrahani, Zepty Dyah (2013) PENINGKATAN MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TGT TEAMS GAMES TOURNAMENT MENGGUNAKAN TEKA-TEKI SILANG PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KEPUTRAN A YOGYAKARTA.

Nurul Halimah, (2013) UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGAMATI (SENSING) MELALUI PENGGUNAAN METODE DISCOVERYPADA ANAK KELOMPOK B1 TK BATIK PPBI YOGYAKARTA.

Oktiantari, Ratna (2013) UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI MEDIA GAMBAR SISWA KELAS IV SD NEGERI SUNGAPAN SEDAYU BANTUL.

PAMUNGKAS, MELDA PUTRI (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MEDIA POWER POINT SISWA KELAS IV SD TIDAR 3 KOTA MAGELANG.

Pamungkas, Melda Putri (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MEDIA POWER POINT SISWA KELAS IV SD TIDAR 3 KOTA MAGELANG.

Pariyem, – (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI NGARGOMULYO KECAMATAN DUKUN, KABUPATEN MAGELANG.

Prastiwi, (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B DENGAN CERITA BERGAMBAR DI TK ABA AL FAJAR, CEPOKO TRIRENGGO BANTUL.

Prastiwi, (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B DENGAN CERITA BERGAMBAR DI TK ABA AL FAJAR, CEPOKO TRIRENGGO BANTUL.

Pratiwi, Saktyasita Dewi (2013) HUBUNGAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR GURU DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR BIDANG STUDI YANG DI UNAS KAN KELAS VI GUGUS PANGGANG KECAMATAN PANGGANG KABUBATEN GUNUNGKIDUL SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011/2012.

Prihadi, Iksan (2013) PERSEPSI SISWA KELAS TINGGI TENTANG KETERAMPILAN PEMBERIAN PENGUATAN GURU DI SD SE GUGUS R.A. KARTINI KECAMATAN KUTOARJO KABUPATEN PURWOREJO.

Prihatsari, Yulia (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR PECAHAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS V SD NEGERI I DUWET NGAWEN KLATEN.

Pujiastuti, Ari (2013) PENERAPAN PENDEKATAN LINGKUNGAN ALAM SEKITAR (PLAS) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN DAN FUNGSINYA DI KELAS IV SDN PANCURANMAS.

Purnamasari, Veryliana (2013) KONTRIBUSI SELF EFFICACY TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V SEGUGUS V KECAMATAN SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO.

Purnasari, Rita (2013) MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD TAMAN MUDA IBU PAWIYATAN TAMANSISWA YOGYAKARTA DENGAN MODEL QUANTUM TEACHING.

Purwaningsih, Wiwit (2013) MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS IV SD N 1 PENGASIH KULON PROGO.

Purwanti, Dwi (2013) MENINGKATKAN PRESTASI BELAJARPENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn)DENGAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS IC SDN LEMPUYANGAN I, YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2012/2013.

Qodir , Muhammad Fathul (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION ) PADA SISWA KELAS V SDN KIYARAN 1 CANGKRINGAN SLEMAN.

Rafikaningtyas, Arie (2013) PENGARUH PENERAPAN METODE SAS TERHADAPKEMAMPUAN MEMBACAPERMULAAN SISWA KELAS 1 SD NEGERI BLONDO 3.

Rahayu, Purwanita (2013) UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI STRATEGI MULTIPLE INTELLIGENCES PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI SALAKAN LOR KECAMATAN KALASAN SLEMAN.

Rayungsari, Erna (2013) MENINGKATAN HASIL BELAJAR PERKALIAN BILANGAN CACAH MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DI SD.

Rokhayati, – (2013) PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA MODEL PRISMA SEGI EMPAT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PRISMA SEGI EMPAT PADA SISWA KELAS V SD N BONGSREN.

Rosita , Marsi (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KARTON HITAM PUTIH PADA MATERI PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT KELAS IV SD N KARANG JENGKOL 03 TAHUN AJARAN 2012/2013.

Rositawati, – (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI TLACAP SLEMAN.

Sabandini, Meirina (2013) PERANAN PENGUATAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I SD NEGERI BERBAH I SLEMAN.

Setiawan, Rico Dedi (2013) HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI SE-GUGUS KARANGMOJO III KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN AJARAN 2012/2013.

Siamita, Rifqilya Purbo (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA YANG MELIBATKAN PENGURANGAN PADA BILANGAN CACAH MELALUI PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA KELAS II SD N DEPOK 1 KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN.

Sinta Hapsari, (2013) UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR MELALUI BERMAIN SIMPAI PADA KELOMPOK B TK PUSPASIWI II KECAMATAN SEYEGAN SLEMAN YOGYAKARTA.

Siti Chumaidah, (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI METODE BERMAIN DENGAN KARTU BERGAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B DI TK ‘AISYIYAH KARANG SEMUT TRIMULYO JETIS BANTUL.

Siti Fathonah, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANGKA SATU SAMPAI SEPULUH MELALUI BERMAIN KOIN KARTU DI KELOMPOK A1 TK ABA KETANGGUNGAN YOGYAKARTA.

Siti Fathonah, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANGKA SATU SAMPAI SEPULUH MELALUI BERMAIN KOIN KARTU DI KELOMPOK A1 TK ABA KETANGGUNGAN YOGYAKARTA.

Sophiany, Tyas Ayu (2013) UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI JETIS KABUPATEN KULON PROGO TAHUN 2011/2012.

Sophiany, Tyas Ayu (2013) UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI JETIS KABUPATEN KULON PROGO TAHUN 2011/2012.

Sudarmiyati, (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DI TK A BENISO RANDUBELANG SEWON BANTUL.

Sugiharti , Reni (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SIRAHAN 2 KECAMATAN SALAM.

Sumarni, – (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN OPERASI HITUNG PECAHAN MELALUI METODE DISKUSI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KALIBENING KECAMATAN DUKUN KABUPATEN MAGELANG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011/2012.

Suranti, Ika Sri (2013) STUDI IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MATA PELAJARAN IPA OLEH GURU KELAS IV SD SE KECAMATAN BANTUL.

Susanti, Riris (2013) PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU KELAS SD DI DESA SUMBERADI KECAMATAN MLATI KABUPATEN SLEMAN TAHUN AJARAN 2011/2012.

Sutijah, (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI TK ABA AMONG PUTRA BABADAN BANTUL.

Tika Noviasari, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN LARI ZIG-ZAG DAN BAKIAK PADA SISWA KELOMPOK BI RA MASYITHOH SEGOROYOSO II.

Utami, Hanafita Hajar (2013) PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS METODE PERCOBAAN UNTUK MENGOPTIMALKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA PEMBELAJARAN SAINS KELAS V SD NEGERI TROWONO II.

Utami, Jari (2013) UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JAWA DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI KELAS IV SD NEGERI 3 TLOGOWATU KLATEN.

Utami, Tri (2013) IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS III SDN I BLIMBING KARANGNONGKO KLATEN.

WIJAYANTI, ENY (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SISWA KELAS IVA SD NEGERI JAGERAN SEWON BANTUL.

Wardani, Dika Setya (2013) PERBEDAAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL ANTARA KELAS DENGAN MODEL QUANTUM TEACHING DAN ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS V SD NEGERI PITURUH KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO.

Wari, Istirin (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGUKURAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THE POWER OF TWO PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI I MAYUNGAN NGAWEN KLATEN.

Wibowo, Wisnu (2013) DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS IV SD NEGERI SINGOSAREN, BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA.

Widanarti, Novi Indah (2013) HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA SD KELAS V SE-GUGUS II DI KECAMATAN GALUR, KABUPATEN KULON PROGO TAHUN AJARAN 2012/2013.

Winda Wahyuni, (2013) PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBENTUK BENDA DENGAN BAHAN LUNAK DI TK ABA PERENG KABUPATEN KULON PROGO.

Wulandari, Sri (2013) UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI KELAS III SD NEGERI TANGKISAN POS DENGAN MENERAPKAN LANGKAH-LANGKAH TEORI BELAJAR BRUNER.

Yani Candra , Dewanti (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI CERITA MELALUI GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELOMPOK A DI TK ABA GEDONG TENGEN YOGYAKARTA.

Yulinda Rohedy , Yoshoawini (2013) PENGELOLAAN EMOSI ANAK USIA 4-5 TAHUN DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI TK AL-AZHAR 31 YOGYAKARTA.

Yunita Dewanti Munica, (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGANYAM PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PKK SINDUMARTANI NGEMPLAK SLEMAN.

Karena sudah terlalu malam, saya cukupkan sekian dulu ya, untuk jurusan kurikulum teknologi pendididikan, pendidikan luar biasa dan pendidikan luar sekolah akan saya share lain kali. Saya kembali mengingatkan, contoh judul skripsi tersebut mohon untuk tidak disalah gunakan. Hormati karya orang lain. Sekian semoga judul skripsi pendidikan tersebut bermanfaat. Salam Pendidikan!!!

Contoh Proposal Skripsi dan Tesis

Contoh Proposal Skripsi Tesis – Membuat proposal skripsi / tesis merupakan kewajiban seorang mahasiswa untuk mendapatkan gelar sarjana dan magister. Sebelum menjelaskan tentang proposal skripsi/tesis dan memberikan contoh proposal skripsi / tesis  terlebih dahulu saya akan menjelaskan secara singkat perbedaan skripsi dan tesis.

Pengertian skripsi menurut Ndraha (1998) skripsi merupakan laporan pekerjaan lapangan dan membaca buku-buku untuk membentuk konsep baru yang meliputi fakta serta mengembangkan hipotesis antara variabel-variabel yang dijabarkan konsep tersebut.

Sedangkan pengertian tesis (thesis) menurut Ndraha (1998) tesis merupakan laporan yang sama seperti skripsi akan tetapi bertujuan untuk membangun teori baru atau mengembangkan teori lama.

Kembali ke pokok bahasan yaitu proposal skripsi dan contoh proposal skripsi. Skripsi dan tesis merupakan salah satu bentuk contoh karya ilmiah. Walaupun tanpa pembimbing mahasiswa sebenarnya dianggap mampu membuat proposal skripsi karena mahasiswa telah menempuh mata kuliah tentang Metode Penelitian.

Format proposal skripsi tidak ada yang baku seperti yang telah dijelaskan namun secara umum relatif sama tergantung institusi yang menentukan format proposal skripsi tersebut. Lihat contoh proposal skripsi di bawah ini :

Contoh Proposal Skripsi

Contoh Proposal Skripsi Tesis Tugas akhir

Berikut ini adalah salah satu format isian proposal skripsi/tesis yang informasinya dipandang cukup baik untuk kelayakan rencana pembuatan proposal skripsi. Pada artikel contoh proposal skripsi ini saya hanya menyampaikan pada isinya saja, untuk halaman depan terdapat judul, halaman persetujuan dan halaman daftar isi. Lebih jelasnya lihat di artikel sebelumnya tentang contoh proposal penelitian.

BAB I Pendahuluan

a. Judul

Judul proposal skripsi harus mencerminkan masalah, variabel dan obyek yang diteliti serta desain penelitian yang di pakai.

Contoh Judul Skripsi : Daya Lentur (Resilience) Anak Asuh di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Yogyakarta Tahun 2011

b. Latar Belakang

Bagian latar belakang proposal skripsi ini menceritakan apa yang mendorong seorang peneliti untuk meneliti suatu masalah. Bagian latar belakang proposal penelitian skripsi ini menjelaskan situasi dan kondisi yang melatarbelakangi terjadinya masalah tersebut.

c. Identifikasi Masalah

Bagian identifikasi masalah pada proposal penelitian skripsi ini menjelaskan pokok masalah yang tercermin di bagian latar belakang masalah.

d. Batasan Masalah

Bagian ini sangat erat dengan identifikasi masalah diatas. Dengan keterbatasan peneliti baik waktu, dana dan yang lainnya maka peneliti disini hanya meneliti beberapa identifikasi masalah yang ada jadi tidak semua masalah yang muncul di teliti. Agar hasil penelitian lebih fokus.

e. Tujuan Penelitian

Bagian tujuan penelitian di proposal skripsi ini mencakup apa saja yang akan diteliti, harapan apa setelah diadakannya penelitian ini.

f. Manfaat Penelitian

Pada bagian manfaat penelitian ini merupakan uraian manfaat dari hasil penelitian. Akan digunakan untuk apa dan kepada siapa. Misalnya manfaat secara teoritis dan manfaat praktis.

BAB II Kajian Pustaka

a. Landasan Teori

Landasan teori menguraikan kerangka teori yang merujuk pada referensi berbagai ahli tertentu maupun berbagai teori-teori yang ada yang nantinya akan mendasari hasil dan pembahasan secara detail, dapat berupa definisi-definisi atau model matematis yang langsung berkaitan dengan tema atau masalah yang diteliti.

b.    Kerangka Teori

Kerangka teori terdiri dari teori-teori atau isu-isu dimana penelitian kita terlibat di dalamnya dan memberikan panduan pada saat peneliti membaca pustaka.Kerangka teori tidak dapat dikembangkan kalau peneliti belum mempelajari pustaka dan sebaliknya kalau peneliti belum mempunyai kerangka teori maka peneliti tidak akan dapat membaca pustaka dengan efektif.

c.    Kerangka Konsep Penelitian

Kerangka konsep penelitian merupakan operasionalisasi keterkaitan antar variabel-variabel yang berasal dari kerangka teori dan biasanya berkonsentrasi pada satu bagian dari kerangka teori.

d.   Hipotesis

Hipotesis memuat : pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori atau tinjauan pustaka dan merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi.

BAB III Metode Penelitian

Metode penelitian memuat : jenis penelitian, populasi dan sample penelitian, lokasi dan waktu penelitian, hubungan variable dan definisi operasional, instrumen penelitian, pengumpulan dan pengolahan data, metode analisis data dan keterbatasan. 

A.    Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei untuk mengetahui daya lentur (resilience) anak asuh di PSAA Yogyakarta.

B.     Tempat dan Waktu Penelitian

Tempat Penelitian

Penelitian dilaksanakan di Panti Sosial Asuhan Anak Yogyakarta. Panti Sosial Asuhan Anak Yogyakarta memiliki dua lokasi pelayanan yaitu PSAA Budhi Bhakti Gunung Kidul dan PSAA Bimomartani.

Waktu Penelitian

Penelitian dilaksanakan mulai bulan Januari sampai bulan Februari tahun 2011.

C.    Subyek Penelitian

Suharsimi Arikunto (1993:116) menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan subjek penelitian adalah suatu benda, hal atau orang tempat data variabel penelitian melekat dan yang dipermasalahkan. Jadi subjek merupakan sesuatu yang posisinya sangat penting, karena pada subjek itulah terdapat data tentang variabel yang diteliti dan diamati oleh peneliti. Pengambilan subyek penelitian ini menggunakan teknik populasi.

D.    Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data merupakan langkah penting dalam metode ilmiah. Pengumpulan data menurut Sugiyono (2007: 193) dapat dilakukan dengan berbagai setting, berbagai sumber, dan berbagai cara dalam upaya mengumpulkan data. Sementara itu, Moh. Nazir (2005: 174) mengemukakan hal yang sama mengenai pengumpulan data yaitu prosedur yang sistematis dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan. Pengumpulan data tidak lain adalah suatu proses pengadaan data primer untuk keperluan penelitian.

E.     Instrumen Penelitian

Menurut Suharsimi Arikunto (2000: 177) instrumen penelitian merupakan alat bantu bagi peneliti dalam mengumpulkan data. Kualitas instrumen akan menentukan kualitas data yang terkumpul. Instrumen yang digunakan peneliti adalah skala daya lentur (resilience).

F.     Uji Validitas dan Reabilitas Instrumen
         1.   Uji Validitas

Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Semakin tinggi validitas maka instrumen semakin valid atau sahih, semakin rendah validitas maka instrumen kurang valid (Suharsimi Arikunto, 2002:144).

       2.   Uji Reliabilitas

Menurut Suharsimi Arikunto (2002: 154), reliabilitas adalah sesuatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. Sedangkan Syaifuddin Azwar (2001:5) menyatakan bahwa reliabilitas adalah sejauh mana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya. Instrumen yang sudah dapat dipercaya, yang reliabel akan menghasilkan data yang dapat dipercaya juga. Apabila datanya memang sesuai dengan kenyataannya, maka berapa kalipun diambil, tetap akan sama.

G.    Teknik Analisis Data

Teknis analisis data merupakan salah satu langkah yang sangat penting dalam proses penelitian, karena disinilah hasil penelitian akan tampak. Analisis data mencakup seluruh kegiatan mengklasifikasikan, menganalisa, memaknai dan menarik kesimpulan dari semua data yang terkumpul. Oleh karena itu perlu menggunakan dasar pemikiran untuk menentukan pilihan-pilihan teknik analisis data yang akan digunakan.

DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka merupakan keterangan tentang bacaan yang dijadikan sebagai bahan rujukan dari penulisan skripsi. Dalam daftar pustaka dapat dimasukkan tentang pustaka dari buku teks, jurnal, artikel, internet atau kumpulan karangan lain.

LAMPIRAN

Lampiran memuat : keterangan atau informasi yang diperlukan pada pelaksanaan penelitian seperti : peta, surat penelitian, kuesioner, atau data lain yang sifatnya melengkapi usulan atau proposal skripsi.

Dari contoh proposal skripsi di atas apakah anda sudah ada gambaran untuk membuat proposal skripsi? Selain contoh proposal skripsi ada juga kami berikan contoh proposal tesis yang sudah kami sediakan :

Contoh Proposal Tesis

  1. Halaman Sampul
    Pada halaman sampul Proposal Tesis dan berisi keterangan yang menyatakan Judul, Logo Perguruan Tinggi, Nama Penyusun, NIM, Nama Perguruan Tinggi, Kota, dan Tahun pembuatan.
    Semua huruf dicetak dengan huruf kapital, komposisi huruf dan tata letak masing-masing bagian disetting simetris (centered alignment), rapi, dan serasi.
  2. Halaman Judul
    Halaman ini sama persis dengan halaman sampul, tetapi dicetak pada kertas HVS-putih dengan tinta cetak warna hitam.
    Judul Penelitian sebaiknya spesifik, singkat dan padat (tidak lebih dari 20 kata) namun tetap komunikatif, mengacu pada hakekat penelitian, dan menarik (penelitian tersebut layak dan perlu).
    Hindari menggunakan subjudul untuk menuliskan lokasi/ ruang lingkup, karena ruang lingkup penelitian seharusnya sudah jelas di bagian „Latar Belakang?, „Rumusan Masalah?, atau ?Tujuan?. Hindarilah menggunakan kata ”Studi Kasus pada ……” jika penelitian ini bukan penelitian dengan metode Studi Kasus, atau dengan tujuan hanya untuk menunjukkan lokasi penelitian.
  3. Pengesahan Proposal Tesis
    Lembar pengesahan proposal tesis ini berisi pengesahan Proposal Tesis oleh pembimbing Tesis sebagai bukti bahwa penyusunan proposal tersebut telah melalui proses bimbingan dan konsultasi dengan para pembimbing, serta sudah siap untuk dipertahankan di hadapan Komite Seminar pada Seminar Proposal Tesis.
  4. Abstrak
    Halaman abstrak ini menyajikan intisari dari Proposal Tesis, yang mencakup:
    a. masalah utama yang akan diteliti dan ruang lingkupnya,
    b. metode yang diusulkan,
    c. hasil yang diharapkannya.
    Pada bagian abstrak tidak diperbolehkan mencantumkan informasi yang tidak dibahas dalam Proposal Tesis. Abstrak sebaiknya tidak lebih dari 200 kata, terdiri dari satu paragraf, tidak menyebutkan acuan, dan dilengkapi kata kunci (lihat Lampiran 12; tanpa diikuti penjelasan halaman).
  5. Bab-Bab Isi Proposal Tesis
    Pada umumnya isi Proposal Tesis mencakup topik/bab di bawah ini. Judul dari setiap bab boleh disesuaikan dengan topik dan kreativitas mahasiswa, akan tetapi substansi dan urutan setiap bab harus dipertahankan.

A. LATAR BELAKANG

1. Identifikasi Masalah

Latar belakang berisi tentang studi pendahuluan yang telah dilakukan mahasiswa berkaitan dengan adanya masalah baik dari sisi masyarakat maupun sisi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Masalah muncul karena adanya kesenjangan, misal antara kebutuhan dengan ketersediaan, antara harapan dengan kenyataan, antara standar dengan ketercapaian, antara keingintahuan dengan jawaban dari iptek, dan sebagainya.

1.1 Masalah Umum
Kesenjangan pertama yang dijumpai dari sisi masyarakat atau pengguna perlu diperdalam pembahasannya agar dapat dipastikan tidak ada solusi lain selain melalui hasil penelitian ini nantinya dengan langkah- langkah sebagai berikut. 1) Menetapkan domain penelitian yang akan dilakukan, misal: Strategi Pembelajaran. 2) Masalah: strategi pembelajaran yang tidak menghargai keunikan karakteristik pemelajar. 3) Diskusi: meskipun bisa dikupas dari Psikologi/ Pedagogi, namun kupaslah dari paradigma Teknik Informatika.
1.2 Masalah Spesifik
Kesenjangan kedua yang berasal dari sisi pengembangan iptek merupakan titik awal yang tidak boleh diabaikan dalam penelitian. Kesenjangan ini dapat diperoleh dari jurnal- jurnal hasil penelitian baik dalam bentuk paper maupun proceeding.

2. Analisis Masalah
Masalah yang sudah diidentifikasi perlu dibahas lebih mendalam terkait dengan pendekatan yang akan disusulkan. Misal: mengapa Jaringan Syaraf Tiruan Kohonen tingkat akurasinya hanya mencapai 60%? Lakukanlah uji coba menggunakan alat bantu komputasi matematik maupun statistik untuk memperoleh penyebabnya. Bandingkan pula pendekatan- pendekatan lain yang memungkinkan untuk mengurangi atau menghilangkan penyebab tersebut.

3. Argumentasi
Rangkum masalah umum dan masalah spesifik yang sudah teridentfikasi dan telah dianalsis tersebut. Berikanlah argumentasi yang cukup untuk pilihan pendekatan yang sudah ditetapkan, ungkapkan nilai tambah penelitian yang diusulkan dari sudut pandang masyarakat dan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

B. RUMUSAN MASALAH

Keberhasilan penulis dalam melakukan identifikasi masalah dan analisis masalah seperti yang tertuang dalam latar belakang sangat menentukan ketajaman rumusan masalah. Agar memudahkan mahasiswa dalam menajamkan rumusan masalah.
Contoh Rumusan masalah umum: “pemetaan karakteristik pemelajar masih sulit dilakukan”, belum dapat dikategorikan sebagai rumusan masalah penelitian teknik informatika, namun dapat dimasukkan sebagai rumusan masalah umum.

C. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan Penelitian disusun berdasarkan rumusan masalah yang sudah ditetapkan sehingga bila tujuan penelitian tercapai, maka akan diperoleh solusi bagi pengatasan masalah secara langsung. Seperti rumusan masalah, tujuan penelitian juga diungkapkan dalam bentuk 1) Tujuan Umum dan 2) Tujuan Spesifik.

D. MANFAAT PENELITIAN

Pada bagian manfaat penelitian merupakan perkiraan bila tujuan penelitian tercapai. Hal tersebut dapat diperkirakan melalui outcome/ dampaknya bagi masyarakat dan dunia iptek. Alangkah baiknya terdapat tiga nilai tambah yang harus diberikan oleh suatu penelitian, yakni 1) bagi masyarakat, 2) bagi pengembangan iptek, dan 3) bagi peningkatan nilai ekonomi. Apabila penelitian berkaitan dengan kebijakan, misalnya jenis penelitian evaluasi/ penelitian kebijakan (Policy Research), maka perlu diuraikan pula manfaat bagi kebijakan institusi, bila tidak, maka tidak perlu dicantumkan.

E. TINJAUAN PUSTAKA

Pada Bab ini terdiri dari 3 subbab besar, yakni 1) Penelitian yang Relevan, 2) Landasan Teori, dan 3) Kerangka Pemikiran dan atau Kerangka Teori dan Hipotesis (untuk metode korelasi, kausal komparatif, eksperimen).

F. METODE PENELITIAN

Metode penelitian dapat juga diartikan sebagai prosedur, alat-alat, dan bahan yang akan digunakan dalam penelitian yang bersifat khas dan khusus untuk penelitian yang dirancang. Sehingga jika metode tersebut dilakukan sekali lagi oleh peneliti yang berbeda, maka akan diperoleh hasil yang sama dengan peneliti sebelumnya. Ini sesuai dengan prinsip objektivitas dalam pandangan positivisme. Jika metode ini dapat dperigunakan juga oleh peneliti lain untuk menyelesaikan masalah yang berbeda (bukan objek atau lokus yang berbeda) sehingga kemudian menghasilkan sesuatu yang berbeda pula, maka metode tersebut tidak tepat, terlalu umum, tidak khas, dan tidak khusus.

Metode penelitian ini disusun dengan mengacu pada kerangka pemikiran atau kerangka teori yang telah dibentuk. Alat, bahan, dan prosedur yang akan dilakukan dalam penelitian tersebut perlu dicantumkan dengan jelas dan rinci. Demikian juga model, variabel, construct, definisi operasional, teknik pengumpulan data, teknik analisis, cara penafsiran, dan penyimpulan hasil penelitian harus khas untuk penelitian tersebut. Hal ini dapat diperoleh bila peneliti secara konsisten mengikuti kerangka pemikiran atau kerangka teori yang telah diperoleh, yang memiliki benang merah dengan landasan teori, tujuan, masalah, dan latar belakang penelitian.

G. JADWAL PENELITIAN

Pada Jadwal penelitian disusun berdasarkan aktivitas yang terkandung dalam metode penelitian. Aktivitas ini adalah aktivitas yang akan direncanakan dilakukan bila proposal penelitian disetujui. Aktivitas „Penyusunan Proposal?, „Seminar Proposal?, „Ujian Tesis? dan aktivitas lain yang tidak termasuk dalam metode dan di luar kemampuan kontrol peneliti tidak perlu disebutkan. Lengkapi jadwal ini dengan waktu mulai dan berakhirnya setiap aktivitas.

H. DAFTAR PUSTAKA

Pada halaman daftar pustaka ini berisi pustaka/acuan yang digunakan dalam penyusunan proposal yang tersebut di Pendahuluan hingga Metode Penelitian. Jika terdapat lampiran-lampiran, maka lampiran tersebut diletakkan setelah Daftar Pustaka.

Download Contoh Proposal Skripsi

Download Contoh Proposal Skripsi File DocPreview

Download Contoh Proposal Tesis

Download Contoh Proposal Skripsi File DocPreview

Apakah anda sudah ada gambaran tentang contoh proposal penelitian skripsi? Mungkin itu dulu yang bisa saya share disini, karena sudah malam sekian dulu materi dari saya tentang contoh proposal skripsi dan tesis. Semoga bermanfaat.

Metode Pengumpulan Data

penilaian-kinerja-perusahaan

Pengertian Metode Pengumpulan Data

Jika di lihat dari pengertian metode pengumpulan data menurut ahli metode pengumpulan data berupa suatu pernyataan (statement) tentang sifat, keadaan, kegiatan tertentu dan sejenisnya. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian (Gulo, 2002 : 110).

Metode pengumpulan data ini termasuk kategori laporan diri (personal report) / Deskripsi diri (self descriptive). Individu melaporkan tentang keadaan dirinya berdasarkan pertanyaan atau perintah yang diberikan kepadanya.

Metode Pengumpulan Data

Sumber Data Dan Metode Pengumpulan Data

Ada dua sumber data dan metode pengumpulan data, dua hal tersebut yaitu :

1.   Data Primer

Data penelitian yang diperoleh sendiri melalui

•Wawancara, Observasi, Tes,

•Kuesioner (Daftar Pertanyaan)

•Pengukuran Fisik

•Percobaan Laboratorium

2.   Data Sekunder

Data yang diperoleh dari sumber kedua, dokumentasi lembaga

•Biro Pusat Statistik (BPS)

•Rumah sakit

•Lembaga atau institusi

Metode Pengumpulan Data

1.      Kuesioner

Kuesioner adalah daftar pertanyaan tertulis yang ditujukan kepada responden. Jawaban responden atas semua pertanyaan dalam kuesioner kemudian dicatat/direkam

2.      Observasi

Pengamatan melibatkan semua indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, pembau, perasa). Pencatatan hasil dapat dilakukan dengan bantuan alat rekam elektronik

3.      Wawancara

Pengambilan data melalui wawancara /secara lisan langsung dengan sumberdatanya, baik melalui tatap muka atau lewat telephone, teleconference. Jawaban responden direkam dan dirangkum sendiri oleh peneliti.

4.      Dokumen

Pengambilan data melalui dokumen tertulis mamupun elektronik dari lembaga/institusi. Dokumen diperlukan untuk mendukung kelengkapan data yang lain.

Dalam pengumpulan data penelitian membutuhkan suatu instrumen. Instrumen ini dibutuhkan untuk pengambilan data untuk penelitian baik penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif. Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik dalam arti lebih cermat, lengkap, dan sistematis sehingga lebih mudah diolah.

Sekian dulu informasi tentang metode pengumpulan data penelitian, semoga bermanfaat.

Contoh Proposal Kegiatan

Contoh Proposal Kegiatan – Proposal adalah rencana kegiatan yang dituliskan dalam bentuk rancangan kerja yang akan dilaksanakan. Rencana tersebut harus dituliskan agar pihak yang berkepentingan dapat memahami dengan baik. Pihak yang berkepentingan tersebut, antara lain pemberi izin dan penyumbang dana, seperti kepala sekolah, orang tua, sponsor, polisi, lurah, atau kepala desa.

Contoh Proposal Kegiatan

Pada bab ini, akan diuraikan bagaimana cara menulis proposal dan surat-menyurat yang terkait dengan salah satu proposal kegiatan di masyarakat, yaitu ” Halal Bihalal “

Cara Menulis Proposal

Secara umum, hal yang ditulis dalam proposal suatu kegiatan adalah latar belakang, tujuan, kegiatan, waktu dan tempat, pelaksana, dan rencana anggaran kegiatan. Proposal acara kegiatan ini sedikit lebih sederhanan dari Contoh Proposal Penelitian. Perhatikan penjelasan dan contoh proposal kegiatan “Halal Bihalal” berikut ini!

Sistematika Penulisan Proposal

1. Judul Proposal

Judul proposal kegiatan ini merupakan judul kegiatan, misalnya “PROPOSAL HALAL BIHALAL 1417H DESA TLANGU”

2. Latar Belakang

Latar belakang proposal ini berisi dasar atau alasan suatu kegiatan perlu dilakukan.

3. Tujuan

Tujuan proposal adalah hasil yang diharapkan dari kegiatan yang diadakan

4. Kegiatan

Kegiatan proposal ini berisi kegiatan pokok yang akan dilaksanakan, biasanya dilampiri dengan jadwal kegiatan secara lengkap.

5.  Anggaran

Anggaran proposal untuk kegiatan ini harus dilampirkan secara rinci dan detail.

Contoh Proposal Kegiatan Halal Bihalal

I. Latar Belakang

Manusia adalah mahluk sosial yang selalu membutuhkan perhatian, teman dan kasih sayang dari sesamanya. Setiap diri terikat dengan berbagai bentuk ikatan dan hubungan, diantaranya hubungan emosional, sosial, ekonomi dan hubungan kemanusiaan lainnya. Maka demi mencapai kebutuhan tersebut adalah fitrah untuk selalu berusaha berbuat baik terhadap sesamanya. Islam sangat memahami hal tersebut, oleh sebab itu silaturahmi harus dilaksanakan dengan baik.Sesungguhnya silaturahmi merupakan amal shalih yang penuh berkah, dan memberikan kepada pelakunya kebaikan di dunia dan akhirat, menjadikannya diberkahi di manapun ia berada, Allah SWT memberikan berkah kepadanya di setiap kondisi dan perbuatannya, baik yang segera maupun yang tertunda.

Sama halnya dengan keluarga besar Karang Taruna Maju Bersama, pada bulan yang suci perlu diadakannya acara Halal Bihalal untuk menjaga tali silaturahmi. Agar menjadi fitrah kembali dan menambah keharmonisan hubungan kemasyarakatan maka perlu diadakannya  acara ini.

Selain kegiatan halal bihalal yang bertujuan untuk menyambung tali silaturrohim antar sesama keluarga besar Karang taruna Maju Bersama dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pengumpulan dana untuk Bakti Sosial yang akan diserahkan ke Panti Asuhan terdekat.

II. Tujuan

Dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idhul Fitri 1432 H, Karang Taruna Maju Bersama selaku organisasi kepemudaan ingin mengadakan kegiatan HALAL BI HALAL yang bertujuan :

    1. Untuk mengisi dan memeriahkan Hari Raya Idhul Fitri  1432 H.
    2. Agar terbina kerjasama antar sesama rekan-rekan muda-mudi Karang Taruna Maju Bersama.
    3. Menjalin kerukunan dan menumbuhkan rasa kebersamaan antar warga masyarakat disekitar Karang Taruna Maju Bersama berada.

III. Kegiatan

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSNAAN

Acara halal bihalal ini, akan kami laksanakan pada :

Hari                 :

Tanggal           :

Waktu             : 09.00 s/d selesai

Tempat            : Balai Dusun Tlangu

SUSUNAN ACARA

Terlampir.

SUSUNAN PANITIA

Terlampir.

IV. ANGGARAN

Terlampir.

V. PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat. Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi Bapak/Ibu. Semoga acara ini dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan.

Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Ketua Pelaksana

________________________

Tlangu, 8 Agustus 2011

Sekertaris

_________________________

 

 

Mengetahui,

Kepala Dusun Tlangu

______________________

Contoh Anggaran Proposal

Contoh Proposal Kegiatan

Contoh Proposal Kegiatan Sekolah

A. Judul

Pagelaran Seni dan Budaya Siswa-Siswi SMA N 2 ABCDEFG dalam Rangka Acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda.

B. Latar Belakang

Pentas seni adalah ajang yang tepat untuk menggali kreativitas siswa-siswi di luar potensi akademik. Melalui pagelaran pentas seni, siswa-siswi dapat menunjukkan bakat dan minat yang dimilikinya kepada publik. Kondisi ini tentu sangat bagus untuk perkembangan peserta didik yang bersangkutan maupun pihak sekolah.

Untuk itu, kami selaku pihak OSIS yang mewakili pendapat semua siswa-siswi SMA N 2 ABCDEFG berinisiatif untuk mengadakan pentas seni. Selain bertujuan untuk menjaring potensi siswa-siswi di bidang seni, acara ini sekaligus bermanfaat sebagai ajang memperingati momen sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 2017. Kita ketahui bahwa hari sumpah pemuda merupakan periode penting dalam sejarah pemuda menuju Indonesia merdeka.

C. Tema Kegiatan

Dalam kegiatan ini, kami selaku panitia telah sepakat untuk mengangkat tema “Menjadi Pemuda Produktif, Kreatif dan Berdikari dalam Meraih Masa Depan”. Melalui tema ini diharapkan seluruh siswa-siswi SMA N 2 ABCDEFG menyadari pentingnya memanfaatkan waktu secara produktif. Caranya yaitu dengan melakukan berbagai kegiatan yang positif dan kreatif untuk meraih masa depan sesuai cita-cita.

D. Macam-Macam Kegiatan

• Teater
• Pagelaran music band
• Sendra tari
• Drama kolosal
• Seni islami
• Pertunjukan pencak silat
• Stand up comedy

E. Peserta

Peserta dalam kegiatan ini adalah siswa-siswi perwakilan dari setiap kelas X, XI dan XII SMA N 2 ABCDEFG.

F. Waktu dan Tempat

1. Pentas drama kolosal dan teater
Hari/tanggal: Kamis, 28Oktober 2017.
Pukul: 17.00-20.00 WIB.
Tempat: Lapangan upacara SMA N 2 ABCDEFG.

2. Pentas sendra tari, seni islami, pencak silat
Hari/tanggal: Jumat, 29 Oktober 2017.
Pukul: 17.00-20.00 WIB.
Tempat: Lapangan upacara SMA N Wonosari.

3. Pentas stand up comedy dan music band
Hari/tanggal: Sabtu, 30 Oktober 2017.
Pukul: 08.00-15.00 WIB.
Tempat: Aula SMA N Wonosari.

G. Susunan Panitia

Pelindung : NAMA ABCDE GELAR. (Kepala Sekolah)
Pembina : NAMA ABCDE GELAR.
Penanggung jawab : Aini Oktavianingrum (ketua OSIS)
Ketua panitia : Beny Pradana
Sekretaris : Adelita Anindya
Bendahara : Arif Wicaksono
Koor sie acara : Muflikhah
Koor sie perkap : Bahrudin
Koor sie dokumentasi : Haris Simanjuntak
Koor sie publikasi : Leni Ekawijaya
Koor sie humas : Theofilus Prabu Bekti
Koor sie keamanan : Ahmad Sulaeman

H. Anggaran Dana

1. Pemasukan
• Dana kas sekolah : Rp 1.500.000
• Dana partisipasi siswa : Rp 2.500.000
• Dana sponsor Axis : Rp 2.000.000
• Dana sponsor Telkomsel : Rp 3.000.000
• Dana partisipasi guru : Rp 500.000
Total : Rp 9.500.000

2. Pengeluaran
• Sewa tempat : Rp 1.000.000
• Sewa panggung : Rp 3.000.000
• Sewa alat musik : Rp 2.000.000
• Konsumsi : Rp 1.500.000
• Publikasi : Rp 500.000
• Dokumentasi : Rp 500.000
• Lain-lain : Rp 500.000
Total : Rp 9.000.000

Contoh Proposal Kegiatan Pentas Seni

A. Judul Proposal

Gelar Seni dan Budaya dalam Rangka Acara Perpisahan peserta didik kelas X SMA N 12 Hijklmnopqrstu.

B. Latar Belakang

Pentas seni merupakan ajang yang tepat untuk menggali kreativitas peserta didik di luar potensi akademik. Melalui pagelaran pentas seni, peserta didik dapat menunjukkan bakat yang dimilikinya kepada publik. Kondisi ini tentu sangat bagus untuk perkembangan peserta didik yang bersangkutan maupun pihak sekolah.

Oleh karena itu, kami selaku pihak OSIS yang mewakili suara semua peserta didik SMA N 12 Hijklmnopqrstu berinisiatif untuk mengadakan pentas seni. Selain bertujuan untuk menjaring potensi peserta didik di bidang seni, acara ini sekaligus sebagai ajang perpisahan dengan kakak kelas X. Seperti diketahui bahwa sebentar lagi kakak-kakak kelas X akan segera meninggalkan sekolah ini.

C. Tema

Dalam kegiatan ini, kami selaku panitia telah sepakat untuk mengangkat tema “Produktif dan Kreatif dalam Meraih Masa Depan”. Melalui tema ini diharapkan seluruh peserta didik SMA N 12 Hijklmnopqrstu menyadari pentingnya memanfaatkan waktu secara produktif. Caranya yaitu dengan melakukan berbagai kegiatan kreatif untuk meraih masa depan sesuai cita-cita.

D. Macam-Macam Kegiatan

• Teater
• Pagelaran music band
• Sendra tari
• Drama kolosal
• Seni islami
• Pertunjukan pencak silat
• Stand up comedy

E. Peserta

Peserta dalam kegiatan ini adalah peserta didik perwakilan dari setiap kelas X, XI dan XII SMA N 12 Hijklmnopqrstu.

F. Waktu dan tempat
1. Pentas drama kolosal dan teater
Hari/tanggal: Kamis, 22 Februari 2018.
Pukul: 17.00-20.00 WIB.
Tempat: Lapangan upacara SMA N 12 Hijklmnopqrstu.

2. Pentas sendra tari, seni islami, pencak silat
Hari/tanggal: Jumat, 23 Februari 2018.
Pukul: 17.00-20.00 WIB.
Tempat: Lapangan upacara SMA N 12 Hijklmnopqrstu.

3. Pentas stand up comedy dan music band
Hari/tanggal: Sabtu, 24 Februari 2018.
Pukul: 08.00-15.00 WIB.
Tempat: Aula SMA N 12 Hijklmnopqrstu.

G. Susunan Panitia

Pelindung : Drs. Dalijo, M.Pd. (Kepala Sekolah)
Pembina : Pardiman, S.Pd.
Penanggung jawab : Heru Hermanto (ketua OSIS)
Ketua panitia : Gilang Ginanjar
Sekretaris : Anindita Tri Hapsari
Bendahara : Vian Pujiastuti
Koor sie acara : Siti Muslikhah
Koor sie perkap : Gunawan
Koor sie dokumentasi : Handoko Bramantiyo
Koor sie publikasi : Isnan Nur Arifin
Koor sie humas : Doni Prasetyo
Koor sie keamanan : Idhan Lubis Syarif

H. Anggaran Dana

1. Pemasukan
• Dana kas sekolah : Rp 1.500.000
• Dana partisipasi siswa : Rp 2.500.000
• Dana sponsor Axis : Rp 2.000.000
• Dana sponsor Telkomsel : Rp 3.000.000
• Dana partisipasi guru : Rp 500.000
Total : Rp 9.500.000

2. Pengeluaran
• Sewa tempat : Rp 1.000.000
• Sewa panggung : Rp 3.000.000
• Sewa alat musik : Rp 2.000.000
• Konsumsi : Rp 1.500.000
• Publikasi : Rp 500.000
• Dokumentasi : Rp 500.000
• Lain-lain : Rp 500.000
Total : Rp 9.000.000

Contoh Penulisan Proposal Kegiatan Pramuka

A. Judul Proposal

Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Gerakan Pramuka SMPN 2 Abcdefghijkl.

B. Tujuan Kegiatan

• Meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
• Melatih kedisiplinan dan etos kerja siswa-siswi SMPN 2 Abcdefghijkl.
• Memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepramukaan kepada anggota gerakan pramuka gugus depan SMPN 2 Abcdefghijkl.
• Melatih dan membiasakan anggota gerakan pramuka gugus depan SMPN 2 Abcdefghijkl untuk hidup dan belajar mandiri di alam terbuka.
• Menumbuhkan semangat untuk berkembang kepada anggota gerakan pramuka gugus depan SMPN 2 Abcdefghijkl sebagai kader penerus bangsa untuk menyongsong perubahan zaman.

C. Tema Kegiatan

“Melalui Persami Kita Wujudkan Pribadi yang Berani, Mandiri dan Berbudi”.

D. Waktu dan Tempat

Hari/tanggal : Sabtu, 13 September 2017-Minggu, 14 September 2017.
Pukul : 13.00 WIB-selesai.
Tempat : Bumi perkemahanan Tahura Bunder, Playen.

E. Materi Kegiatan

• PBB.
• Sandi morse dan semaphore.
• Renungan malam.
• Mengenali cuaca dan tanda-tanda alam.
• Mendirikan tenda.
• Pengenalan bivak.
• Pentas seni.
• Pengenalan dan penggunaan kompas.
• Olahraga.
• Outbond.

F. Susunan Panitia

1. Pelindung:
• Kamabigus SMPN 2 Abcdefghijkl: Dra. Winarni, M.Pd.

2. Penasihat:
• Waka kesiswaan: Sri Irawati Mulyadi, S.Pd.

3. Pembina gudep:
• Afrizal Malna Silalahi, S.Pd.

4. Pelaksana kegiatan:
• Anggota Pramuka SMPN 2 Abcdefghijkl kelas XI, XII (10 orang).

G. Peserta

Siswa-siswi kelas X SMPN 2 Abcdefghijkl yang terdiri dari 4 kelas dengan rincian 45 orang laki-laki dan 55 perempuan.

H. Susunan acara

Sabtu, 13 September 2017.
13.00-13.30 WIB: peserta datang.
13.30-14.00 WIB: check in peserta pendamping.
14.00-14.30 WIB: upacara pembukaan.
14.30-15.30 WIB: pendirian tenda.
15.30-16.00 WIB: ishoma.
16.00-17.00 WIB: PBB.
17.00-18.00 WIB: materi/kegitan I.
18.00-19.00 WIB: giat pribadi dan ishoma.
19.00-20.00 WIB: materi/kegitan II.
20.00-20.30 WIB: acara api unggun.
20.30-22.00 WIB: pentas seni.
22.00-03.00 WIB: renungan.
03.00-04.00 WIB: istirahat malam

Minggu, 14 September 2017.
04.00-05.00 WIB: sholat subuh dan bersih diri.
05.00-05.30 WIB: olahraga.
05.30-07.30 WIB: bersih diri dan makan pagi.
07.30-09.30 WIB: outbond.
09.30-11.00 WIB: materi/kegiatan III.
11.00-12.30 WIB: materi/kegiatan IV.
12.30-13.30 WIB: ishoma.
13.30-15.00 WIB: materi/kegiatan V
15.00-16.00 WIB: packing dan upacara penutupan.
16.00-17.00 WIB: sayonara.

I. Anggaran Dana

• Transport pemateri : 3 orang x @ Rp 50.500 = Rp 150.500
• Transport guru pendamping : 4 orang x @ Rp 50.500 = Rp 200.500
• P3K : Rp 50.500
• Air mineral : 6 dus x Rp 15.500 = Rp 90.500
• Konsumsi peserta : 100 x Rp 5.500 x 6 = Rp 3.500.500
• Konsumsi pemateri : 3 x Rp 10.500 x 6 = Rp 180.500
• Konsumsi guru pendamping : 4 x Rp 10.500 x 6 = Rp 240.500
• Konsumsi panitia : 15 x Rp 5.500 x 6 = Rp 450.500
• Snack : Rp 200.500
• Minyak tanah (api unggun) : 2 liter x Rp 15.500 = Rp 30.500
• Lilin : 5 pack x Rp 5.500 = Rp 25.500
• Kebutuhan tak terduga : Rp 100.500
Total : Rp 4.715.500

Demikianlah bagaimana cara menulis proposal beserta Contoh beberapa Proposal semoga membantu.

KATA PENGANTAR :: Contoh Kata Pengantar

Contoh Kata Pengantar – Menyusun karya tulis ilmiah memang susah-susah gampang. Kata pengantar biasanya terletak didepan suatu karya tulis ilmiah. Namun ada beberapa yang masih merasa bingung untuk membuat kata pengantar yang baik dan benar sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa Indonesia. Kata pengantar makalah yang baik yaitu kata yang mencakup isi dari keseluruhan makalahnya. yang membahas apa yang sebenarnya dibahas pada makalah. Di dalamnya disajikan informasi sebagai berikut :

  • Ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,
  • Penjelasan adanya tugas penulisan karya ilmiah,
  • Penjelasan pelaksanaan penulisan karya ilmiah,
  • Penjelasan adanya bantuan, bimbingan, dan arahan dari seseorang, sekelompok orang, atau organisasi/lembaga,
  • Ucapan terima kasih kepada seseorang/lembaga yang membantu,
  • Penyebutan nama kota, tanggal, bulan, tahun, dan nama lengkap penulis, tanpa dibubuhi tanda tangan,
  • Harapan penulis atas karangan tersebut, dan
  • Manfaat bagi pembaca serta kesediaan menerima kritik dan saran.

contoh kata pengantar makalah agama pendidikan narkoba

Nah, sebenarnya pentingnya adanya kata pengantar ini juga sebagai bentuk rasa hormat penyusun karya tulis tersebut terhadap para pembacanya. Perlu diingat pula dalam membuat kalimat pun tentunya Anda harus menggunakan bahasa yang baku serta menggunakan kalimat yang efektif.

Mengapa demikian? Tentunya agar para pembaca yang membaca karya tulis Anda mudah dalam memahami inti dari apa yang Anda tulis pada tulisan Anda. Seseorang yang pandai dalam menyusun kata, biasanya mempunyai hobi dalam membaca yang membuat ia tidak akan merasa kesulitan ketika akan menulis suatu karya tulis, begitu juga saat akan membuat halaman tersebut.

 

Baiklah daripada pusing-pusing cara membuatnya, saya sudah share beberapa contoh dan bagaimana cara penyusunannya yang layak digunakan dalam makalah atau karya ilmiah.

Contoh kata pengantar makalah Pendidikan

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan dalam profesi keguruan.

Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.

Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Bekasi, Desember 2012

Penyusun

Contoh kata pengantar makalah agama Islam

Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya penyusun  mampu  menyelesaikan  tugas  makalah ini guna memenuhi tugas  mata kuliah Agama Islam.

Agama  sebagai  sistem  kepercayaan  dalam  kehidupan  umat  manusia  dapat  dikaji  melalui  berbagai  sudut  pandang.  Islam  sebagai  agama  yang  telah  berkembang  selama  empat  belas  abad  lebih  menyimpan  banyak  masalah  yang  perlu  diteliti,  baik  itu  menyangkut  ajaran  dan  pemikiran  keagamaan  maupun  realitas  sosial,  politik,  ekonomi  dan  budaya.

Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi.

Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang kaitan Etos Kerja Bangsa Jepang dan Islam, yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber informasi, referensi, dan berita. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para mahasiswa Universitas Mercu Buana. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jau dari sempurna. Untuk itu,  kepada  dosen  pembimbing  saya  meminta  masukannya  demi  perbaikan  pembuatan  makalah  saya  di  masa  yang  akan  datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.

Bekasi, Desember 2012

Penyusun

Contoh kata pengantar makalah tentang sampah

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayahnya penulis dapat menyelesaikan laporan persentasi tentang “Sampah Organik” Laporan ini disusun sebagai salah satu tugas mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

Dalam kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada Yth :

1.        Bpk. Drs Maman Sudirman selaku kepala sekolah
2.        Ibu Susi selaku Guru Mata Pelajaran
3.        Orang tua kami yang telah membantu baik moril maupun materi
4.        Rekan-rekan satu kelompok yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini 
 
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini jauh dari sempurna, baik dari segi penyusunan, bahasan, ataupun penulisannya. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun, khususnya dari guru mata pelajaran guna menjadi acuan dalam bekal pengalaman bagi kami untuk lebih baik  di masa yang akan datang.
 

Bekasi, Desember 2012

Penyusun

Contoh kata pengantar makalah tentang komputer

Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wata?ala, karena berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Catatan Seorang Kuli Panggul. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Komputer Elektronika.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini. 

Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

Tangerang, 13 Februari 2011 Penyusun

Contoh kata pengantar makalah Biologi

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ilmiah biologi tentang limbah dan pemanfaatannya dengan baik. 

Adapun makalah ilmiah biologi tentang limbah dan pemanfaatannya ini telah kami usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami tidak lupa menyampaikan bayak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.
 
Namun tidak lepas dari semua itu, kami menyadar sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi penyusun bahasanya maupun segi lainnya. Oleh karena itu dengan lapang dada dan tangan terbuka kami membuka selebar-lebarnya bagi pembaca yang ingin member saran dan kritik kepada kami sehingga kami dapat memperbaiki makalah ilmiah biologi ini.
 
Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari makalah ilmiah biologi tentang limbah dan pemanfaatannya ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat memberikan inpirasi terhadap pembaca.
 
Bandung,  Januari 2008
 
Penyusun

Kata pengantar makalah Kimia

Puji syukur kami panjatkan kehadiran Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya pada kami semua sehingga kami bisa menyelsaikan pembuatan Makalah Kimia ini dengan baik dan lancar, untuk melengkapi nilai di SMA Negeri 2 Jakarta, dan mengembangkan kemampuan menulis kami.

Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan Makalah Kimia ini, kami ucapkan banyak terima kasih. Semoga segala bantuan dan dukungan yang diberikan kepada kami, mendapat imbalan yang berlipat ganda dari Allah Subhanahu Wata’ala, amin.

Kami menyadari bahwa dalam penulisan Makalah Kimia ini masih terdapat beberapa kekurangan, sehingga saran dan kritik yang membangun sangat kami butuhkan dalam penyempurnaan Makalah Kimia ini. Atas saran, kritik maupun bantuannya kami ucapkan terima kasih.

Semoga apa yang di tulis pada Makalah Kimia ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Jakarta, Mei 2019

Penulis

Kata pengantar makalah tentang narkoba

Puja puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah swt yang telah memberikan limpahan karunia dan rahmatnya kepada kita semua, sehingga pada hari ini penulis telah menyelesaikan tugas makalah tentang narkoba dengan judul “ Penyalahgunaan Narkoba” dengan tepat waktu.

Adapun kendala dan masalah ketika penulisan makalah tentang narkoba ini dikarenakan kami sebagai penulis masih banyak kurangnya wawasan dan miskin ilmu yang kami miliki , apabila kami tidak dibantu oleh pihak-pihak yang terkait, mungkin kami akan mengalami kesulitan dalam penyusunan makalah tentang narkoba, maka kiranya dengan ini izinkan kami mengucapkan rasa terima kasih kami kepada seluruh pihak-pihak yang telah membantu kami menyelesaikan tugas makalah ini.

Semoga makalah tentang narkoba ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya, apabila ada kesalahan atau kekurangan dalam penulisan silahkan memberikan kritik dan saran yang membangun guna penyempurnaan penulisan makalah tentang narkoba ini, jika ada benarnya itu semua datangnya dari Allah swt Yang Maha Benar. Terimakasih semoga makalah tentang narkoba ini bermanfaat bagi pembaca.

Jakarta, Oktober 2019

Penulis

Kata pengantar makalah tentang korupsi

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan nikmat-Nya, sehingga penyusunan makalah ini dapat selesai tepat waktu. Shalawat salam semoga terhadiahkan untuk Rasulullah Muhammad SAW atas tauladannya yang sempurna untuk umat.

Korupsi merupakan penyakit bangsa yang saat ini menjamur di hampir seluruh lapisan masyarakat. Tindakan pencucian kepentingan untuk maksud kesejahteraan pribadi ini, merebak dan menjadikan negara kita harus terkuras anggarannya banyak sekali. Akibatnya kesejahteraan rakyat semakin jauh dari harapan. Makalah tentang korupsi ini kami susun untuk membekali diri tentang perkara-perkara yang termasuk tindakan korupsi serta upaya setiap elemen masyarakat dalam menanggulangi korupsi sehingga korupsi dapat terkikis dan akhirnya hilang dari bumi negara Pancasila kita.

Ucapan terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada :

  1. Bapak Suparjo, S.Pd. MM.Pd. kepala SMK Negeri 1 Jakarta
  2. Ibu NasyatulAisyah, M.Pd guru mata pelajaran yang merangkap pembimbing penyusunan makalah tentang korupsi ini
  3. Bapak dan Ibu Guru di SMK Negeri 1 Jakarta
  4. Teman-teman sekalian

Semoga makalah tentang korupsi ini bisa bermanfaat bagi pembaca sekaligus kami sebagai penyusunnya.Kami mengharapkan arahan dan saran pembaca, agar pada penyusunan makalah tentang korupsi selanjutnya, kami bisa menyajikan dengan lebih baik dan sempurna.

Jakarta,   Desember 2019

Penulis

Demikianlah beberapa contoh yang sudah kami sampaikan di atas semoga dapat membantu kita semua para siswa dan mahasiswa yang masih menempuh pendidikan akan memudahkan kita dalam membuat makalah skripsi dan karya ilmiah pada bagian depan yaitu kata pengantar.contoh kata pengantar makalah

Karya Tulis Ilmiah : Contoh Karya Tulis Ilmiah

contoh surat izin tidak masuk sekolah

Pengertian Karya Tulis Ilmiah dan Contoh Karya Ilmiah

Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang apa itu karya tulis ilmiah dan berbagai contoh karya tulis ilmiah yang bisa anda download secara gratis. Dalam menulis karya ilmiah memang diperlukan suatu keahliah dalam bidang menulis. Selanjutnya aktivitas menulis itu tidak bisa dipisahkan dengan tradisi membaca karena kita mendapat inspirasi dan ide untuk menuliskan sesuatu salah satunya dari membaca. Oleh karenanya bagi remaja, lebih baik dikembangkan aktivitas membaca terlebih dahulu, baru kemudian aktivitas menulis. Baiklah langsung saja mari kita bahas tentang pengertian karya tulis ilmiah dan contoh karya tulis ilmiah.

Pengertian Karya Tulis

Karya tulis mempunyai banyak ragam tergantung dari tujuan, manfaat, sumber penulisan, dan aspek-aspek lainnya. Berdasarkan sumbernya, secara umum karya tulis dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu karya fiksi (tidak ilmiah) dan non fiksi (ilmiah). Karya fiksi merupakan karya tulis yang sumbernya semata-mata imajinasi, fantasi, atau rekaan dari si penulis. Tujuan orang menulis fiksi biasanya untuk menghibur atau bisa jadi untuk mengungkapkan isi hati penulis. Karya sastra merefleksikan situasi masyarakat tertentu. Contoh dari karya tulis jenis ini adalah karya sastra: novel, cerpen, puisi, dan lain-lain.

Karya Tulis Ilmiah : Contoh Karya Ilmiah

Pengertian Karya Ilmiah

Karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan tertentu. Jenis-jenis karya ilmiah antara lain: karangan ilmiah, laporan penelitian, makalah atau paper, artikel, dan lain-lain. Barangkali anda sering mendapat tugas dari guru untuk membuat karangan, makalah, atau paper sewaktu menempuh pelajaran tertentu. Ini artinya anda sudah pernah membuat karya ilmiah.

Pengertian Karya Tulis Ilmiah

Karya tulis ilmiah dapat didefinisikan sebagai laporan tertulis tentang (hasil) suatu kegiatan ilmiah. Definisi yang lebih kompleks dapat dikemukakan bahwa pengertian karya tulis ilmiah adalah suatu tulisan yang membahas suatu masalah berdasarkan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data yang didapat dari suatu penelitian, baik penelitian lapangan, tes laboratorium, ataupun kajian pustaka yang didasarkan pada pemikiran (metode) ilmiah yang logis dan empiris.

Karya tulis ilmiah dapat dipilah dalam dua kelompok yaitu: (a) karya tulis ilmiah yang merupakan laporan hasil pengkajian/penelitian, dan (b) karya tulis ilmiah yang berupa tinjauan/ulasan/ gagasan ilmiah. Meskipun keduanya berbeda, namun sebagai tulisan yang bersifat ilmiah terdapat beberapa ciri yang menunjukkan kesamaan antara lain:Contoh karya tulis ilmiah dan pengertian karya ilmiah

  1. hal yang dipermasalahkan berada pada kawasan pengetahuan keilmuan
  2. kebenaran isinya mengacu kepada kebenaran ilmiah
  3. kerangka sajiannya mencerminan penerapan metode ilmiah
  4. tampilan fisiknya sesuai dengan tata cara penulisan karya

Untuk memperjelas ulasan mengenai karya ilmiah anda dapat melihat beberapa contoh karya ilmiah dibawah ini.

Jenis Karya Tulis Ilmiah

Seperti yang sudah saya sampaikan pada postingan terdahulu tentang macam-macam karya tulis ilmiah, Karya tulis ilmiah dapat disajikan dalam bentuk laporan penelitian, artikel ilmiah di jurnal, artikel ilmiah popular di media massa, makalah seminar, buku, diktat, modul, maupun karya terjemahan. Dengan demikian terdapat banyak pilihan bagi guru dalam mengembangkan profesinya melalui karya tulis ilmiah. Tidak ada salahnya pada tulisan ini saya jabarkan lagi secara singkat jenis-jenis karya tulis ilmiah.

  1. Makalah atau paper merupakan rumusan atau simpulan pemikiran sebagai hasil telaah atau pengkajian sederhana dari sebuah referensi bacaan, pemikiran tokoh, ilmuwan atau penulis sebelumnya. Karya ilmiah jenis ini biasa diberikan oleh dosen atau guru kepada mahasiswa atau siswanya. Tujuannya biasa untuk memberikan ruang bagi peserta didik dalam menuangkan gagasan ilmiahnya untuk mengasah kemampuan intelektualnya dalam menanggapi permasalahan yang berkembang. Makalah biasanya disajikan dalam forum seminar, lokakarya, workshop dan sejenisnya.
  2. Laporan praktikum biasanya merupakan laporan tertulis dari serangkaian kegiatan praktikum yang telah dilakukan oleh seorang atau sekelompok siswa. Dalam menuliskan laporan unsur kronologis menjadi sangat penting karena praktik kerja baik di lapangan maupun di laboratorium terdiri dari tahapan-tahapan yang sistematis yang harus dilaporkan secara sistematis juga. Dengan demikian penulisan laporan praktikum dituntut untuk menyampaikan sebuah kegiatan secara sistematis, runtut dan terperinci.
  3. Artikel merupakan gagasan tertulis dari penulis tentang suatu permasalahan yang didasarkan pada kajian pustaka atau hasil penelitian. Artikel merupakan diseminasi pemikiran dari ahli atau seseorang yang secara intens mengamati permasalahan tertentu (pengamat). Artikel hampir mirip dengan makalah, yang membedakan adalah ruang publikasinya. Apabila makalah disampaikan dalam forum seminar atau workshop, artikel dipublikasikan di media massa baik jurnal ilmiah atau media massa (koran atau majalah, yang biasa disebut artikel ilmiah populer). Artikel dapat ditulis dalam berbagai bentuk yaitu opini, essay atau feature. Opini merupakan gagasan pribadi penulis, sedangkan essay merupakan karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang penulisnya (Kamus Besar Bagasa Indonesia, 2005: 308). Sedangkan feature merupakan bentuk penulisan artikel yang berupa berita.
  4. Tugas akhir baik skripsi (tingkat S1), thesis (S2) atau disertasi (S3) merupakan karya ilmiah yang ditujukan untuk mengakhiri studi di perguruan tinggi. Tugas akhir biasanya berupa hasil penelitian dari bidang tertentu (sesuai jurusan atau program studi yang diambil) yang kemudian diujikan secara lisan untuk memperoleh derajat kelulusan dan kelayakan karya tersebut.

Kumpulan Contoh karya ilmiah

Untuk memperdalam dalam mempelajari tentang karya ilmiah, maka saya akan berikan beberapa contoh karya ilmiah yang dapat anda jadikan referensi dalam pembuatan karya tulis ilmiah.

1.      Contoh karya ilmiah remaja

Klik disini

2.      Contoh karya ilmiah tugas akhir 

Klik disini

3.      Contoh karya ilmiah hasil praktek

Klik disini

4.      Contoh karya ilmiah skripsi

Klik disini

5.      Contoh karya ilmiah thesis

Klik disini

Demikianlah Pengertian Karya Ilmiah dan Contoh Karya Ilmiah, semoga bermanfaat.

Karya Tulis Ilmiah : Contoh Karya Tulis Ilmiah

contoh surat izin tidak masuk sekolah

Pengertian Karya Tulis Ilmiah dan Contoh Karya Ilmiah

Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang apa itu karya tulis ilmiah dan berbagai contoh karya tulis ilmiah yang bisa anda download secara gratis. Dalam menulis karya ilmiah memang diperlukan suatu keahliah dalam bidang menulis. Selanjutnya aktivitas menulis itu tidak bisa dipisahkan dengan tradisi membaca karena kita mendapat inspirasi dan ide untuk menuliskan sesuatu salah satunya dari membaca. Oleh karenanya bagi remaja, lebih baik dikembangkan aktivitas membaca terlebih dahulu, baru kemudian aktivitas menulis. Baiklah langsung saja mari kita bahas tentang pengertian karya tulis ilmiah dan contoh karya tulis ilmiah.

Pengertian Karya Tulis

Karya tulis mempunyai banyak ragam tergantung dari tujuan, manfaat, sumber penulisan, dan aspek-aspek lainnya. Berdasarkan sumbernya, secara umum karya tulis dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu karya fiksi (tidak ilmiah) dan non fiksi (ilmiah). Karya fiksi merupakan karya tulis yang sumbernya semata-mata imajinasi, fantasi, atau rekaan dari si penulis. Tujuan orang menulis fiksi biasanya untuk menghibur atau bisa jadi untuk mengungkapkan isi hati penulis. Karya sastra merefleksikan situasi masyarakat tertentu. Contoh dari karya tulis jenis ini adalah karya sastra: novel, cerpen, puisi, dan lain-lain.

Karya Tulis Ilmiah : Contoh Karya Ilmiah

Pengertian Karya Ilmiah

Karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan tertentu. Jenis-jenis karya ilmiah antara lain: karangan ilmiah, laporan penelitian, makalah atau paper, artikel, dan lain-lain. Barangkali anda sering mendapat tugas dari guru untuk membuat karangan, makalah, atau paper sewaktu menempuh pelajaran tertentu. Ini artinya anda sudah pernah membuat karya ilmiah.

Pengertian Karya Tulis Ilmiah

Karya tulis ilmiah dapat didefinisikan sebagai laporan tertulis tentang (hasil) suatu kegiatan ilmiah. Definisi yang lebih kompleks dapat dikemukakan bahwa pengertian karya tulis ilmiah adalah suatu tulisan yang membahas suatu masalah berdasarkan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data yang didapat dari suatu penelitian, baik penelitian lapangan, tes laboratorium, ataupun kajian pustaka yang didasarkan pada pemikiran (metode) ilmiah yang logis dan empiris.

Karya tulis ilmiah dapat dipilah dalam dua kelompok yaitu: (a) karya tulis ilmiah yang merupakan laporan hasil pengkajian/penelitian, dan (b) karya tulis ilmiah yang berupa tinjauan/ulasan/ gagasan ilmiah. Meskipun keduanya berbeda, namun sebagai tulisan yang bersifat ilmiah terdapat beberapa ciri yang menunjukkan kesamaan antara lain:Contoh karya tulis ilmiah dan pengertian karya ilmiah

  1. hal yang dipermasalahkan berada pada kawasan pengetahuan keilmuan
  2. kebenaran isinya mengacu kepada kebenaran ilmiah
  3. kerangka sajiannya mencerminan penerapan metode ilmiah
  4. tampilan fisiknya sesuai dengan tata cara penulisan karya

Untuk memperjelas ulasan mengenai karya ilmiah anda dapat melihat beberapa contoh karya ilmiah dibawah ini.

Jenis Karya Tulis Ilmiah

Seperti yang sudah saya sampaikan pada postingan terdahulu tentang macam-macam karya tulis ilmiah, Karya tulis ilmiah dapat disajikan dalam bentuk laporan penelitian, artikel ilmiah di jurnal, artikel ilmiah popular di media massa, makalah seminar, buku, diktat, modul, maupun karya terjemahan. Dengan demikian terdapat banyak pilihan bagi guru dalam mengembangkan profesinya melalui karya tulis ilmiah. Tidak ada salahnya pada tulisan ini saya jabarkan lagi secara singkat jenis-jenis karya tulis ilmiah.

  1. Makalah atau paper merupakan rumusan atau simpulan pemikiran sebagai hasil telaah atau pengkajian sederhana dari sebuah referensi bacaan, pemikiran tokoh, ilmuwan atau penulis sebelumnya. Karya ilmiah jenis ini biasa diberikan oleh dosen atau guru kepada mahasiswa atau siswanya. Tujuannya biasa untuk memberikan ruang bagi peserta didik dalam menuangkan gagasan ilmiahnya untuk mengasah kemampuan intelektualnya dalam menanggapi permasalahan yang berkembang. Makalah biasanya disajikan dalam forum seminar, lokakarya, workshop dan sejenisnya.
  2. Laporan praktikum biasanya merupakan laporan tertulis dari serangkaian kegiatan praktikum yang telah dilakukan oleh seorang atau sekelompok siswa. Dalam menuliskan laporan unsur kronologis menjadi sangat penting karena praktik kerja baik di lapangan maupun di laboratorium terdiri dari tahapan-tahapan yang sistematis yang harus dilaporkan secara sistematis juga. Dengan demikian penulisan laporan praktikum dituntut untuk menyampaikan sebuah kegiatan secara sistematis, runtut dan terperinci.
  3. Artikel merupakan gagasan tertulis dari penulis tentang suatu permasalahan yang didasarkan pada kajian pustaka atau hasil penelitian. Artikel merupakan diseminasi pemikiran dari ahli atau seseorang yang secara intens mengamati permasalahan tertentu (pengamat). Artikel hampir mirip dengan makalah, yang membedakan adalah ruang publikasinya. Apabila makalah disampaikan dalam forum seminar atau workshop, artikel dipublikasikan di media massa baik jurnal ilmiah atau media massa (koran atau majalah, yang biasa disebut artikel ilmiah populer). Artikel dapat ditulis dalam berbagai bentuk yaitu opini, essay atau feature. Opini merupakan gagasan pribadi penulis, sedangkan essay merupakan karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang penulisnya (Kamus Besar Bagasa Indonesia, 2005: 308). Sedangkan feature merupakan bentuk penulisan artikel yang berupa berita.
  4. Tugas akhir baik skripsi (tingkat S1), thesis (S2) atau disertasi (S3) merupakan karya ilmiah yang ditujukan untuk mengakhiri studi di perguruan tinggi. Tugas akhir biasanya berupa hasil penelitian dari bidang tertentu (sesuai jurusan atau program studi yang diambil) yang kemudian diujikan secara lisan untuk memperoleh derajat kelulusan dan kelayakan karya tersebut.

Kumpulan Contoh karya ilmiah

Untuk memperdalam dalam mempelajari tentang karya ilmiah, maka saya akan berikan beberapa contoh karya ilmiah yang dapat anda jadikan referensi dalam pembuatan karya tulis ilmiah.

1.      Contoh karya ilmiah remaja

Klik disini

2.      Contoh karya ilmiah tugas akhir 

Klik disini

3.      Contoh karya ilmiah hasil praktek

Klik disini

4.      Contoh karya ilmiah skripsi

Klik disini

5.      Contoh karya ilmiah thesis

Klik disini

Demikianlah Pengertian Karya Ilmiah dan Contoh Karya Ilmiah, semoga bermanfaat.

Jenis Karya Tulis Ilmiah

Jenis Karya Tulis Ilmiah

Karya tulis ilmiah dapat dipilah dalam dua kelompok yaitu: (a) karya tulis ilmiah yang merupakan laporan hasil pengkajian/penelitian, dan (b) karya tulis ilmiah yang berupa tinjauan/ulasan/ gagasan ilmiah. Meskipun keduanya berbeda, namun sebagai tulisan yang bersifat ilmiah terdapat beberapa ciri yang menunjukkan kesamaan. Hal ini sebenarnya sudah saya sampaikan pada postingan yang lalu tentang Karya Tulis Ilmiah, akan tetapi tidak ada masalah jika saya ulas lagi untuk mengingatkan para pembaca, hal tersebut antara lain:

  1. hal yang dipermasalahkan berada pada kawasan pengetahuan keilmuan
  2. kebenaran isinya mengacu kepada kebenaran ilmiah
  3. kerangka sajiannya mencerminan penerapan metode ilmiah
  4. tampilan fisiknya sesuai dengan tata cara penulisan karya

Jenis – Jenis Karya Tulis Ilmiah

Karya tulis ilmiah dapat disajikan dalam bentuk laporan penelitian, artikel ilmiah di jurnal, artikel ilmiah popular di media massa, makalah seminar, buku, diktat, modul, maupun karya terjemahan. Dengan demikian terdapat banyak pilihan bagi guru dalam mengembangkan profesinya melalui karya tulis ilmiah.

A.    Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian

Karya tulis ilmiah penelitian yang diprioritaskan bagi guru adalah penelitian  yang terkait langsung dengan tugas pokok dan fungsinya serta berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Dalam hal ini terdapat dua macam penelitian yang dapat dilakukan sesuai tujuan tersebut yaitu: (a) penelitian eksperimen, dan (b) penelitian tindakan kelas (PTK). Lebih lengkap baca disini “Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian

B.    Makalah Ilmiah dalam Forum Seminar

Makalah ilmiah adalah kajian atau ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri yang disajiakan dalam bentuk tulisan. Seperti halnya karya tulis lainnya, makalah harus mengandung permasalahan yang menuntut pemecahan, adanya prosedur atau metode pemecahan masalah dan adanya kesimpulan pembahasan. Berdasarkan prosedur pemecahan masalah, dapat dibedakan dua jenis makalah yakni makalah deduktif atau makalah yang pemecahan masalahnya didasarkan atas berpikir rasional dan atau melalaui telaah kepustakaan, dan makalah induktif atau makalah yang pemecahan masalahnya didasarkan atas berpikir empiris melalui data dan fakta yang diperoleh dari lapangan.

Dilihat dari sisitematikanya, pada umumnya makalah terdiri dari: abstrak, pendahuluan, permasalahan, pembahasan masalah, dan kesimpulan dan saran.

Abstrak merupakan ringkasan makalah yang berisi antara lain: penjelasan masalah, prosedur penulisan dan kesimpulan bahasan. Dalam makalah hasil penelitian, abstrak biasanya terdiri dari tiga paragrap dengan spasi tunggal. Paragrap pertama mengemukakan tujuan penelitian, paragrap kedua mengemukakan metode penelitian, dan paragrap ketiga mengemukakan hasil penelitian.

Pendahuluan sifatnya adalah mengantarkan pembaca kepada isi uraian makalah agar para pembaca mempunyai gambaran dan bagaimana isi makalah tersebut. Dalam pendahuluan ini dikemukakan latar belakang penulisan makalah, maksud dan tujuan penulisan, metode atau prosedur penulisan, isi keseluruhan makalah, dan jika perlu sumber-sumber yang digunakan sebagai bahan penulisan.

Bagian permasalahan menjelaskan pentingnya tema atau judul makalah, perumusan masalah, pembatasan lingkup permasalahan (dalam konteks apa pertanyaan tersebut dibahas), dan jika dipandang perlu dijelaskan beberapa istilah yang digunakan dalam permasalahan tersebut.

Pembahasan masalah membahas secara sistematis berbagai alternatif pemecahan, yaitu diikemukakan argumentasi jawaban setiap pertanyaan yang diajukan. Apabila dalam permasalahan diajukan tiga pertanyaan yang mendasar, maka ada tiga bagian pembahasan masalah. Setiap bagian permasalahan mengandung berbagai kemungkinan jawaban yang mendekati kebenaran disertai argumentasinya. Pada makalah deduktif, alternatif jawaban masalah didukung oleh beberapa teori ilmiah dan pendapat dari para ahli sehingga diperlukan kutipan-kutipan  dari berbagai literartur yang dijadikan acuan sumber penulisan. Adapun pada makalh induktif jawaban masalah didasarkan atas bukti-bukti empiris yang diperoleh dari lapangan baik hasil pengalaman sendiri maupun hasil studi dari penelitian orang lain.

Kesimpulan pembahasan adalah sintesis dari semua alternatif jawaban yang telah dibahas. Kesimpulan bukanlah ringkasan jawaban, melainkan generalisasi dari semua alternatif jawaban, oleh karenanya harus konsepsional dalam bentuk pernyataan-pernyataan ilmiah. Saran yang disampaikan harus konsepsional, bukan teknis operasional dan jelas kepada siapa saran tersebut ditujukan. Sedangkan pada bagian akhir makalah tuliskan daftar pustaka yang dijadikan bahan penulisan. Apabila terdapat lampiran, tempatkanlah setelah daftar pustaka.

Peluang guru untuk menulis makalah ilmiah dalam forum seminar amatlah besar. Sebagian besar seminar-seminar terutama bidang pendidikan yang dipublikasikan baik melalui media cetak, radio, brosur maupun lewat website internet memberikan kesempatan kepada peserta untuk berpasrtisipasi sebagai pemakalah. Dalam brosur seminar bisa didapatkan topik-topik sebagai pijakan dalam membuat makalah sesuai dengan yang diharapkan oleh panitia. Disamping itu dapat pula ditemukan panduan untuk menulis makalah yang akan dimasukkan dalam prosiding seperti tata tulis, jumlah halaman maupun prosedur pengirimannya.

Terdapat berbagai macam pola pengiriman makalah penyerta. Ada panitia yang menghendaki pemakalah untuk mengirimkan abstrak terlebih dahulu untuk diseleksi kelayakannya, baru kemudian mengirimkan naskah lengkap, namun ada yang meminta naskah lengkap mulai dari pertama. Kemajuan teknologi informasi (misalnya melalui e-mail) tidak menjadi penghambat bagi guru untuk mengirimkan makalah tepat waktu ke mana saja.

Apabila guru hendak berpartisipasi sebagai pemakalah dalam seminar hendaklah ia: (a) rajin mencari informasi tentang seminar-seminar yang akan diadakan baik melalui media cetak, elektronik, brosur, informasi dari teman maupun informasi lewat internet, (b) susunlah makalah sesuai dengan kaidah ilmiah dan kirimkan segera kepada panitia seminar. Jangan lupa sertakan soft copy atau file dan pastikan file tersebut dapat dibaca oleh komputer panitia, (c) konfirmasilah kepada panitia tentang ”nasib” makalah yang kita kirimkan, dan (d) persiapkan presentasi.

C.    Karya Tulis Ilmiah dalam Jurnal  Ilmiah

Pada prinsipnya penyusunan artikel ilmiah yang akan disajikan dalam jurnal ilmiah relatif sama dengan makalah ilmiah yang akan disajikan dalam forum seminar. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah ”karakteristik” jurnal yang akan dituju. Hal ini penting agar naskah yang telah disusun tidak salah alamat. Dilihat dari bidangnya dapat dijumpai jurnal-jurnal bidang agama, ekonomi, hukum, keolahragaan, kependidikan, kesehatan, IPA/Sains, Pertanian, Psikologi, Sastra dan Filsafat, Seni, Sosial dan Humaniora, serta Teknik dan Rekayasa. Jurnal kependidikanpun tidak dapat disamakan semua. Terdapat jurnal kependidikan yang berkonsentrasi pada aspek pembelajaran semata, evaluasi, penelitian, manajemen, bidang studi (teknik mesin, sejarah, bahasa inggris) dan sebagainya. Terdapat pula jurnal yang khusus menyajikan hasil-hasil penelitian semata, tetapi ada pula jurnal yang mewadahi hasil-hasil pernelitian maupun pemikiran-pemikiran konseptual. Sedangkan dilihat dari derajat akreditasinya jurnal ilmiah dapat dikategorikan menjadi jurnal ilmiah terakreditasi dan jurnal ilmiah tidak terakreditasi.

Hal yang tidak boleh dilupakan adalah penyesuaian  tulisan terhadap ”gaya selingkung” dari jurnal yang dituju.  Dalam hal ini biasanya di bagian akhir jurnal selalu dicantumkan ketentuan bagi pengirim naskah ataupun petunjuk bagi calon penulis. Petunjuk bagi penulis tersebut merupakan panduan dalam mengajukan tulisan. Oleh karenanaya sangat penting bagi calon penulis untuk membaca jurnal terbitan terdahulu sebagai gambaran dalam menulis artikel ilmiah. Setelah artikel dikirim biasanya dalam beberapa waktu penulis akan mendapatkan kembali naskahnya dengan koreksi dari dewan redaksi. Jangan berputus asa, marah, sedih atau mengumpat bila mendapatkan coretan yang tak terkira banyaknya. Perbaiki dan segera kirimkan kembali untuk dapat dimuat pada penerbitan selanjutnya.

D.    Artikel ilmiah popular di media massa

Tulisan ilmiah popular yang umumnya dimuat di surat kabar dan majalah adalah ulasan atau kajian terhadap suatu persoalan yang hangat dibicarakan di masyarakat. Ulasan atau kajian tersebut dapat berisi pandangan, tanggapan, harapan, dan penilaian disertai dengan saran-saran pemecahannya. Cara menyajikan tulisan ini berbeda dengan tulisan dalam bentuk makalah dan hasil penelitian. Dalam artikel ini tidak diperlukan adanya kata pengantar, daftar isi, bahkan kepustakaan. Lebih lengkap baca disini “Artikel ilmiah popular di media massa

E.    Buku Pelajaran, Diktat dan Modul

Dalam aktifitas mengajar sehari-hari tentunya guru tidak akan asing dengan buku, diktat ataupun modul. Sangat ideal jika guru dapat membuat buku pelajaran yang sesuai dengan keahliannya, setidak-tidaknya membuat diktat atau modul dalam matapelajaran yang diajarkannya. Diktat merupakan kumpulan materti pelajaran yang telah diseleksi oleh guru dari beberapa sumber referensi lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran guru, sedangkan modul adalah paket pembelajaran mandiri dalam menguasai suatu kompetensi.

Beberapa langkah penting dalam menyusun buku, diktat atau modul antara lain: (1) pelajari terlebih dulu kurikulum yang berlaku, (2) kumpulkan bahan, data dan informasi yang diperlukan, (3) tentukan metode dan pendekatan penulisan, (4) mulailah menulis buku, diktat atau modul, (5) lakukan koreksi dan perbaikan.

Terdapat banyak pilihan bagi guru untuk mengembangkan profesinya melalui karya tulis ilmiah baik melalui penelitian, artikel ilmiah di jurnal, artikel ilmiah popular di media massa, makalah seminar, buku, diktat, modul, maupun karya terjemahan. Dimanfaatkan atau tidak pilihan tersebut akan sangat tergantung dari berbagai faktor. Sebagiaman teori menajemen menyatakan bahwa perilaku akan timbul diakibatkan oleh kemampuan, kemauan (motivasi), dan kesempatan, maka guru perlu jeli untuk menyatukan ketiga aspek tersebut menjadi suatu energi dahsyat yang akan menjadi motor bagi peningkatan kualitas diri dan profesinya. ( Makalah ini disampaikan pada Diklat karya Tulis Ilmiah Guru se-Purworejo, tanggal 24 Agustus 2008 )Jenis Karya Tulis Ilmiah

Demikianlah Jenis Karya Tulis Ilmiah yang dapat saya uraikan, terima kasih.

Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian

Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian

Karya tulis ilmiah penelitian yang diprioritaskan bagi guru adalah penelitian  yang terkait langsung dengan tugas pokok dan fungsinya serta berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Dalam hal ini terdapat dua macam penelitian yang dapat dilakukan sesuai tujuan tersebut yaitu: (a) penelitian eksperimen, dan (b) penelitian tindakan kelas (PTK).

Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian Eksperimen dan PTK

Beberapa permasalahan yang dapat dijadikan topik penelitian eksperimen maupun PTK antara lain:

  1. Masalah pembelajaran, antara lain masalah pengelolaan kelas, prosedur pembelajaran, model pembelajaran, pendekatan dan metode mengajar yang inovatif dan spesifik  sesuai dengan karakteristik bidang studinya (subject specific paedagogy),  serta interaksi dalam pembelajaran untuk mengatasi masalah belajar siswa seperti kesalahan-kesalahan belajar dan miskonsepsi.
  2. Pengembangan bahan ajar seperti modul, computer assisted learning, dan alat bantu/media pembelajaran seperti pengembangan alat peraga dan multimedia.
  3. Pemanfaatan sumber belajar, antara lain pemanfaatan perpustakaan baik cetak maupun elektronik, pemanfaatan internet, atau sumber belajar lain di luar kelas,
  4. Evaluasi proses dan hasil belajar, antara lain evaluasi otentik termasuk penilaian portofolio, evaluasi diagnostik siswa dengan tindakan pembelajarannya, serta pengembangan instrumen dan penggunaannya.

Penelitian eksperimen dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi atau data tentang akibat dari adanya suatu treatment atau perlakuan. Penelitian eksperimen dilakukan untuk mengetes suatu hipotesis dengan ciri khusus: (1) adanya variabel bebas yang dimanipulasi, (2) adanya pengendalian atau pengontrolan terhadap semua variabel lain kecuali variabel bebas yang dimanipulasi, dan (3) adanya pengamatan dan pengukuran terhadap variabel terikat sebagai akibat dari tindakan manipulasi variabel bebas.

Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian Tindakan Kelas

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah penelitian yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelas. Tujuan utama PTK adalah untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas, dan mencari jawaban ilmiah bagaimana hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan. Pada intinya PTK bertujuan untuk memperbaiki berbagai persoalan nyata dan praktis dalam peningkatan mutu pembelajaran di kelas yang dialami langsung dalam interaksi antara guru dengan siswa yang sedang belajar.

Umumnya laporan PTK menggunakan kerangka isi  yang terdiri dari bagian awal, bagian isi, dan bagian penunjang. Secara rinci kerangka tersebut adalah sebagai berikut:

Bagian Awal terdiri dari: (a) halaman judul; (b) lembaran persetujuan dan pernyataan dari kepala sekolah yang menyatakan keaslian tulisan dari si penulis; (c) pernyataan dari perpustakaan yang menyatakan bahwa makalah tersebut telah disimpan diperpustakannya, (d) pernyataan keaslian tulisan yang dibuat dan ditandatangi oleh penulis, (e) kata pengantar; (f) daftar isi, (bila ada : daftar label, daftar gambar dan daftar lampiran), serta (g) abstrak atau ringkasan.

Bagian Isi terdiri dari beberapa bab yakni: (Bab I) Pendahuluan yang menjelaskan tentang Latar Belakang Masalah, Perumusan Masalah dan Cara Pemecahan Masalah melalui rencana tindakan yang akan dilakukan, Tujuan dan Kemanfaatan Hasil Penelitian; (Bab II) Kajian /Tinjauan Pustaka yang berisi uraian tentang kajian teori dan pustaka yang menumbuhkan gagasan yang mendasari usulan rancangan penelitian tindakan; (Bab III) Metode Penelitian atau Metodologi Penelitian yang menjelaskan tentang prosedur penelitian; (Bab IV) Hasil penelitian dan pembahasan serta  mengemukakan gambaran tentang pelaksanaan tindakan, dimulai dari setting atau pengaturan siswa, penjelasan umum jalannya pembelajaran diikuti penjelasan siklus demi siklus; dan (Bab V) Simpulan dan Saran-Saran.

Bagian Penunjang yang pada umumnya terdiri dari sajian daftar pustaka dan lampiran-lampiran yang diperlukan untuk menunjang isi laporan. Lampiran utama yang harus disertakan adalah (a) semua instrumen yang digunakan dalam penelitian, terutama lembar pengamatan, b) contoh-contoh hasil kerja dalam pengisian/ pengerjaan instrumen baik oleh guru maupun siswa, (c) dokumen pelaksanaan penelitian yang lain seperti foto-foto kegiatan, daftar hadir, dan lain-lain.

Disamping disajikan dalam bentuk laporan, hasil penelitian dapat pula disajikan dalam bentuk artikel yang dapat dimuat dalam jurnal ilmiah. Berikut adalah contoh sistematika artikel hasil penelitian tindakan kelas yang akan dimuat di jurnal ilmiah.

Judul Artikel

Judul artikel penelitian ditulis secara informatif, memuat kata-kata kunci yang menggambarkan upaya perbaikan atau peningkatan kualitas pembelajaran.

Nama Penulis

Nama penulis dicantumkan tanpa disertai gelar akademik. Nama dengan gelar akademik lengkap dituliskan pada catatan kaki di halaman pertama.

Abstrak

Abstrak ditulis dalam satu paragraf, panjangnya tidak lebih dari 200 kata diketik dengan spasi tunggal dan format lebih sempit dari teks utama. Abstrak berisi uraian singkat tentang permasalahan, tujuan, metodologi penelitian dan temuan penelitian.

Pendahuluan

Pendahuluan karya tulis ilmiah tidak  harus diberi judul, ditulis langsung setelah abstrak. Bagian ini menyajikan secara singkat rasional penelitian, masalah dan tindakan pemecahan masalah, serta tujuan penelitian. Pada bagian ini dicantumkan landasan teori secara ringkas yang langsung menangani masalah yang diteliti, disertai rujukan pustaka yang terjamin otoritas penulisnya.

Metode Penelitian

Dalam bagian ini disebutkan: rancangan penelitian, subjek dan objek penelitian, instrumen, analisis/pengolahan data. Uraian disajikan secara singkat dalam beberapa paragraf.

Hasil dan Pembahasannya

Bagian ini merupakan bagian yang paling penting dalam artikel, yang menyajikan hasil penelitian dan pembahasannya. Uraian berisi temuan penelitian dan penjelasannya, baik yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif, didukung dengan tabel, grafik, gambar, skema, atau foto. Temuan penelitian harus berkaitan dengan masalah penelitian dan merupakan dasar untuk mengambil simpulan dan membuat saran.

Simpulan dan Saran

Simpulan disusun berdasarkan temuan dan sesuai dengan masalah. Simpulan merupakan jawaban singkat atas masalah penelitian. Saran disusun berdasarkan simpulan dan sebaiknya mengacu kepada tindakan praktis atau pengembangan penelitian lanjutan sebagai refleksi dari kegiatan pembelajaran untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

Daftar Pustaka

Bagian ini berisikan semua sumber pustaka yang digunakan dan diacu dalam badan artikel. Daftar pustaka karya tulis ilmiah ditulis sesuai dengan format tata tulis ilmiah dan diurutkan secara alfabetis menurut nama pengarangnya.Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian

Demikianlah Karya Tulis Ilmiah Hasil Penelitian beserta cara membuat laporannya, semoga bermanfaat.

Contoh Proposal Penelitian Terbaru

Contoh Proposal Penelitian Terbaru

Sebelum melakukan penelitian, hendaknya penulis membuat proposal. Dengan membuat proposal penelitian pembaca akan mendapat gambaran awal dari penelitian atau tulisan karya ilmiah yang akan dibuat. Proposal tersebut dapat menjelaskan tentang kegiatan yang menghasilkan rancangan atau produk yang dapat dipakai untuk memecahkan masalah-masalah aktual yang disebut Proposal Penelitian Pengembangan. Selain itu proposal juga sebagai telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan atau disebut Proposal Penelitian Kajian Pustaka.  Proposal juga digunakan dalam penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.

Usulan penelitian yang sering disebut Project Statement atau Research Proposal merupakan rencana penelitian mahasiswa yang hasilnya disusun dalam bentuk skripsi sebagai tugas akhir mahasiswa sebelum memperoleh gelar kesarjanaan (S-1) di Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, teknik penulisan proposal penelitian sangat penting sekali kita pelajari. Pada kesempatan kali ini saya (ruangguruku.com) akan berbagi tentang teknik penyusunan proposal penelitian. Sebelum kita menuju bagaimana cara atau teknik dalam penyusunan proposal penelitian, lebih baiknya anda mengerti dulu pengertian dari proposal bisa baca disini ” Pengertian Proposal“.

Teknik Penyusunan Proposal Penelitian

Ada beberapa bagian penting dalam penyusunan proposal penelitian atau proposal skripsi, diantaranya akan dijabarkan dibawah ini:

Contoh Proposal Penelitian

A. HALAMAN JUDUL

Halaman judul memuat : judul, jenis laporan, lambang Perguruan Tinggi, nama dan NIM, nama jurusan, nama program studi, nama perguruan tinggi dan tahun pengajuan.

  1. Judul Usulan Penelitian : Judul hendaknya dibuat singkat dan jelas, menggambarkan konsep dan topik dari penelitian dan menggambarkan adanya keterkaitan antara variable, lokasi penelitian dan tahun penelitian. Diketik dengan menggunakan huruf kapital, tidak boleh disingkat dan format ketikan dalam bentuk piramida terbalik ( V ).
  2. Jenis Laporan : Jenis laporan adalah usulan penelitian.
  3. Lambang Institusi Perguruan Tinggi
  4. Nama mahasiswa dan NIM
  5. Nama Jurusan
  6. Nama Program Studi
  7. Nama Perguruan Tinggi
  8. Tahun Pengajuan : Tahun pengajuan adalah tahun dimana usulan penelitian tersebut diajukan

B.   HALAMAN PERSETUJUAN

Halaman persetujuan memuat : judul usulan penelitian, persetujuan dosen pembimbing beserta tanda tangan dan waktu persetujuan

C.   DAFTAR ISI

Daftar Isi merupakan daftar yang menunjukkan isi bagian-bagian dalam skripsi maupun sub-sub bagiannya beserta nomor halamannya.

D.   ISI

Dibagian isi terdiri dari beberapa bab dan dari beberapa bab tersebut masih terdapat beberapa sub bab.

BAB I. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Masalah

Latar belakang memuat: gambaran tema permasalahan di lokasi penelitian yang akan dibahas dan berkaitan dengan penelitian yang akan dijalankan, diuraikan dari masalah yang luas ke arah masalah yang khusus. Oleh karena itu diperlukan data studi awal di lokasi tempat penelitian.

Ada 4 kriteria latar belakang yang baik:

  1. Adanya “seriousness of problem”,
  2. Adanya “sense of urgency” ( masalah yang harus segera ditangani
  3. Adanya “political will” (kebijaksanaan dari organisasi atau politis
  4. Adanya “manage – ability” ( direkomendasikan oleh pihak manajemen ).

Latar belakang ini juga harus mampu menjawab pertanyaan “mengapa memilih topik tersebut”

2. Perumusan Masalah

Perumusan masalah dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya yang tegas dan jelas, serta menggambarkan arah hubungan antar dua variabel atau lebih. Misalnya adakah, apakah, bagaimanakah, dan lainnya.

3.    Batasan Masalah

Batasan masalah adalah pembatasan ruang lingkup yang dilakukan dalam penelitian, dimana pembatasan tersebut meliputi: tema/topik, area atau wilayah yang diteliti, sumber informasi, lokasi penelitian serta waktu penelitian

4.    Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian meliputi :

a.    Tujuan Umum ; Meliputi tujuan yang akan dicapai secara menyeluruh yang dapat menjawab tema / judul penelitian

b.    Tujuan Khusus ; Meliputi jabaran atau rincian dari tujuan umum secara operasional sesuai dengan perumusan dan pembatasan masalah. Tujuan khusus akan menggambarkan hasil dan pembahasan yang akan diperoleh dari penelitian ini.

5.    Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian meliputi: 1) manfaat bagi pengguna (user), 2) pengembangan keilmuan dan 3) bagi peneliti, sehingga scara khusus hasil penelitian memberikan masukan bagi si peneliti, masyarakat, instansi terkait dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta diharapkan dapat dijadikan pertimbangan sebuah kebijakan

6.    Keaslian Penelitian

Keaslian penelitian mencerminkan kemampuan mahasiswa untuk menelusuri dan mengidentifikasi penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian yang dilakukannya.Setiap penelitian dilakukan dalam konteks lingkungan yang berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya, sekalipun penelitian tersebut merupakan replikasi penelitian sebelumnya. Pernyataan tentang keaslian penelitian meliputi identifikasi persamaan penelitian sebelumnya yang sangat relevan dan perbedaannya dengan penelitian yang akan dilakukannya.

Perbedaan dan persamaan penelitian dengan penelitian terdahulu dapat meliputi : kerangka teori, penerapan teori dalam situasi spesifik atau populasi khusus atau generalisasi teori pada populasi yamg lebih luas, kerangka konsep, rancangan penelitian, instrument penelitian, dan teknik analisis atau pemodelan data. Penyajiannya dapat dalam bentuk matriks persamaan dan perbedaan penelitian sebelunya.

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka merupakan penelusuran kepustakaan untuk mengidentifikasi makalah dan buku yang bermanfaat dan ada hubungannya dengan penelitian yang dilakukan serta merujuk pada semua hasil penelitian terdahulu pada bidang tersebut. Tinjauan pustaka disusun berdasarkan tujuan penelitian, pertanyaan penelitian dan masalah yang akan dipecahkan. Sumber yang dipakai dalam tinjauan pustaka harus disebutkan dengan mencantumkan nama penulis dan tahun terbit dengan model Vancouver. Format penyajiannya dimulai tinjuan teori untuk variabel independen, variabel dependen dan keterkaitan antar variabel yang diteliti dengan mengacu pada penelitian sebelumnya.

a. Landasan Teori

Landasan teori menguraikan kerangka teori yang merujuk pada referensi berbagai ahli tertentu maupun berbagai teori-teori yang ada yang nantinya akan mendasari hasil dan pembahasan secara detail, dapat berupa definisi-definisi atau model matematis yang langsung berkaitan dengan tema atau masalah yang diteliti. Teori-teori yang dirujuk harus mengacu pada variabel-variabel yang diteliti. Dimulai dari penjelasan tema, variabel independen dan variabel dependennya atau faktor-faktor yang diteliti serta dijelaskan teori-teori tersebut untuk mendukung hipotesis yang akan diajukan.

b.    Kerangka Teori

Kerangka teori terdiri dari teori-teori atau isu-isu dimana penelitian kita terlibat di dalamnya dan memberikan panduan pada saat peneliti membaca pustaka.Kerangka teori tidak dapat dikembangkan kalau peneliti belum mempelajari pustaka dan sebaliknya kalau peneliti belum mempunyai kerangka teori maka peneliti tidak akan dapat membaca pustaka dengan efektif.

c.    Kerangka Konsep Penelitian

Kerangka konsep penelitian merupakan operasionalisasi keterkaitan antar variabel-variabel yang berasal dari kerangka teori dan biasanya berkonsentrasi pada satu bagian dari kerangka teori. Kerangka konsep menggambarkan aspek-aspek yang telah dipilih dari kerangka teori untuk dijadikan dasar masalah penelitiannya. Jadi kerangka konsep timbul dari kerangka teori dan berhubungan dengan masalah penelitian yang spesifik.

d. Hipotesis

Hipotesis memuat : pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori atau tinjauan pustaka dan merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi. Hipotesis tidak selalu harus ada tergantung pada jenis dan tujuan penelitian. Oleh karena itu hipotesis harus diuji kebenarannya dan pengujiaannya harus mendasarkan pada kaidah-kaidah keilmuan (scientific methods) yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ciri-ciri hipotesis yaitu :

  1. Dinyatakan dalam bentuk pernyataan (statement) bukan kalimat tanya
  2. Hipotesis hendaknya berkaitan dengan bidang ilmu yang akan diteliti
  3. Hipotesis harus dapat diuji yaitu terdiri dari variable yang dapat diukur dan dapat dibanding-bandingkan sehingga diperoleh hasil yang obyektif
  4. Hipotesis hendaknya sederhana dan terbatas ( tidak menimbulkan perbedaan pengertian dan tidak terlalu luas sifatnya )

BAB III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian memuat : jenis penelitian, populasi dan sample penelitian, lokasi dan waktu penelitian, hubungan variable dan definisi operasional, instrumen penelitian, pengumpulan dan pengolahan data, metode analisis data dan keterbatasan

a.   Jenis Penelitian

Berisi langkah-langkah yang akan diambil untuk membuktikan kebenaran hipotesis.

b.    Populasi dan Sample

Berisi cara pengambilan sample, besar sample, cara pengumpulan sample, teknik penarikan sample.

Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian atau wilayah generalisasi yang terdiri dari subyek maupun obyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulan. Populasi bukan hanya orang, tetapi semua benda yang memiliki sifat atau cirri yang bisa diteliti.

Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut

c.    Lokasi dan Waktu Penelitian

Berisi mengenai tempat / lokasi penelitian beserta waktu yang dipergunakan melakukan penelitian

d.   Variabel

Berisi keterangan tentang variable atau factor yang diamati atau diteliti dalam suatu penelitian

e.    Definisi Operasional

Menjelaskan bagaimana suatu variable akan diukur serta alat ukur apa yang digunakan untuk mengukurnya. Definisi ini mempunyai implikasi praktis dalam proses pengumpulan data. Definisi operasional mendiskripsikan variable sehingga bersifat spesifik (tidak berintegrasi ganda), terukur, menunjukkan sifat atau macam variable sesuai dengan tingkat pengukurannya dan menunjukkan kedudukan variable dalam kerangka teoritis.

f.     Teknik Pengumpulan Data

Berisi cara pengumpulan data yang dapat berupa data primer maupun data sekunder. Berdasarkan caranya pengumpulan data dapat berupa observasi, wawancara langsung, angket, pengukuran / pemeriksanaan

g.    Instrument Penelitian

Instrument ( alat ukur ) penelitian dapat berupa kuesioner, cek list yang digunakan sebagai pedoman observasi dan wawancara atau angket

h.    Teknik Pengolahan Data

Berisi cara pengolahan data yang akan dilakukan peneliti sehingga data hasil penelitian dapat menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan penelitian

i.     Metode Analisis Data

Metode analisa data menjelaskan bagaimana seorang peneliti mengubah data hasil penelitian menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan penelitian. Kegiatan analisa data ini meliputi : persiapan, tabulasi dan aplikasi data. Pada tahap analisa data inidapat menggunakan uji statistik jika memang data dlam penelitian tersebut harus diuji dengan uji statistik

j.   Keterbatasan

Dalam setiap penelitian pasti mempunyai kelemahan-kelemahan dimana kelemahan tersebut ditulis dalam keterbatasan. Dalam bab ini disajikan keterbatasan peneliti secara teknis yang mungkin mempunyai dampak secara metodologis maupun substantif, seperti : keterbatasan pengambilan sampel, keterbatasan jumlah sampel, keterbatasan instrumen penelitian, keterbatasan waktu dan sebagainya

E.   DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka merupakan keterangan tentang bacaan yang dijadikan sebagai bahan rujukan dari penulisan skripsi. Dalam daftar pustaka dapat dimasukkan tentang pustaka dari buku teks, jurnal, artikel, internet atau kumpulan karangan lain.

F.    LAMPIRAN

Lampiran memuat : keterangan atau informasi yang diperlukan pada pelaksanaan penelitian seperti : peta, surat penelitian, kuesioner, atau data lain yang sifatnya melengkapi usulan atau proposal penelitian.

Nah demikianlah Teknik penyusunan proposal dan contoh proposal penelitian, semoga bermanfaat.