TEORI MENULIS : Pengertian Menulis, Unsur, dan Manfaat

contoh kata pengantar makalah agama pendidikan narkoba

TEORI MENULIS : Pengertian Menulis, Unsur, dan Manfaat

Menulis adalah menurunkan, menirukan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang, sehingga orang lain tersebut dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut, sehingga mereka dapat memahami bahasa dan gambaran grafik itu (Tarigan, 1985: 2). hal ini sejalan dengan Abdurrahman dan Waluyo (2000: 23) bahwa, menulis adalah penggambaran visual tentang pikiran, perasaan, dan ide dengan menggunakan bahasa tulis untuk keperluan komunikasi atau menyampaikan pesan tertentu.

Memiliki kemampuan menulis tentu saja memungkinkan manusia mengkomunikasikan ide, penghayatan dan pengalaman kepada orang lain. Kemampuan menulis ini dimiliki melalui latihan dan bimbingan yang intensif yang sudah mesti dilatihkan di sekolah dasar.

Pengertian menulis juga dikemukanan oleh Suparno dan Yunus (2007: 4) bahwa “menulis adalah aktivitas menyampaikan pesan dengan menggunakan tulisan sebagai medianya”.

pengertian-menulis-unsur-manfaat

Dengan demikian jelaslah antara menulis dan melukis lambang-lambang grafik sangat berbeda. Menurut Tarigan (1985: 24) bahwa:

Seseorang menulis bukan hanya melukiskan lambang-lambang grafik bahasa tertentu tetapi orang tersebut harus memahami makna dari lambang-lambang grafik tersebut. Sedangkan orang yang melukiskan lambang-lambang grafik tidak dituntut harus memahami arti dari lambang-lambang grafik yang dilukiskannya, karena lukisan bukan untuk dibaca orang lain melainkan untuk dinikmati keindahannya.

Menulis dapat dikatakan sebagai suatu proses berfikir dan menuangkan pikiran itu dalam bentuk karangan. Menurut Hernowo menulis adalah melahirkan perasaan atau pikiran dengan tulisan. Dengan demikian menulis adalah serangkaian kegiatan untuk mengemukakan pendapat atau ide atau gagasan dalam bentuk lambang bahasa tulis agar dapat dibaca oleh orang lain. Dalam menulis diperlukan adanya kompleksitas kegiatan untuk menyusun karangan secara baik karena melibatkan cara berfikir yang teratur dan berbagai persyaratan yang berkaitan dengan teknik penulisan. Persyaratan tersebut yaitu: (1) adanya kesatuan gagasan; (2) penggunaan kalimat yang jelas; (3) paragraf disusun dengan baik; (4) penerapan kaidah ejaan yang benar; (5) penguasaan kosa kata yang memadai. Berdasarkan uraian tersebut di atas, dapat didefinisikan menulis adalah serangkaian proses kegiatan yang kompleks yang memerlukan tahapan-tahapan dan menuangkannya ke dalam bentuk tulisan sehingga pembaca dapat memahami isi dari gagasan yang disampaikan.

Unsur-Unsur Menulis

Dalam membuat sebuah tulisan, diperlukan beberapa unsur yang harus diperhatikan. Menurut The Liang Gie, unsur menulis terdiri atas gagasan, tuturan, tatanan dan wahana.

  • Gagasan

Topik yang berupa pendapat, pengalaman atau pengetahan seseorang. Gagasan tergatung pada pengalaman masa lalu atau pengetahuan seseorang.

  • Tuturan

Merupakan pengugkapan gagasan yang dapat dipahami pembaca. Ada bermacam-macam tuturan, antara lain: deskripsi, persuasi, narasi, argumentasi dan eksosisi.

  • Tatanan

Tatanan adalah aturan yang harus diindahkan ketika mengungkapkan gagasan. Berarti menulis tidak sekedar menulis, harus mengindahkan aturan-aturan dalam menulis, misalnya penggunaan  ejaan yang tepat

  • Wahana

Wahana juga sering disebut dengan alat. Wahana berupa gramatika, kosakata dan retorika (seni memakai bahasa). Pada penulis pemula, wahana sering menjadi masalah. Mereka menggunakan kosakata, gramatika dan retorika yang masih seerhana dan terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut penulis harus memperkaya  yang belum diketahui artinya. Seorang penulis harus rajin menulis dan membaca.

Dari uraian di atas, dapat diketahui bahwa unsur-unsur menulis terdiri atas pengungkapan gagasan, tuturan yang digunakan penulis dalam menyampaikan tulisannya, tatanan dalam penulisan dan wahana yang berupa kosakata dan gramatika. Di mana untuk menciptakan tulisan deskipsi yang baik haruslah mencakup seluruh unsur-unsur tersebut.

Tujuan Menulis

Abdurrahman dan Waluyo (2000: 223) menyatakan bahwa “tujuan menulis siswa di sekolah dasar untuk menyalin, mencatat, dan mengerjakan sebagian besar tugas-tugas yang diberikan di sekolah dengan harapan melatih keterampilan berbahasa dengan baik”. Graves (dalam Akhadia, 1991 : 14-15) menyatakan bahwa, dengan menguasai keterampilan menulis siswa dapat:

(1) meningkatkan kecerdasannya, (2) mengembangkan daya inisiatif dan kreatif, (3) menumbuhkan keberanian dan (4) dapat mendorong motivasi anak untuk mencari dan menemukan informasi.

Dari beberapa tujuan menulis di atas, terlihat bahwa menulis adalah salah satu keterampilan yang mutlak harus dimiliki oleh anak sekolah dasar, sesudah keterampilan menyimak dan berbicara. Syafe’ie (1989: 256) menyatakan bahwa, kemampuan dan keterampilan baca tulis harus segera dikuasai oleh siswa karena kemampuan dan keterampilan ini secara langsung berkaitan dengan seluruh kegiatan proses belajar mengajar di sekolah dasar.

Menulis dapat dipandang sebagai rangkaian aktivitas yang fleksibel. Rangkaian aktivitas yang fleksibel maksudnya meliputi pra menulis, menulis draf, revisi penyuntingan, dan publikasi atau pembahasan. Perkembangan anak dalam menulis permulaan juga terjadi secara perlahan-lahan, dalam tahap ini anak perlu mendapat bimbingan dalam memahami dan menguasai cara mentransfer pikiran kedalam tulisan.

Manfaat Menulis

Menulis adalah suatu kegiatan yang mempunyai banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh penulis itu sendiri. Menurut Akhadyah, ada beberapa manfaat menulis, antara lain:

  1. Dengan menulis dapat lebih mengenali potensi yang ada pada diri yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang ditulis.
  2. Melalui menulis, dapat mengembangkan berbagai gagasan yang ingin dikemukakan dalam tulisan dalam bentuk teks.
  3. Dari menulis, dapat memperluas wawasan kemampuan dalam berfikir, baik dalam bentuk teoritis maupun dalam berfikir terapan.
  4. Permasalahan yang kabur, dapat dijelaskan dan dipertegas melalui kegiatan menulis.
  5. Melalui tulisan, dapat menilai gagasan sendiri secara objektif.
  6. Dengan menulis, dapat memotivasi diri untuk belajar dan membaca lebih giat. Penulis menjadi penemu atau pemecah masalah, bukan hanya sekedar menjadi penyadap informasi dari orang lain.
  7. Dengan menulis dapat membiasakan diri untuk berfikir dan berbahasa secara tertib.
  8. Memperluas dan meningkatkan pertumbuhan kosa kata.
  9. Meningkatkan kelancaran tulis menulis dan menyusun kalimat
  10. Sebuah karangan pada hakikatnya berhubungan bahasa dan kehidupan.
  11. Kegiatan tulis menulis meningkatkan kemampuan untuk pengaturan dan pengorganisasian.
  12. Mendorong calon penulis terbiasa mengembangkan suatu gaya penulisan pribadi dan terbiasa mencari pengorganisasian yang sesuai dengan gagasannya sendiri.

Berdasarkan pemaparan di atas, dapat diketahui bahwa dengan menulis, kita dapat mengenali potensi pribadi yang ada pada diri kita. Penulis akan memahami sampai di mana pengetahuan yang dikuasai tentang topik yang akan dtulis. Untuk lebih memantapkan hasil tulisannya, penulis harus mampu meningkatkan pemahaman dan pengetahuannya tentang topik yang ingin ditulis tersebut.

Menulis karangan sederhana pada dasarnya dituntut untuk memenuhi beberapa persyaratan dasar yang hampir sama saat kita ingin menulis karangan yang rumit. Dalam menulis sederhana diperlukan adanya pemilihan topik, membatasinya, mengembangkan gagasan, menyajikannya dalam paragraf atau kalimat yang tersusun secara logis, dan sebagainya. Walaupun demikian, kemampuan menulis bukan hanya dimiliki oleh orang yang berbakat saja. Kemampuan menulis dapat dimiliki oleh semua orang yang mau bersungguh-sungguh dalam berlatih dan berniat mengungkapkan gagasanya dalam bentuk tulisan.

Referensi Buku Pengertian Menulis, Unsur, dan Manfaat

[1] Yeti Mulyati, Keterampilan Berbahasa Indonesia SD.  (Jakarta: Universitas Terbuka, 2008), hal. 53

[2] Hernowo, Mengikat Makna, (Bandung: Kaifa, 2002), hal. 116

[3] The Liang Gie, Pengantar Dunia Karang Mengarang. (Yogyakarta: Liberty, 1992), hal. 17

[4] Sabarti Akhadiyah, et. All., Pembinaan Menulis Bahasa Indonesia. (Jakarta: Erlangga, 1994), hal. 1-2

Contoh CV Lamaran Kerja Pasti Diterima

Contoh CV Lamaran Kerja

Contoh CV lamaran kerja adalah dokumen yang berisi tentang informasi lengkap yang menunjukkan identitas diri, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, serta berbagai dokumen pendukung yang membuktikan keterampilan, seperti sertifikat.

CV singkatan dari Curriculum Vitae. Dibuat untuk keperluan melamar kerja. Seluruh orang yang hendak mencari kerja dan mengikuti seleksi lowongan kerja, wajib membuat CV. Dalam penulisannya, CV bisa ditulis secara manual maupun diketik. Namun di era modern seperti sekarang, CV dianjurkan diketik saja di komputer dan diprint secara rapi. Contoh CV Lamaran Kerja

Selain itu, dalam menyusun contoh CV lamaran kerja bisa dibuat dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris dan bahasa negara yang disyaratkan. Teknik penulisannya harus rapi, sesuai EYD dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Cara penulisan CV lamaran kerja yang baik

Sebelum membuat contoh surat lamaran kerja terdapat lampiran Curriculum Vitae, seorang pelamar kerja dilarang memberikan informasi palsu. Meski demikian, dengan tingginya tingkat 9persaingan di dunia kerja, banyak orang memalsukan CV nya. Biasanya pada bagian riwayat pendidikan dan sertifikat keterampilan yang ternyata palsu. Dokumen seperti ijasah dan sertifikat memang mudah sekali dipalsukan, sebab ada jasa yang menawarkan itu.

Sebuah CV lamaran kerja harus pula disusun secara runtut dan jelas. Terkadang, perusahaan mengharuskan pula dilampirkan surat lamaran kerja atau semacam essay yang untuk memaparkan mengenai visi-misi kenapa mau melamar kerja di perusahaannya.

Banyak orang yang gugur hanya pada tahapan menulis visi-misi ini. Biasanya karena kalimat-kalimat yang ditorehkan terkesan fiktif, klise dan berlebihan. Maka disarankan saat menulis untuk CV harus menggunakan kalimat lugas, apa adanya dan jujur.

Susunan kepenulisan dalam CV daftar riwayat hidup

Dalam membuat Curriculum Vitae, biasanya orang akan menyontek dari contoh CV (daftar riwayat hidup) yang sudah ada. Sumbernya kebanyakan dari internet. Namun belakangan mulai muncul jasa pembuatan CV, di mana ada seorang oknum yang menawarkan dirinya sanggup membuat CV yang sangat menarik, sehingga nantinya akan meluluhkan hati HRD untuk merekrut.

Namun bilamana tidak sanggup membayar jasa pembuatan CV itu, maka ada baiknya menyusun sendiri curriculum vitae ini. Dan usahakan untuk mengambil contoh CV yang baik dan benar sebagai rujukan contoh penulisannya.

Adapun CV yang baik dan benar, memiliki beberapa susunan penulisan, seperti:

  1. Judul
    Dalam CV yang baik, haruslah ada judul. Maksudnya adalah judul tujuan CV dibuat untuk apa. Misalnya tertulis “Curriculum Vitae” dan di bawahnya ada lagi tulisan “untuk Melamar Kerja Posisi Manager”.
  2. Rincian Data Diri
    Rincian data diri untuk contoh CV lamaran kerja berisi identitas yang sama dengan seperti di KTP. Berisi nama, tempat & tanggal lahir, alamat domisili, status kewarganegaraan, agama dan pekerjaan saat ini. Namun perlu pula ditambahkan kontak telepon dan e-mail.
  3. Riwayat Pendidikan
    Jangan lupa di dalam menulis CV (curriculum vitae) haruslah ada rincian mengenai riwayat pendidikan. Tulis selengkap-lengkapnya, pendidikan formal dan non formal yang pernah dijalani. Serta tulis tentang pendidikan terakhir yang telah dijalani dan sedang dijalani.
  4. Riwayat Pekerjaan
    Riwayat pekerjaan amat penting dimasukkan dalam format CV yang baik. Tuliskan saja pernah bekerja di perusahaan atau tempat mana (biasanya) sebelum resign dari tempat lama harus membuat surat pengunduran diri atau surat resign dan anda mendapat surat paklaring yang dibuat oleh suatu PT atau perusahaan yang menyatakan bahwa orang tersebut pernah bekerja menjadi karyawan/staff/dll. Jangan lupa sertakan pula jabatannya sebagai apa dan masa kerjanya berapa tahun.
  5. Uraian Pengalaman Kerja
    Jangan sampai menuliskan informasi palsu di sini. Jika memang merupakan fresh graduate yang belum punya pengalaman kerja maka kosongkan saja uraian ini dan sebutkan bahwa masih baru lulus sekolah, belum punya pengalaman. Namun di sini, untuk menarik perhatian pihak perekrut, sebaiknya bilang juga walau belum kerja tapi punya riwayat berorganisasi misalnya.
  6. Rincian Visi dan Misi
    Rincian visi misi amat penting dicantumkan dalam curriculum vitae. Memang kini mulai banyak perusahaan yang merekrut pegawainya dengan jalan seperti ini. Mengetahui sebenarnya apa yang ada dalam benak calon pegawainya. Biasanya di dalam rincian visi dan misi ini juga ditanyai mengenai harapan gajinya. Minta dibayar berapa kalau kerja di perusahaan tersebut.
  7. Penjelasan Keterampilan
    Jangan lupa untuk memberikan uraian mengenai keterampilan atau skill juga. Biasanya orang memiliki bakat dan keterampilan profesional maupun otodidak yang dibuktikan dengan sertifikat, piagam, piala atau bukti prestasi lainnya. Sebutkan saja dan bila memang piagamnya, maka lampirkan.
  8. Lampiran Sertifikat Pendukung
    Sertifikat pendukung dari balai pelatihan kerja atau dari lembaga kursus di bidang tertentu juga sangat penting dimasukkan dalam contoh CV lamaran kerja. Sebaiknya sertifikatnya cukup fotokopian, apalagi kalau lamaran kerjanya dikirim via pos. Kecuali bila mengikuti seleksi kerja walk in interview, ini sangat dianjurkan bawa sertifikat asli. Biar HRD lebih percaya.
  9. Lampiran Scan E-KTP dan Ijasah
    Jangan lupa memasukkan fotokopi E-KTP dan semua ijasah pendukung. Ijasah dari sekolah formal maupun non formal begitu penting dimasukkan. Namun untuk ijasah sekolah formal, biasanya hanya diminta yang ijasah terakhir saja.
  10. Amplop
    Inilah bagian terakhir dari format CV daftar riwayat hidup dalam lamaran kerja yang sering dilupakan. Setelah semua dokumen terkumpul, maka masukkan dalam amplop coklat atau amplop tertentu sesuai perintah. Beri keterangan tulisan di bagian luarnya mengenai identitas diri dan posisi lowongan yang dibidik.

Nah itulah 10 uraian mengenai contoh CV lamaran kerja yang bisa dipakai sebagai rujukan menulis. Sebelum menyusun curriculum vitae ini, pahami dulu betul-betul tiap langkahnya. Jangan sampai gagal kerja hanya karena ceroboh pada tahapan seleksi berkas ini. Kerapian, keruntutan dan keaslian Curriculum Vitae akan mencerminkan kompetensi yang dimiliki. Apakah memang layak bergabung di perusahaan tersebut atau tidak?

Contoh CV Daftar Riwayat Hidup di Perusahaan

CONTOH CV LAMARAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1

Contoh CV Daftar Riwayat Hidup Bahasa Inggis

CONTOH CV BAHASA INGGRIS

Contoh CV Fresh Graduate

Contoh CV Contoh Daftar riwayat hidup 2

Format Daftar Riwayat Hidup

CONTOH CV LAMARAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1

Download Contoh CV Format Doc

CONTOH CV LAMARAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP 2

Download

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Benar

contoh kata pengantar makalah agama pendidikan narkoba

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Baik dan Benar

Surat pengunduran diri adalah surat yang dibuat untuk menyatakan bahwa dirinya berhenti bekerja dari tempat atau instansi di mana ia bekerja, baik itu bekerja di perusahaan swasta ataupun bekerja di kantor pemerintahan. Adakalanya anda mengalami titik jenuh pada instansi tersebut dan anda memilih untuk resign dari kantor anda untuk mendapatkan pengalaman baru dan pendapatan baru yang lebih tinggi di luar. Atau mungkin anda kurang puas dengan gaji yang anda dapatkan sekarang dan ingin mencari tempat baru yang mampu menggaji anda lebih tinggi.

contoh surat pengunduran diri kerja terbaru

Apapun alasan anda resign dari pekerjaan yang lama, anda harus membuat yang namanya surat pengunduran diri dari kerja. Mengapa kita harus membuatnya? Secara attitude anda masuk membuat surat lamaran pekerjaan anda keluarpun juga harus ada surat pengunduran diri (pepatah orang timur, datang tampak muka, pergi tampak punggung).

Baca juga : Surat Izin Tidak Masuk

Etika yang benar memang seperti itu. Hal ini adalah wujud dari penghormatan terhadap perusahaan yang telah memberikan pekerajaan anda selama ini. Selain itu jika anda bekerja di perusahaan besar dan anda mengundurkan diri tanpa membuat surat bisa berakibat fatal, nama anda bisa diblacklist dari rekanan perusahaan tersebut.

Di bawah ini kami memberikan contoh surat pengunduran diri kerja yang baik dan benar untuk berbagai tempat dan posisi. Namun sebelum itu, tak lupa kami menyertakan uraian apa tujuan dan manfaatnya surat tersebut dibuat. Apa pentingnya?

Apa Manfaat Membuat Surat Pengunduran Diri?

Surat resign adalah sebuah jenis surat resmi yang isinya menyampaikan permohonan kepada atasan untuk berhenti dari pekerjaan. Pada saat anda mengajukan resign, anda harus membuat alasan yang masuk akal dan logis. Diusahakan alasan utama yang terdapat pada surat tersebut adalah tidak menyinggung perusahaan atas keputusan Anda tersebut, meskipun mungkin sebenarnya keputusan Anda untuk resign adalah karena perusahaan Anda tersebut tidak cukup memberikan gaji yang lebih tinggi atau kenyamanan kepada karyawannya.

1. Anda lebih terhormat dan profesional

Setiap keputusan yang Anda ambil harus dibarengi dengan adab dan nilai-nilai kesopanan, jangan pergi menghilang begitu saja. Apalagi dalam hal dunia kerja, ada berbagai peraturan dan etika perusahaan yang harus Anda taati.

Ketika Anda mengundurkan diri dengan cara yang baik, secara resmi, maka perusahaan akan menilai Anda sebagai pribadi yang bertanggung jawab, terhormat serta mempunyai etika dan tata krama. Beda halnya jika Anda minggat dari perusahaan tempat Anda bekerja tanpa surat pengunduran diri atau langsung kabur.

2. Memberikan Perusahaan kesempatan untuk mencari pengganti untuk mengisi posisi yang Anda tinggalkan

Surat resign atau surat pengunduran diri kerja diajukan biasanya sebelum waktu Anda mengundurkan diri. Misalnya, Anda ingin mengundurkan diri pada tanggal 30 Desember 2017, anda harus membuat surat resign sebelum tanggal tersebut, Anda harus sudah mengajukan surat pengunduran diri.

Dengan demikian perusahaan dapat mempersiapkan diri untuk mencari pengganti anda agar pekerjaan yang anda tinggalkan sudah ada yang mengganti sehingga perusahaan akan tetap berjalan selepas anda mengundurkan diri. Hal ini akan memberikan kesan baik pada anda, berbeda jika anda tiba-tiba kabur, perusahaan akan memandang anda orang yang tidak bertanggung jawab, dan akan berakibat negatif bagi nama anda di dunia pekerjaan.

Baca juga : Contoh Surat Lamaran Kerja

Jika Anda memiliki niat untuk mengundurkan diri dari pekerjaan (resign), berikut ini kami siapkan contoh surat resign dengan beberapa posisi; ada contoh surat resign kerja, resign hotel, pengunduran diri organisasi, resign bank, perusahaan, dengan berbagai alasan yang baik dan sopan serta resmi.

Contoh Surat Pengunduran Diri Dari Perusahaan

Kepada Yth,
HRD Manager (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini)
Di
Tempat

Melalui surat ini, saya (Nama Lengkap Anda) bermaksud untuk mengundurkan diri dari (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) sebagai (Jabatan terakhir anda di Perusahaan) terhitung sejak tanggal (tanggal pengunduran diri).

Saya mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bekerja di (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini). Saya juga memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) apabila terdapat kesalahan yang telah saya lakukan selama bekerja.

Saya berharap semoga (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) dapat terus berkembang dan selalu mendapatkan yang terbaik.

                                                                                                                 Jakarta, 12 Desember 2017
Hormat Saya,

                                                                                                                 (Nama Lengkap Anda)

Contoh Surat Pengunduran Diri Dari Organisasi

Kepada Yth :
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bangsa
Bapak Dr.H.Jaka Abraham Sitompul
Di Jakarta

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Dengan Hormat, kami sampaikan semoga Bapak Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bangsa dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT.

Bersama dengan surat ini, perkenankan saya menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

1Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya Kepada Bapak Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bangsa (PDB) yang memberi kepercayaan kepada saya untuk dapat menjadi bagian Pengurus Partai yang Bapak pimpin. Sebagai Ketua Majelis Partai Cabang DPC Partai Demokrat Bangsa Kabupaten Malang Masa Bakti 2012-2017, sesuai SK DPP Partai Demokrat Bangsa Nomor 56.06/SK/DPP.DP/DPC/V/2012.

Saya menilai PDB tetap harus konsisten memperjuangkan nilai-nilai moral, sosial dan budaya yang tengah mengalami krisis di bumi pertiwi yang tercinta ini. Saya pribadi akan selalu mendukung semangat perjuangan dalam hal ini.

Dengan demikian, dengan segala hormat kepada Bapak Ketua Umum PD, saya memohon pengertian Bapak bahwa mulai hari ini saya menyatakan Pengunduran Diri saya sebagai Ketua Majelis Partai Cabang DPC Partai Demokrat Bangsa Kabupaten Malang.

Keputusan yang sangat sulit ini memang perlu saya tetapkan agar saya dapat lebih fokus dalam memperjuangkan aspirasi politik yang saya yakini. Semoga Bapak dapat memahami keputusan saya ini, dan saya mohon keputusan ini tidak memutuskan tali persaudaraan dan tali silaturahmi diantara kita.

Terima kasih atas segala perhatian Bapak Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bangsa selama ini.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Salam Hormat,

H.Ahmad Syaiful Assegaf

(contohsurat.org)

Surat Pengunduran Diri Dari Jabatan

Malang, 8 Mei 2017

Yth. Kepala UPT K3L UIN Malang
Prof. dra. Chelsi Lestari, M.Si., Ph. D
Di Kampus UIN, Malang

Dengan hormat,
Melalui surat ini, saya Diana Ramadhani, bermaksud untuk mengundurkan diri dari UPT K3L UIN Malang sebagai karyawan per tanggal 12 Mei 2017 dikarenakan mendapatkan pekerjaan baru.

Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang pernah saya dapatkan untuk bekerja di UIN Malang, dan juga saya memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen UPT K3L UIN Malang jika terdapat kesalahan dan kekeliruan yang pernah saya perbuat selama saya bekerja.

Saya mengharapkan selalu UPT K3L UIN Malang dapat berkembang terus dan selalu menjadi yang terbaik. Demikian surat pengunduran diri ini saya buat, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Hormat Saya,
Diana Ramadhani (sharingkali.com)

Surat Pengunduran Diri Guru Sekolah

Kepada Yth.
Kepala SMK Negeri 2 Bekasi
Jln.Noenoeng Tisnasaputra Kahuripan Tawang Bekasi

Perihal          : Pengunduran Diri

Dengan Hormat,

Dengan Surat ini, saya yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : H. Halim Abdul Said,S.Kom,Gr.
Tempat, Tanggal lahir : Jeddah, 30 Oktober 1988
Jabatan : Guru Teknik Komputer dan Jaringan
NUPTK : 1362766668137003
Alamat : Kp. Cariwuh RT 003 RW 04  Kel. Majuasri Kec. Bintang,   Kab. Bekasi

Secara resmi terhitung semenjak hari Senin tanggal 11 September 2017 Tahun 2017 menyatakan untuk mengundurkan diri sebagai Guru Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 2 Bekasi dikarenakan sudah mendapatkan Surat Keputusan CPNS  80% sebagai Guru Garis Depan 2016 dengan No.SK 813/429 TAHUN 2017 ,TMT 01-08-2017 yang ditempatkan di Sulawesi Tenggara, Kolaka Timur Unit Kerja di SMK Negeri 1 Ueesi.

Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya oleh pihak SMK Negeri 2 Bekasi untuk dapat bekerja serta mengajar, yang mana saya banyak mendapatkan ilmu baik secara moril dan materi. Tidak lupa saya juga memohon maaf yang sebesar besarnya kepada Bapak Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Bekasi  dan kepada jajaran Komite, Guru, serta para staf SMK Negeri 2 Bekasi bilamana terdapat hal-hal yang tidak baik serta kurang berkenan yang saya lakukan selama saya bekerja.

Besar harapan saya bahwa SMK Negeri 2 Bekasi dapat menjadi sekolah yang  terus berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik dan terus melahirkan bibit-bibit unggul penerus bangsa.

Hormat Saya

Fakhru Rozi,S.Kom (sharingkali.com)

Contoh Surat Pengunduran Diri Doc

Download File Word disini Surat Pengunduran Diri Kerja DOC

Contoh CV :: Contoh Daftar Riwayat Hidup Yang Baik

Amplop Contoh Surat Lamaran Kerja

Contoh CV :: Contoh Daftar Riwayat Hidup Yang Baik

CV atau yang biasa disebut daftar riwayat hidup adalah salah satu syarat yang di gunakan untuk melamar pekerjaan. Contoh CV ini biasanya terdapat pada lampiran surat lamaran. CV ini sangat penting dalam melamar pekerjaan karena terdapat profil kita secara singkat. Intinya yang ada dalam CV ini adalah keterangan mengenai biodata, yang meliputi data diri, pendidikan, dan pengalaman kerja kita.

Contoh CV dibawah ini merupakan contoh daftar riwayat hidup yang harus ada agar dalam proses recruitmen pekerjaan dapat berjalan lancar dan anda dapat diterima di perusahaan atau instansi yang anda lamar.

Lihat : Contoh CV :: Contoh Daftar Riwayat Hidup

 

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

DATA PRIBADI
1. Nama Lengkap                  : ………………………………………….
2. Tempat, Tanggal Lahir    : ………………………………………….
3. Domisili                              : ………………………………………….
4. Jenis Kelamin                    : ………………………………………….
5. Agama                                : ………………………………………….
6. Status                                 : ………………………………………….
7. Tinggi / Berat Badan        : ………………………………………….
8. Telepon / Hp                     : ………………………………………….
9. E-mail                                : ………………………………………….

RIWAYAT PENDIDIKAN
A. Formal
1. (………) Lulus ………………………………..
2. (………) Lulus ………………………………..
3. (………) Lulus ………………………………..
4. (………) Lulus Universitas ………………………………..
5. (………) Lulus Universitas ………………………………..
B. Non Formal
1. (………) Lulus ………………………………..
2. (………) Lulus ………………………………..

KETERAMPILAN
1. Menguasai komputer ( MS Word, Excel )
2. Menguasai Bahasa Inggris dengan fasih

PENGALAMAN KERJA
1. PT. ……………………….., ……………….. s.d. ………………..
2. PT. ……………………….., ……………….. s.d. ………………..
3. PT. ……………………….., ……………….. s.d. ………………..

Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.
Bekasi,…………………
TTD
Nama

 

Contoh CV dalam bahasa Inggris

Ada juga perusahaan yang mengharuskan surat lamaran dan cv itu menggunakan bahasa Inggris, untuk mensiasati hal tersebut anda tidak usah khawatir karena ada beberapa website yang sudah menyiapkan template untuk membuat CV dengan menarik dan berbahasa inggris sebagai lampiran contoh surat lamaran kerja .

Contoh CV Contoh Daftar riwayat hidup

Langsung saja Contoh CV yang dapat anda buat secara online :

  1. https://www.livecareer.com/resume-builder
  2. https://cvmkr.com/
  3. https://www.kickresume.com/
  4. https://www.myperfectresume.com/
  5. http://www.onlinecvgenerator.com/

Contoh Judul Skripsi Tesis Pendidikan

contoh kata pengantar makalah agama pendidikan narkoba

Contoh Judul Skripsi Tesis Pendidikan

Skripsi merupakan salah satu karya ilmiah yang harus disusun oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat untuk mendapat gelar sarjana. Untuk jenjang S2 harus membuat karya ilmiah yang disebut tesis.

Sebagai bahan referensi untuk mencari judul skripsi pendidikan ataupun judul tesis pendidikan saya admin ruangguruku.com akan berbagi judul skripsi pendidikan (PTK dan lain-lain)

Pada kesempatan ini ada beberapa judul skripsi mengenai pendidikan yang termasuk jenis PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Untuk jenis PTK ini memang banyak dicari dan diminati oleh kalangan mahasiswa maupun kalangan pendidik sebagai salah satu syarat untuk kenaikan pangkat.

Berikut contoh judul skripsi pendidikan dan tesis yang saya kutip dari kampus UNY, saya pribadi berharap dan menghimbau kepada pembaca agar digunakan dengan semestinya. Tolong jangan di salah gunakan untuk kepentingan pribadi. Salam Pendidikan!!

Contoh Judul Skripsi Pendidikan PTK dan Tesis Pendidikan

Contoh Judul Skripsi dan tesis

Contoh Judul Skripsi Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan

Ade, Syarifah (2013) UPAYA PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI METODE EXPERIENTIAL LEARNING PADA SISWA KELAS X KAYU A SMK NEGERI 1 KALASAN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Argo , Yulan Indrajat (2013) PENINGKATAN PERCAYA DIRI MELALUI METODE JOURNAL WRITING PADA SISWA KELAS XI SMK N 1 DEPOK. Contoh judul skripsi S1 tesis

Arisatun , Manfangati (2013) HAMBATAN DAN STRATEGI PENYELESAIAN PEKERJAAN RUMAH (PR) PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 KARANGREJA TAHUN AJARAN 2012/2013. Contoh judul skripsi S1 tesis

Asih , Fitriani (2013) PERILAKU AGRESIF ANAK ASUH(Studi Kasus Pada Remaja di Panti Asuhan Islam Ibadah Bunda Yogyakarta). Contoh judul skripsi S1 tesis

Asih , Novianti (2013) KEMATANGAN KARIR SISWA KELAS XI SMA N 10 YOGYAKARTA DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Cahyu , Astriwi (2013) EVALUASI PELAKSANAAN BIMBINGAN PRA-NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA KECAMATAN MINGGIR SLEMAN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Dini Dwi , Permatasari (2013) FENOMENA CYBERBULLYING PADA SISWA SMA(LIMA SMA DI KOTA YOGYAKARTA). Contoh judul skripsi S1 tesis

Diyah , Kurniasih (2013) STRES DAN STRATEGI COPING LANSIA PENSIUNAN PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) DI KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Edwin , Triyanto (2013) PENINGKATAN PENERIMAAN DIRI MELALUI METODE CERITA PADA ANAK PANTI ASUHAN DARUL YATAMA SLEMAN YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Endah Widya , Prawesti (2013) KONSEP DIRI MAHASISWA PELAKU SEKS BEBAS. Contoh judul skripsi S1 tesis

Evy , Verdiawati (2013) HUBUNGAN ASERTIVITAS DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 KOTA MUNGKID, MAGELANG. Contoh judul skripsi S1 tesis

Firla , Dyah Lutvitasari (2013) PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TENTANG KECERDASAN INTERPERSONAL DALAM LAYANAN BIMBINGAN PRIBADI SOSIAL PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 MLATI. Contoh judul skripsi S1 tesis

Hilda , Melyza Hanum (2013) PENGEMBANGAN INVENTORI KECERDASAN SOSIAL PADA SISWA SMA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Ihsanuddin , Rifai (2013) HUBUNGAN ANTARA LOCUS OF CONTROL INTERNAL DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS XI DI SMK MUHAMMADIYAH 1 WATES TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Contoh judul skripsi S1 tesis

Iis Kukuh , Prasetyo (2013) UPAYA PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) PADA SISWA KELAS VIIID DI SMP N 3 MANISRENGGO. Contoh judul skripsi S1 tesis

Ikmal , Hafiz Akhadi (2013) PERILAKU SEKSUAL ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH DAN BELAJAR (RSB) DIPONEGORO TAHUN 2012. Contoh judul skripsi S1 tesis

Laely Eri , Pratiwi (2013) HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DENGAN IMPULSIVE BUYING PADA REMAJA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Lusi , Andriyani (2013) PENINGKATAN KESADARAN ANTI-BULLYING MELALUI TEKNIK SOSIODRAMA PADA SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 1 MUNTILAN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Natalia , Putri Sejati (2013) HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2010 UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Nindya , Wijayanti (2013) STRATEGI COPING MENGHADAPI STRES DALAM PENYUSUNAN TUGAS AKHIR SKRIPSI PADA MAHASISWA PROGRAM S1 FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Nisa , Adika (2013) HUBUNGAN ANTARA LOCUS OF CONTROL DAN MORAL REASONING DENGAN PERILAKU MENCONTEK PADA SISWA SMA NEGERI 1 WONOGIRI. Contoh judul skripsi S1 tesis

Nurul , Rintakawati (2013) PENGEMBANGAN INVENTORI KESIAPAN KERJA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN JURUSAN AKUNTANSI. Contoh judul skripsi S1 tesis

Otia , Nilamayta (2013) IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK PERTENTANGAN ANTARA ANAK DAN ORANG TUA DALAM PEMILIHAN JURUSAN PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 SANDEN. Contoh judul skripsi S1 tesis

Pandu , Kusumanggoro (2013) HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DAN ETOS KERJA DENGAN BURNOUT PADA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KABUPATEN BANTUL. Contoh judul skripsi S1 tesis

Pramesti , Ayuningtyas (2013) EVALUASI KINERJA KONSELOR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) SE-KABUPATEN BANTUL. Contoh judul skripsi S1 tesis

Rifal , Ernandi Nugroho (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR MELALUI METODE GYROSCOPE PADA SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 CAWAS. Contoh judul skripsi S1 tesis, Fakultas Ilmu Pendidikan UNY.

Septiana , Army .D (2013) AKULTURASI PSIKOLOGIS MAHASISWA MINANGKABAUTERHADAP BUDAYA YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 tesis

Tri , Widiyani (2013) PENGEMBANGAN MODUL LAYANAN BIMBINGAN PRIBADI TENTANG KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK SISWA KELAS IX SMP N 5 WATES. Contoh judul skripsi S1 tesis

Wahyu , Prajawati (2013) SIKAP ORANGTUA TERHADAP ANAKNYA YANG MENYANDANG RETARDASI MENTAL. Contoh judul skripsi S1 tesis

Judul Skripsi Jurusan Administrasi Pendidikan

AGUS, SETIAWAN (2012) PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA DAN PRESTASI BELAJAR KOMPETENSI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN TERHADAP MINAT MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI SISWA SMK N 7 YOGYAKARTA TAHUN 2012/2013. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ardian, Yunaryo (2012) IMPLEMENTASI KURIKULUM TI NGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR MASJID SYUHADA’ YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ardian, Yunaryo (2012) IMPLEMENTASI KURIKULUM TI NGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR MASJID SYUHADA’ YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ardian, Yunaryo (2012) IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR MASJID SYUHADA’ YOGYAKARTA.

Aris, Suharyadi (2012) IMPLEMENTASI E-LEARNING DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA.

Danu Cahyo , Seputro (2012) PERSEPSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP TUGAS POKOK DAN FUNGSI (TUPOKSI) KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE–UPT WILAYAH YOGYAKARTA UTARA.

Faisal, Hariadi (2012) KUALITAS PELAYANAN SIRKULASI PERPUSTAKAAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN 2012. Contoh judul skripsi S1 UNY

Guntur , Gunawan (2012) PERSEPSI GURU TERHADAP SUPERVISI PENGAWAS DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALNYA DI SMA NEGERI SE-POKJA 3 KABUPATEN SLEMAN.

Mei, Hidayati (2012) PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SMP NEGERI 1 TURI KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2011. Contoh judul skripsi S1 UNY

Pamuji, Triyono (2012) MANAJEMEN PENYELENGGARAAN PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 KALASAN.

SITI HARDYANTI, PATIMAH (2012) PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN NANGGULAN KABUPATEN KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

Sandy Bangkit, Laksono (2012) PERSEPSI DAN HARAPAN ORANG TUA TERHADAP SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 KALASAN SEBAGAI RINTISAN SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL.

Siti Hardyanti, Patimah (2012) PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN NANGGULAN KABUPATEN KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

Tiara , Puspitarini (2012) MANAJEMEN PEMBINAAN KURIKULER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH INKLUSI SD NEGERI GEJAYAN TAHUN AJARAN 2011/2012.

Widiastuti, Widiastuti (2012) PERSEPSI GURU SD PASCA SERTIFIKASI TERHADAP KETERAMPILAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBINAAN KINERJA GURU SEKECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL.

Yuni , Ratnawati (2012) KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR SE KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL.

 

Contoh Judul Skripsi Jurusan Filsafat Sosiologi dan Pendidikan

AMIN, AMIN (2012) PENERAPAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SDN BABARSARI DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Amin, Amin (2012) PENERAPAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SDN BABARSARI DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Berti , Widuri (2012) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUDA SARJANA PENGGERAK PEMBANGUNAN DI PEDESAAN (PSP3) DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

Dodi Ardi , Kurniadi (2012) PELAKSANAAN PROGRAM EVALUASI DIRI SEKOLAH (EDS) DI SMP NEGERI 2 TEMPEL.

EVI ROVIKOH, INDAH SAPUTRI (2012) DINAMIKA KULTUR DALAM KEHIDUPAN SEKOLAH DENGAN STATUS RINTISAN BERTARAF INTERNASIONAL DI SMP 2 BREBES. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ferdinand, B Tokan (2012) PARTISIPASI WARGA SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF DI SD NEGERI GEJAYAN. Contoh judul skripsi S1 UNY

Ichda Satria Figraha , Arrozy (2012) UPAYA PENINGKATAN SIKAP ASERTIF MELALUI SOSIODRMA PADA SISWA KELAS X.1 ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK SUDIRMAN 1 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2011/2012.

Ina , Maulida (2012) PERSEPSI SISWA TERHADAP IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008DI SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA. Contoh judul skripsi S1 UNY

Juni , Triwahyu (2012) GAMBARAN BUDAYA SEKOLAH PADA RINTISAN SEKOLAH DASAR BERTARAF INTERNASIONAL DI SD NEGERI 4 WATES KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

RETNO SETYA, PUTRI (2012) PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROSES KEBIJAKAN MUTU SEKOLAH DI SD KANISIUS KADIROJO KALASAN. Contoh judul skripsi S1 UNY

Rani , Widiowati (2012) KEBIJAKAN REGROUPING DAN RESILIENSI SEKOLAH PASCA ERUPSI MERAPI DI SD NEGERI UMBULHARJO 2.

Redi , Susanto (2012) EFEKTIVITAS PROGRAM SEKOLAH PENYELENGGARA PENDIDIKAN INKLUSIF DI SDN GIWANGAN.

Sony Ferry , Andiyansyah (2012) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH TERBUKA DI SMP TERBUKA KANDANGHAUR INDRAMAYU JAWA BARAT.

Contoh Judul Skripsi Jurusan PGSD, PAUD dan PGTK

Aini, Ulya Nurul (2013) IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SD NEGERI KRATON YOGYAKARTA.

Airin Setyarini, (2013) UPAYA MENINGKATKAN PERHATIAN SISWA MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA WAYANG ANGKREK PADA SISWA KELOMPOK B2 TK ASSA’ADAH BALEDONO PURWOREJO.

Aisyah Umi Lathifah, (2013) HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI PROFESIONAL DENGAN KINERJA GURU DI TAMAN KANAK-KANAK SE-KECAMATAN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN.

Amirudin, – (2013) PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISWA KELAS V SD SE GUGUS 3 KARANGSARI PENGASIH KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

Apriani , Purwanti (2013) PENINGKATAN KECERDASAN INTRAPERSONAL ANAK MELALUI KEGIATAN BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA KELOMPOK A DI TK PKK 21 KRANDOHAN SEWON BANTUL.

Ariyanti, Zeni Dwi (2013) PENGGUNAAN SEDOTAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI POKOK PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN CACAH PADA SISWA KELAS 1 SD N SANGGRAHAN, BENDUNGAN, WATES, KULON PROGO. Contoh judul skripsi S1 UNY

Arosy, Yuwanita Nur Konsul (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KEBONSARI BOROBUDUR MAGELANG. Contoh judul skripsi S1 UNY

Asri Yudi , Arti (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK A MELALUI PERMAINAN KUDA BISIK DI TK ABA GEDONGKUNING YOGYAKARTA.

Asroviyatun, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN SOSIAL MELALUI PERMAINAN KECIL TANPA ALAT PADA ANAK KELOMPOK A TK ABA PAJANGAN BERBAH SLEMAN YOGYAKARTA.

Astria, Citra Nungky (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAINKAN DRAMA MELALUI PENDEKATAN PAKEM DI KELAS V SD KASIHAN BANTUL TAHUN AJARAN 2012/2013. Contoh judul skripsi S1 UNY

Astuti, Desi Dwi Nur (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) SISWA KELAS VI SD NEGERI JATISARI KECAMATAN MLATI KABUPATEN SLEMAN.

Atika Nurjannah, (2013) PENGARUH PENGGUNAAN METODE PROYEK DALAM PENGENALAN SAINS TERHADAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B TK AISYAH BUSTANUL ATHFAL BLUNYAHGEDE SINDUADI MLATI SLEMAN. Contoh judul skripsi S1 UNY

Basuki, Makmun (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEGAK BERSAMBUNG MELALUI METODE MENJIPLAK PADA SISWA KELAS II SD BANYUDONO 4 DUKUN MAGELANG.

Berty Ivanintyas , Cahyaningrum (2013) UPAYA MENGEMBANGKAN KECERDASAN INTERPERSONAL MELALUI PERMAINAN SOSIODRAMA PADA ANAK KELOMPOK A DI TK MASYITHOH TEMANGGUNG KABUPATEN GUNUNGKIDUL. Contoh judul skripsi S1 UNY

Chodariyah, Dwi Enik Nuzul (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGGUNAKAN EYD MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BERTUKAR PASANGAN.

Cilik Damaryani, (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI PENDEKATAN OPEN INQUIRY PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PERTIWI 54 TERUMAN, BANTUL.

Dwiuntari, Vita (2013) PENERAPAN PENDEKATAN QUANTUM TEACHING DALAM PEMBELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS IV SD NEGERI KEJAMBON 2.

Endang , Sulistyani (2013) PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN KARTU ANGKA DI KELAS A TK PKK 19 BONGGALAN SRIGADING,SANDEN, BANTUL,YOGYAKARTA.

Eni Ernawati, (2013) Meningkatkan Keterampilan Mengucapkan Kata Benda Melalui Media Benda Hidup Di KB Harapan Bunda, Dusun Kembangsongo Trimulyo Jetis Bantul Yogyakarta.

Ening Opsiyah, (2013) MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA POWERPOINT PADA ANAK KELOMPOK B2 TAMAN KANAK KANAK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL GENDINGAN YOGYAKARTA.

Eny Fitriana, (2013) UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN PADA ANAK KELOMPOK B TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL GLUNTUNG PANDAK BANTUL MELALUI METODE BERCERITA.

Erna Wuliastuti, (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SAINS MENGGUNAKAN MEDIA LINGKUNGAN ALAM PADA ANAK KELOMPOK B2 TK AL HIDAYAH TERBAH, PENGASIH, KULON PROGO, YOGYAKARTA.

Ernawati, (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN KECIL DENGAN ALAT BOLA PADA ANAK KELOMPOK A DI TK ABA PENDEKAN TIRTORAHAYU GALUR KULON PROGO.

Ernawati, Dwi Endah (2013) PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT MELALUI PENERAPAN TEORI BELAJAR VAN HIELE PADA SISWA KELAS III SD NEGERI CORONGAN DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Ernawati, Dwi Endah (2013) PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR SEGIEMPAT MELALUI PENERAPAN TEORI BELAJAR VAN HIELE PADA SISWA KELAS III SD NEGERI CORONGAN DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA.

Estika Endriasari, (2013) MENINGKATKAN EMPATI MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK KELOMPOK A3 TK ABA KARANGKAJEN YOGYAKARTA.

Faelina, (2013) PENGENALAN BILANGAN DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK A DI TK GUGUS II MAWAR WIROBRAJAN.

Fajaryanti, Mare Asia (2013) IDENTIFIKASI PERMASALAHAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH MUTIHAN WATES KULON PROGO.

Fatmi Lestari, (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL POLA MELALUI MEDIA PAPAN FLANEL PADA ANAK KELOMPOK A DI TK LKMD TROWOLU SUMBERMULYO BAMBANGLIPURO BANTUL DIY.

Fitriana, Shinta (2013) PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI KANDUNGAN GIZI PADA MAKANAN DI KELAS VB SD NEGERI SLEMAN 3.

Fitriani, Nur Farida (2013) PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATERI PETA MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SD GANDOK BANTUL.

Gerhastuti, Widyana Cahyaning (2013) MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PENGURANGAN PADA PECAHAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA TEROPONG PECAHAN SISWA KELAS IVB SD NEGERI BANGIREJO 1 YOGYAKARTA.

Handani, Dita Febri (2013) MINAT SISWA KELAS III TERHADAP FULL DAY SCHOOL DI SD MUHAMMADIYAH GUNUNGPRING MUNTILAN MAGELANG TAHUN AJARAN 2012/2013.

Heni Listyorini, (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK MELALUI BERMAIN PERAN DI KELOMPOK BERMAIN KUNCUP MEKAR GUNUNGSAREN LOR TRIMURTI SRANDAKAN BANTUL.

Hestarini, Rifki (2013) UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS)PADA SISWA KELAS V SDN PANDANPURO 2 PAKEM SLEMAN.

Hidayati, Isni (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IIB SEKOLAH DASAR NEGERI SINDUADI I MLATI KAB. SLEMAN YOGYAKARTA.

Hindayani, Rina (2013) PENGGUNAAN MEDIA KARTU REMI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT SISWA KELAS IV SDN WATES 2 MAGELANG.

ISTIYANI, (2013) MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN MELEMPAR DAN MENANGKAP BOLA KECIL PADA KELOMPOK A DI TK ABA MELIKAN I WEDI KLATEN.

Ina YaniNurAiniy, (2013) PEMBELAJARAN KOMPUTER KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK NEGERI 2 YOGYAKARTA.

Inayati, Farida Faizah (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SUMBER I BERBAH SLEMAN TAHUN AJARAN 2012/2013.

Indah Nurhayati, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI HANDS ON ACTIVITY SAINS PADA KELOMPOK B DI RA HIDAYATUL QUR’AN MANISRENGGO KLATEN.

Istirahah , Miftahul (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS PADA SISWA KELAS IV SD N SUSUKAN KECAMATAN SEYEGAN KABUPATEN SLEMAN.

Juminah, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI MELALUI PERMAINAN BALOK PADA SISWA KELOMPOK A DI TK ABA MALANGAN SENTOLO KULON PROGO YOGYAKARTA.

Juwati, (2013) PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI BERMAIN PLAYDOUGH PADA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK A1 TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL NGORO-ORO PATUK GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA.

Kadarsih, Nunik (2013) PELAKSANAAN MANAJEMEN SEKOLAH DI SD PIYUNGAN KECAMATAN PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL.

Kelara, Pipeh (2013) HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI ORANG TUA-ANAK DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR SE-GUGUS BERINGIN DI KECAMATAN PRINGSURAT KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN AJARAN 2012/2013.

Kuntari , Dwiana Dyah (2013) UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI PENDEKATAN LINGKUNGAN ALAM SEKITAR PADASISWA KELAS IV SD N BANDARSEDAYU KECAMATAN WINDUSARI KABUPATEN MAGELANG.

Kusumahati, Titik Rahayu (2013) MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI PERKALIAN PADA BILANGAN CACAH DENGAN MENERAPKAN TEORI BELAJAR BRUNER PADA SISWA KELAS III SD NEGERI KEMANUKAN KABUPATEN PURWOREJO.

Kyky Julianti Setyaningrum, (2013) UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MENGGUNAKAN TEKNIK 3M (MELIPAT, MENGGUNTING DAN MENEMPEL) PADA ANAK KELOMPOK A DI TK ABA KARANG KALASAN.

Larasati, Lisa Kurnia (2013) PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE SOSIODRAMA PADA SISWA KELAS VA SD NEGERI SIDOMULYO, KEC. SECANG, KAB. MAGELANG.

Maisari, Ika (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI REJODANI NGAGLIK SLEMAN.

Maisaroh, Novi (2013) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VA SD N PANEMBAHAN TAHUN AJARAN 2012-2013.

Mardikarini, Sasi (2013) PENGUASAAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR SE-GUGUS TAMPOMAS KECAMATAN PAGEDONGAN KABUPATEN BANJARNEGARA.

Marina, Rina Dewi (2013) PENGGUNAAN PETA KONSEP ( CONCEPT MAPPING ) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SDN WONOROTO, KECAMATAN WINDUSARI, KABUPATEN MAGELANG.

Marisa, Lutfiana (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR IPA PADA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA MELALUI PENDEKATAN GUIDED DISCOVERY PADA SISWA KELAS V SD N 1 KARANGDUREN KLATEN.

Marwanti, (2013) MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI AKTIVITAS MENGGAMBAR DI TK PEDAGOGIA KELOMPOK A TAHUN AJARAN 2012/2013.

Maryanti, Puji Tri (2013) PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP IPS MELALUI METODE PETA KONSEP PADA SISWA KELAS IV A SD NEGERI SALAM 01 TAHUN AJARAN 2012/2013.

Monaliza, Kasih Eka (2013) PENINGKATAN KETRAMPILAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MEDIA KARTU KATA UNTUK KELAS I SD NEGERI SRIWEDARI I KECAMATAN MUNTILAN.

Muji Rahayu, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU HURUF DI TK ABA GLODOGAN 1 KECAMATAN KLATEN SELATAN KABUPATEN KLATEN.

Munawaroh, – (2013) UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT KELAS IVB SD BANGUNJIWO MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMNETS (TGT).

Munawarsih, (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN MELEMPAR DAN MENANGKAP BOLA PADA ANAK KELOMPOK B2 DI TK KEMALA BHAYANGKARI 02 YOGYAKARTA.

Neni Tri, Wahyuni (2013) PENINGKATAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK MELALUI PENGGUNAAN BENDA-BENDA KONKRET (NYATA) KELOMPOK A TK ABA V GANJURAN BOROBUDUR MAGELANG.

Nginayah, Malikhatul (2013) PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE PEMBELAJARAN PETA PIKIRAN PADA SISWA SD N NGARGORETNO 2 SALAMAN MAGELANG.

Niken Dita Kartika Damayanti, (2013) UPAYA MENGEMBANGKAN NILAI KEBERANIAN DAN KERJASAMA MELALUI METODE BERMAIN PERAN KELOMPOK A DI TK KUSUMA II BABARSARI YOGYAKARTA.

Nugrahani, Zepty Dyah (2013) PENINGKATAN MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TGT TEAMS GAMES TOURNAMENT MENGGUNAKAN TEKA-TEKI SILANG PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KEPUTRAN A YOGYAKARTA.

Nurul Halimah, (2013) UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGAMATI (SENSING) MELALUI PENGGUNAAN METODE DISCOVERYPADA ANAK KELOMPOK B1 TK BATIK PPBI YOGYAKARTA.

Oktiantari, Ratna (2013) UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI MEDIA GAMBAR SISWA KELAS IV SD NEGERI SUNGAPAN SEDAYU BANTUL.

PAMUNGKAS, MELDA PUTRI (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MEDIA POWER POINT SISWA KELAS IV SD TIDAR 3 KOTA MAGELANG.

Pamungkas, Melda Putri (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MENGGUNAKAN MEDIA POWER POINT SISWA KELAS IV SD TIDAR 3 KOTA MAGELANG.

Pariyem, – (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI NGARGOMULYO KECAMATAN DUKUN, KABUPATEN MAGELANG.

Prastiwi, (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B DENGAN CERITA BERGAMBAR DI TK ABA AL FAJAR, CEPOKO TRIRENGGO BANTUL.

Prastiwi, (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B DENGAN CERITA BERGAMBAR DI TK ABA AL FAJAR, CEPOKO TRIRENGGO BANTUL.

Pratiwi, Saktyasita Dewi (2013) HUBUNGAN LAYANAN BIMBINGAN BELAJAR GURU DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR BIDANG STUDI YANG DI UNAS KAN KELAS VI GUGUS PANGGANG KECAMATAN PANGGANG KABUBATEN GUNUNGKIDUL SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011/2012.

Prihadi, Iksan (2013) PERSEPSI SISWA KELAS TINGGI TENTANG KETERAMPILAN PEMBERIAN PENGUATAN GURU DI SD SE GUGUS R.A. KARTINI KECAMATAN KUTOARJO KABUPATEN PURWOREJO.

Prihatsari, Yulia (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR PECAHAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS V SD NEGERI I DUWET NGAWEN KLATEN.

Pujiastuti, Ari (2013) PENERAPAN PENDEKATAN LINGKUNGAN ALAM SEKITAR (PLAS) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN DAN FUNGSINYA DI KELAS IV SDN PANCURANMAS.

Purnamasari, Veryliana (2013) KONTRIBUSI SELF EFFICACY TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V SEGUGUS V KECAMATAN SENTOLO KABUPATEN KULON PROGO.

Purnasari, Rita (2013) MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD TAMAN MUDA IBU PAWIYATAN TAMANSISWA YOGYAKARTA DENGAN MODEL QUANTUM TEACHING.

Purwaningsih, Wiwit (2013) MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT PADA SISWA KELAS IV SD N 1 PENGASIH KULON PROGO.

Purwanti, Dwi (2013) MENINGKATKAN PRESTASI BELAJARPENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn)DENGAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS IC SDN LEMPUYANGAN I, YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2012/2013.

Qodir , Muhammad Fathul (2013) MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION ) PADA SISWA KELAS V SDN KIYARAN 1 CANGKRINGAN SLEMAN.

Rafikaningtyas, Arie (2013) PENGARUH PENERAPAN METODE SAS TERHADAPKEMAMPUAN MEMBACAPERMULAAN SISWA KELAS 1 SD NEGERI BLONDO 3.

Rahayu, Purwanita (2013) UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI STRATEGI MULTIPLE INTELLIGENCES PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI SALAKAN LOR KECAMATAN KALASAN SLEMAN.

Rayungsari, Erna (2013) MENINGKATAN HASIL BELAJAR PERKALIAN BILANGAN CACAH MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DI SD.

Rokhayati, – (2013) PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA MODEL PRISMA SEGI EMPAT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PRISMA SEGI EMPAT PADA SISWA KELAS V SD N BONGSREN.

Rosita , Marsi (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN ALAT PERAGA KARTON HITAM PUTIH PADA MATERI PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT KELAS IV SD N KARANG JENGKOL 03 TAHUN AJARAN 2012/2013.

Rositawati, – (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI TLACAP SLEMAN.

Sabandini, Meirina (2013) PERANAN PENGUATAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I SD NEGERI BERBAH I SLEMAN.

Setiawan, Rico Dedi (2013) HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI SE-GUGUS KARANGMOJO III KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN AJARAN 2012/2013.

Siamita, Rifqilya Purbo (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA YANG MELIBATKAN PENGURANGAN PADA BILANGAN CACAH MELALUI PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA KELAS II SD N DEPOK 1 KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN.

Sinta Hapsari, (2013) UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR MELALUI BERMAIN SIMPAI PADA KELOMPOK B TK PUSPASIWI II KECAMATAN SEYEGAN SLEMAN YOGYAKARTA.

Siti Chumaidah, (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI METODE BERMAIN DENGAN KARTU BERGAMBAR PADA ANAK KELOMPOK B DI TK ‘AISYIYAH KARANG SEMUT TRIMULYO JETIS BANTUL.

Siti Fathonah, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANGKA SATU SAMPAI SEPULUH MELALUI BERMAIN KOIN KARTU DI KELOMPOK A1 TK ABA KETANGGUNGAN YOGYAKARTA.

Siti Fathonah, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANGKA SATU SAMPAI SEPULUH MELALUI BERMAIN KOIN KARTU DI KELOMPOK A1 TK ABA KETANGGUNGAN YOGYAKARTA.

Sophiany, Tyas Ayu (2013) UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI JETIS KABUPATEN KULON PROGO TAHUN 2011/2012.

Sophiany, Tyas Ayu (2013) UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI JETIS KABUPATEN KULON PROGO TAHUN 2011/2012.

Sudarmiyati, (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK MELALUI METODE BERCERITA DI TK A BENISO RANDUBELANG SEWON BANTUL.

Sugiharti , Reni (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SIRAHAN 2 KECAMATAN SALAM.

Sumarni, – (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN OPERASI HITUNG PECAHAN MELALUI METODE DISKUSI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KALIBENING KECAMATAN DUKUN KABUPATEN MAGELANG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011/2012.

Suranti, Ika Sri (2013) STUDI IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MATA PELAJARAN IPA OLEH GURU KELAS IV SD SE KECAMATAN BANTUL.

Susanti, Riris (2013) PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU KELAS SD DI DESA SUMBERADI KECAMATAN MLATI KABUPATEN SLEMAN TAHUN AJARAN 2011/2012.

Sutijah, (2013) MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI TK ABA AMONG PUTRA BABADAN BANTUL.

Tika Noviasari, (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN LARI ZIG-ZAG DAN BAKIAK PADA SISWA KELOMPOK BI RA MASYITHOH SEGOROYOSO II.

Utami, Hanafita Hajar (2013) PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS METODE PERCOBAAN UNTUK MENGOPTIMALKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA PEMBELAJARAN SAINS KELAS V SD NEGERI TROWONO II.

Utami, Jari (2013) UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JAWA DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI KELAS IV SD NEGERI 3 TLOGOWATU KLATEN.

Utami, Tri (2013) IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS III SDN I BLIMBING KARANGNONGKO KLATEN.

WIJAYANTI, ENY (2013) PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SISWA KELAS IVA SD NEGERI JAGERAN SEWON BANTUL.

Wardani, Dika Setya (2013) PERBEDAAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL ANTARA KELAS DENGAN MODEL QUANTUM TEACHING DAN ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS V SD NEGERI PITURUH KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO.

Wari, Istirin (2013) PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGUKURAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THE POWER OF TWO PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI I MAYUNGAN NGAWEN KLATEN.

Wibowo, Wisnu (2013) DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS IV SD NEGERI SINGOSAREN, BANGUNTAPAN BANTUL YOGYAKARTA.

Widanarti, Novi Indah (2013) HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA SD KELAS V SE-GUGUS II DI KECAMATAN GALUR, KABUPATEN KULON PROGO TAHUN AJARAN 2012/2013.

Winda Wahyuni, (2013) PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBENTUK BENDA DENGAN BAHAN LUNAK DI TK ABA PERENG KABUPATEN KULON PROGO.

Wulandari, Sri (2013) UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI KELAS III SD NEGERI TANGKISAN POS DENGAN MENERAPKAN LANGKAH-LANGKAH TEORI BELAJAR BRUNER.

Yani Candra , Dewanti (2013) UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI CERITA MELALUI GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELOMPOK A DI TK ABA GEDONG TENGEN YOGYAKARTA.

Yulinda Rohedy , Yoshoawini (2013) PENGELOLAAN EMOSI ANAK USIA 4-5 TAHUN DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI TK AL-AZHAR 31 YOGYAKARTA.

Yunita Dewanti Munica, (2013) MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGANYAM PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PKK SINDUMARTANI NGEMPLAK SLEMAN.

Karena sudah terlalu malam, saya cukupkan sekian dulu ya, untuk jurusan kurikulum teknologi pendididikan, pendidikan luar biasa dan pendidikan luar sekolah akan saya share lain kali. Saya kembali mengingatkan, contoh judul skripsi tersebut mohon untuk tidak disalah gunakan. Hormati karya orang lain. Sekian semoga judul skripsi pendidikan tersebut bermanfaat. Salam Pendidikan!!!

Contoh Surat Kuasa dan Cara Membuatnya

Pengertian dan Contoh Surat Kuasa

Betapa pentingnya surat kuasa jika kita mempunyai urusan dan tidak dapat menghadiri sendiri. Dalam kehidupan sehari-hari, karena kesibukan yang begitu padat, kadang-kadang seseorang mengalami kesulitan dalam urusan-urusan yang sangat penting, seperti pengurusan dokumen-dokumen dan pembayaran-pembayaran. Mereka yang tidak dapat mengurus sendiri dapat memberikan kuasa kepada orang lain untuk mewakili dan melakukan pengurusan untuk dan atas namanya, baik secara lisan maupun tertulis. Tapi sebelum kita jauh membahas tentang surat kuasa ini perlu saya ingatkan bahwa kemaren saya sudah membahas mengenai contoh surat lamaran dan surat pengunduran diri. Oke langsung saja, apa sih pengertian surat kuasa?

Surat kuasa adalah surat pemberian kuasa atau wewenang terhadap seseorang yang dapat dipercaya agar yang bersangkutan dapat bertindak mewakili orang yang memberi kuasa karena orang yang memberi kuasa tidak dapat melaksanakannya sendiri. Dengan demikian, kegunaan surat kuasa adalah sebagai salah satu bukti bahwa orang yang disebutkan namanya di dalam surat kuasa tersebut berhak atau berkewajiban untuk melakukan sesuatu sesuai dengan isi surat kuasa.

Macam-Macam Surat Kuasa

Ada beberapa macam surat kuasa, antara lain surat kuasa perseorangan, surat kuasa kedinasan yang di­keluarkan oleh instansi perusahaan dan surat kuasa istimewa.

  1. Surat kuasa perseorangan ialah surat kuasa yang dibuat oleh seseorang kepada orang lain yang dipercayainya untuk melakukan sesuatu guna kepentingan pribadi sang pemberi kuasa. Contoh: surat kuasa untuk mengambil pensiun atau gaji. surat kuasa untuk mengambil barang pesanan, dan sebagainya.
  2. Surat kuasa kedinasan yang dikeluarkan oleh instansi perusahaan ialah surat kuasa yang dibuai oleh suatu instansi/perusahaan atau oleh seorang pejabat/pimpinan yang diberikan kepada bawahannya untuk melakukan atau melaksanakan sesuatu yang ada kaitannya dengan instansi.
  3. Surat kuasa istimewa ialah surat kuasa yang diberikan oleh seseorang kepada pihak lain. misalnya peng­acara, untuk menyelesaikan suatu masalah yang ada kaitannya dengan pengadilan.

Perencanaan Surat Kuasa

Dalam pembuatan surat kuasa perseorangan, hal-hal yang harus dicantumkan adalah:

  1. kata “surat kuasa”;
  2. identitas penting pemberi kuasa dan penerima kuasa, yang antara lain mencakup nama, alamat, pekerjaan.

Dalam pembuatan surat kuasa instansi/perusahaan, hal-hal yang harus dicantumkan adalah:

  1. kata “surat kuasa”.
  2. nama dan alamat lengkap instansi/perusahaan yang mengeluarkan surat kuasa;
  3. nomor surat kuasa;
  4. identitas pemberi kuasa, yang mencakup nama. NIP, jabatan, alamat, pangkai’golongan (bila diperlukan);
  5. identitas penerima kuasa, yang mencakup, nama, NIP, jabatan, alamat, pangkat/golongan (bila diperlukan);
  6. tujuan pemberian kuasa;
  7. tempat, tanggal, bulan dan tahun surat kuasa dibuat;
  8. jangka waktu berlakunya surat kuasa;
  9. tanda tangan, nama jelas, NIP (bila ada) penerima kuasa.
  10. meterai/cap instansi, bila diperlukan.

Dalam pembuatan surat kuasa istimewa, hal-hal yang harus dicantumkan antara lain:

  1. kata “surat kuasa”;
  2. identitas pemberi kuasa, yang mencakup nama, jabatan, alamat;
  3. identitas penerima kuasa, yang mencakup nama. jabatan, alamat:
  4. tujuan pemberian kuasa.
  5. syarat-syarat atau hal-hal yang ada kaitannya dengan pemberian kuasa;
  6. Tanda tangan dan nama terang pemberi kuasa (di sebelah kanan menyinggung meterai) dan penerima kuasa (di sebelah kiri).

Cara Membuat Surat Kuasa

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat surat kuasa.

  1. Surat kuasa perseorangan dibuat berhubung yang bersangkutan tidak dapat melaksanakannya sendiri, dan berdasarkan kepercayaan, dan tidak ada unsur paksaan:
  2. Surat kuasa perseorangan tidak memerlukan nomor surat, sedangkan pada surat kuasa instansi harus ada nomornya.
  3. Surat kuasa untuk mengambil gaji. pensiun, atau honorarium hendaknya diberikan kepada orang terdekat (anak, cucu. famili) atau kepada orang yang sangat dipercaya. Dalam hal ini. tidak perlu digunakan meterai atau kertas segel (kecuali bila sudah ada aturan tertentu dari pihak pemberi gaji. pensiun, hono­rarium).
  4. Orang yang memberi kuasa dan yang menerima kuasa harus sudah dewasa serta sehat rohani dan jasmani.
  5. Penyebutan identitas masing-masing harus jelas dalam hal nama. alamat, pekerjaan, dan sepagarnya.
  6. Perlu dijelaskan maksud dan tujuan dari surat kuasa serta masa berlaku surat kuasa tersebut.
  7. Pada surat kuasa perlu dicantumkan tempat dan tanggal surat itu dibuai.
  8. Surat kuasa berlaku sah apabila sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak.
  9. Khusus untuk surat kuasa kedinasan harus ada cap stempel dari organisasi/instansi yang bersangkutan.

Nah agar lebih mudah dalam anda membuat surat kuasa saya sudah menyediakan contoh surat kuasa yang baik dan benar.

Contoh Surat Kuasa Perseorangan

 

Contoh Surat Kuasa Perseorangan

 

Contoh Surat Kuasa Kedinasan, Instansi, Perusahaan

Contoh Surat Kuasa Kedinasan

Apakah anda sudah mengerti bagaimana cara membuatnya? Tentunya dengan melihat beberapa contoh surat kuasa tersebut akan mempermudah anda semua.

Daftar pustaka;

Dra. Suparjati, dkk.(2000) Surat Menyurat dalam Kantor. Yogyakarta:Kanisius

Contoh Surat Lamaran Kerja Terlengkap

Contoh Surat Lamaran Kerja Terlengkap

Surat lamaran adalah salah satu dari faktor dalam kita mencari pekerjaan. Baik untuk melamar pekerjaan di bidang pendidikan (guru, honorer), perusahaan (misalnya : di Bank, di PT atau pabrik, di rumah sakit, maupun di hotel). Surat lamaran merupakan surat permohonan untuk dapat bergabung atau bekerja di suatu lembaga atau instansi. Untuk itu dalam menulisnya harus benar dan tepat, jangan sampai anda melakukan kesalahan di awal dalam mencari pekerjaan yang anda minati.

Surat lamaran kerja harus sesuai dengan EYD, jangan sampai anda menulis surat lamaran dengan gaya bahasa yang tidak teratur. Ada teori juga dari psikologi bahwa dengan membaca tulisan kita dapat mengetahui kepribadian seseorang. Jadi saya menghimbau kepada para pembaca untuk memperhatikan EYDnya dan menggunakan kalimat yang baik.

Ini baru dari sudut pandang gaya menulis. Selanjutnya jika dilihat dari segi lembaga ataupun instansi yang akan kita lamar setidaknya kita harus tau apa syarat-syarat yang harus disertakan dalam lamaran tersebut. Oke masih dalam penulisan surat lamaran kerja di blog belajar psikologi.

Syarat-Syarat dalam menulis surat lamaran kerja:

  1. Bahasa Penulisan : Gunakan bahasa penulisan yang baik dan benar usahakan sesuai dengan EYD, gunakan juga bahasa-bahasa yang lebih sopan dan santun karena hal itu akan menjadi nilai positif tersendiri bagi anda.
  2. Persyarata dari Instansi atau Lembaga : Lengkapi semua persyaratan yang diminta oleh perusahaan, jangan sampai anda remehkan hal ini. Jika sampai anda remehkan maka jangan harap surat lamaran anda akan ditindak lanjuti.
  3. Kemampuan Anda : Tunjukkan kemampuan anda, jelaskan bahwa anda berkompeten dibidang ini atau itu, kalau perlu tunjukkan portofolio yang pernah anda buat, namun perlu anda ingat juga jangan terkesan terlalu menyombongkan kemampuan anda, siapa tau hal tersebut malah akan menjadi boomerang bagi anda.
  4. Cara Menulis, di ketik komputer atau tulis tangan? Terkadang seseorang lebih memilih mengirim surat lamaran kerja yang telah diketik dengan komputer kemudian dicetak, namun saya sarankan tulislah dengan tangan anda sendiri serapih mungkin, percayalah. Karena banyak yang bilang perusahaan bisa melihat kepribadian seseorang hanya dari tulisan tangannya saja.

Dalam menulis surat lamaran kerja itu tidak semudah kita kirim surat kepada pacar (:D) karena surat ini permohonan kita kepada kepala lembaga atau instansi. Jadi cobalah untk menghindari kata atau kalimat yang kurang efektif. Misalnya : kalimat yang diulang-ulang tanpa alasan, ejaan yang salah, maupun penggunaan tata bahasa yang buruk. Yang sering terjadi adalah penggunaan kata keterangan yang berulang-ulang, atau kata sambung yang berulang-ulang, yang menyebabkan kalimat terasa janggal, yang persis seperti kalimat yang sedang anda baca saat ini, yang menggunakan kata sambung ‘yang’ secara berulang-ulang dan berlebihan.

Kita juga dapat menuliskan beberapa prestasi kita dan kemampuan kita dalam surat lamaran, untuk menunjukkan bahwa kita mempunyai prestasi dan pengalaman yang patut dipertimbangkan. Terkadang satu hal ini terlewatkan yaitu referensi. Apa itu referensi? Kita dapat juga mencantumkan referensi yang mana referensi itu adalah nama orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya). Nah jika anda masih bingung bagaimana cara menulis surat lamaran, dibawah ini sudah ada 2 contoh surat lamaran kerja di sekolah dan contoh surat lamaran pekerjaan di perusahaan, pabrik  atau PT.

Contoh surat lamaran pekerjaan di sekolah/pendidikan.

Jatisrono, 6 Juni 2013

Hal : Lamaran Pekerjaan

 

Kepada  Yth.

Kepala SMK Pancasila Jatisrono

Ngrandu Gunung Sari

Jatisrono

 

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi adanya lowongan guru BK di SMK Pancasila Jatisrono, maka bersamaan dengan ini saya mengajukan lamaran sebagai Guru BK.

Saya Hariyanto, laki-laki usia 24 tahun telah menyelesaikan pendidikan dengan jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan di Universitas Negeri Yogyakarta tanggal 28 April 2011 dengan IPK 3,51. Saya sangat menyukai bidang bimbingan dan konseling serta memahami proses konseling khususnya konseling remaja. Saya mempunyai pengalaman mengajar di SMK Negeri 4 Klaten selama tiga bulan. Saat ini saya sebagai pengelola utama web https://ruangguruku.com yang berisi tentang ilmu Bimbingan Konseling dan Psikologi.

Semoga saya dapat mengembangkan minat, bakat dan kompetensi diri saya di bidang Bimbingan Konseling serta dapat memberikan kontribusi di SMK Pancasila Jatisrono. Atas perhatian yang telah diberikan, saya mengucapkan terima kasih.

 

Hormat saya,

Hariyanto, S.Pd

 

 

Contoh surat lamaran kerja di perusahaan, pabrik (PT)

 

 

Contoh surat lamaran kerja

Demikianlah beberapa hal mengenai contoh surat lamaran kerja yang dapat anda jadikan rujukan atau referensi untuk membuat surat lamaran pekerjaan di sebuah lembaga atau instansi.

 

Contoh Surat Pengunduran Diri Pekerjaan

contoh surat pengunduran diri kerja terbaru

Contoh Surat Pengunduran Diri Pekerjaan

Ketika anda sudah jenuh dengan pekerjaan anda dan sudah memiliki pandangan pekerjaan lain yang lebih menjanjikan, tidak ada salahnya anda mengundurkan diri dari pekerjaan anda yang sekarang. Jika anda sudah bekerja dengan sebaik baiknya dan tidak mendapatkan gaji yang sesuai dengan apa yang anda kerjakan, dan suatu ketika ada tempat lain yang lebih menjanjikan dan memberikan kepuasan kerja untuk anda, silahkan anda membuat surat pengunduran diri dan melamar pekerjaan yang baru.

Apapun alasan anda pindah dari pekerjaan yang lama anda harus membuat yang namanya surat pengunduran diri dari kerja. Mengapa harus ada surat itu? Ya memang, anda harus membuatnya. Secara attitude anda masuk membuat surat lamaran pekerjaan anda keluarpun juga harus ada surat pengunduran diri.

Etika yang baik memang seperti itu. Hal itu merupakan wujud dari penghormatan kepada perusahaan yang telah memperkerjakan anda selama ini. Selain itu jika anda bekerja di perusahaan besar dan anda mengundurkan diri tanpa membuat surat bisa berakibat fatal, nama anda bisa diblacklist dari rekanan perusahaan tersebut.

Contoh Surat Pengunduran Diri Perusahaan

Nah oleh karena itu betapa pentingnya surat pengunduran diri dari pekerjaan itu harus dibuat. Jika anda belum tau format contoh surat pengunduran diri ini bisa lihat di bawah ini.

Contoh Surat Pengunduran Diri Pekerjaan

Kepada Yth,
HRD Manager (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini)
Di
Tempat

Melalui surat ini, saya (Nama Lengkap Anda) bermaksud untuk mengundurkan diri dari (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) sebagai (Jabatan terakhir anda di Perusahaan) terhitung sejak tanggal (tanggal pengunduran diri).

Saya mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk bekerja di (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini). Saya juga memohon maaf kepada seluruh karyawan dan manajemen (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) apabila terdapat kesalahan yang telah saya lakukan selama bekerja.

Saya berharap semoga (PT atau Nama Perusahaan Anda saat ini) dapat terus berkembang dan selalu mendapatkan yang terbaik.

                                                                                                                 Jakarta,…………..2013
Hormat Saya,

                                                                                                                 (Nama Lengkap Anda)

Nah dalam penulisan surat pengunduran diri ini memang simpel dan singkat, akan tetapi ada rambu-rambunya agar tidak menimbulkan masalah.

  1. Tulislah Surat Pengunduran Diri anda dengan singkat jelas dan padat, dengan tulis tangan atau diketik.
  2. Mengucapkan terimakasih kepada perusahaan dan rekan kerja yang telah memberikan kesempatan anda bekerja di perusahaan.
  3. Anda juga tidak perlu mencantumkan secara detail kenapa anda memutuskan untuk mengundurkan diri.
  4. Sebaiknya anda menulis Surat pengunduran Diri ini beberapa waktu sebelum benar benar berhenti total dari perusahaan, disini anda berarti memberikan kesempatan kepada rekan rekan atau pimpinan anda untuk segera mencari pengganti.
  5. Tulislah Surat Pengunduran Diri ini dalam kertas putih polos dan rapi.

Demikianlah yang dapat saya sampaikan tentang beberapa point yang bisa kalian gunakan untuk acuan dalam membuat surat pengunduran diri sebelum anda melamar pekerjaan di tempat baru (contoh surat lamaran kerja) beserta contohnya.

Pengertian Narkoba

Pengertian Narkoba dan Jenis-jenis NarkobaPengertian Narkoba dan Jenis-jenis Narkoba

Narkoba bukanlah sesuatu yang asing lagi bagi kita. Kita telah sering mendengar dan membaca berita tentang narkoba di media elektronik maupun media cetak. Di Indonesia, peredaran obat terlarang ini sudah menjadi alah satu permasalahan utama yang harus segera diatasi.

Meluasnya narkoba di Indonesia terutama di kalangan generasi muda karena didukung oleh faktor budaya global. Budaya global dikuasai oleh budaya Barat (baca Amerika Serikat) yang mengembangkan pengaruhnya melalui layar TV, VCD, dan film-film. Ciri utama budaya tersebut amat mudah ditiru dan diadopsi oleh generasi muda karena sesuai dengan kebutuhan dan selera muda.

Pada tahun 2010, prevalensi penyalahgunaan narkoba meningkat menjadi 2,21 persen atau sekitar 4,02 juta orang. Pada tahun 2011, prevalensi penyalahgunaan narkoba meningkat menjadi 2,8 persen atau sekitar 5 juta orang. Oleh karena itu dituntut adanya peran serta dari berbagai pihak di Indonesia yang dapat memerangi narkoba. Salah satunya konselor sebagai pendidik dilingkungan pendidikan juga dapat ikut berpartisipasi dalam upaya memerangi obat-obatan terlarang tersebut.

Pengertian Narkoba

Pengertian narkoba menurut Kurniawan (2008) adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya.

Sedangkan pengertian narkoba menurut pakar kesehatan adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis.

Jenis-jenis Narkoba

Narkoba dibagi dalam 3 jenis yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya. Penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba adalah sebagai berikut:

 1.    Narkotika

Menurut Soerdjono Dirjosisworo mengatakan bahwa pengertian narkotika adalah “Zat yang bisa menimbulkan pengaruh tertentu bagi yang  menggunakannya dengan memasukkan kedalam tubuh. Pengaruh tersebut  bisa berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat dan halusinasi atau timbulnya khayalan-khayalan. Sifat-sifat tersebut yang  diketahui dan ditemukan dalam dunia medis bertujuan dimanfaatkan bagi  pengobatan dan kepentingan manusia di bidang pembedahan, menghilangkan rasa sakit dan lain-lain.

        Narkotika digolongkan menjadi 3 kelompok yaitu :

  • Narkotika golongan I adalah narkotika yang paling berbahaya. Daya adiktifnya sangat tinggi. Golongan ini digunakan untuk penelitian dan ilmu pengetahuan. Contoh : ganja, h3roin, kokain, morfin, dan opium.
  • Narkotika golongan II adalah narkotika yang memiliki daya adiktif kuat, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : petidin, benzetidin, dan betametadol.
  • Narkotika golongan III adalah narkotika yang memiliki daya adiktif ringan, tetapi bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : kodein dan turunannya.

2.      Psikotropika

Psikotopika adalah zat atau obat bukan narkotika, baik alamiah maupun sintesis, yang memiliki khasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas normal dan perilaku. Psikotropika digolongkan lagi menjadi 4 kelompok adalah :

  • Psikotropika golongan I adalah dengan daya adiktif yang sangat kuat, belum diketahui manfaatnya untuk pengobatan dan sedang diteliti khasiatnya. Contoh: MDMA, LSD, STP, dan ekstasi.
  • Psikotropika golongan II adalah psikotropika dengan daya adiktif kuat serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : amfetamin, metamfetamin, dan metakualon.
  • Psikotropika golongan III adalah psikotropika dengan daya adiksi sedang serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : lumibal, buprenorsina, dan fleenitrazepam.
  • Psikotropika golongan IV adalah psikotropika yang memiliki daya adiktif ringan serta berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh : nitrazepam (BK, mogadon, dumolid ) dan diazepam.

3.     Zat adiktif lainnya

Zat adiktif lainnya adalah zat – zat selain narkotika dan psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan pada pemakainya, diantaranya adalah :

  • Rokok
  • Kelompok alkohol dan minuman lain yang memabukkan dan menimbulkan ketagihan.
  • Thiner dan zat lainnya, seperti lem kayu, penghapus cair dan aseton, cat, bensin yang bila dihirup akan dapat memabukkan (Alifia, 2008). Demikianlah jenis-jenis narkoba, untuk selanjutnya faktor-faktor penyebab penyalahgunaan narkotika.

Faktor Penyebab Penyalahgunaan Narkoba

Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba dapat dibagi menjadi dua faktor, yaitu :

  1. Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri individu seperti kepribadian, kecemasan, dan depresi serta kurangya religiusitas. Kebanyakan penyalahgunaan narkotika dimulai atau terdapat pada masa remaja, sebab remaja yang sedang mengalami perubahan biologik, psikologik maupun sosial yang pesat merupakan individu yang rentan untuk menyalahgunakan obat-obat terlarang ini. Anak atau remaja dengan ciri-ciri tertentu mempunyai risiko lebih besar untuk menjadi penyalahguna narkoba.
  2. Faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar individu atau lingkungan seperti keberadaan zat, kondisi keluarga, lemahnya hukum serta pengaruh lingkungan.

Faktor-faktor tersebut diatas memang tidak selau membuat seseorang kelak menjadi penyalahgunaan obat terlarang. Akan tetapi makin banyak faktor-faktor diatas, semakin besar kemungkinan seseorang menjadi penyalahgunaan narkoba. Hal ini harus dipelajari Kasus demi kasus.

Faktor individu, faktor lingkungan keluarga dan teman sebaya/pergaulan tidak selalu sama besar perannya dalam menyebabkan seseorang menyalahgunakan narkoba. Karena faktor pergaulan, bisa saja seorang anak yang berasal dari keluarga yang harmonis dan cukup kominikatif menjadi penyalahgunaan narkoba.

Tanda Gejala Dini Korban Penyalahgunaan Narkoba

Menurut Ami Siamsidar Budiman (2006 : 57–59) tanda awal atau gejala dini dari seseorang yang menjadi korban kecanduan narkoba antara lain :

1.   Tanda-tanda fisik Penyalahgunaan Narkoba

Kesehatan fisik dan penampilan diri menurun dan suhu badan tidak beraturan, jalan sempoyongan, bicara pelo (cadel), apatis (acuh tak acuh), mengantuk, agresif, nafas sesak,denyut jantung dan nadi lambat, kulit teraba dingin, nafas lambat/berhenti, mata dan hidung berair,menguap terus menerus,diare,rasa sakit diseluruh tubuh,takut air sehingga malas mandi,kejang, kesadaran menurun, penampilan tidak sehat,tidak peduli terhadap kesehatan dan kebersihan, gigi tidak terawat dan kropos, terhadap bekas suntikan pada lengan atau bagian tubuh lain (pada pengguna dengan jarum suntik)

2.   Tanda-tanda Penyalahgunaan Narkoba ketika di rumah

Membangkang terhadap teguran orang tua, tidak mau mempedulikan peraturan keluarga, mulai melupakan tanggung jawab rutin di rumah, malas mengurus diri, sering tertidur dan mudah marah, sering berbohong, banyak menghindar pertemuan dengan anggota keluarga lainnya karena takut ketahuan bahwa ia adalah pecandu, bersikap kasar terhadap anggota keluarga lainnya dibandingkan dengan sebelumnya, pola tidur berubah, menghabiskan uang tabungannya dan selalu kehabisan uang, sering mencuri uang dan barang-barang berharga di rumah, sering merongrong keluarganya untuk minta uang dengan berbagai alasan, berubah teman dan jarang mau mengenalkan teman-temannya, sering pulang lewat jam malam dan menginap di rumah teman, sering pergi ke disko, mall atau pesta, bila ditanya sikapnya defensive atau penuh kebencian, sekali-sekali dijumpai dalam keadaan mabuk.

3.   Tanda-tanda Penyalahgunaan Narkoba ketika di sekolah

Prestasi belajar di sekolah tiba-tiba menurun mencolok, perhatian terhadap lingkungan tidak ada, sering kelihatan mengantuk di sekolah, sering keluar dari kelas pada waktu jam pelajaran dengan alasan ke kamar mandi, sering terlambat masuk kelas setelah jam istirahat; mudah tersinggung dan mudah marah di sekolah, sering berbohong, meninggalkan hobi-hobinya yang terdahulu (misalnya kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga yang dahulu digemarinya), mengeluh karena menganggap keluarga di rumah tidak memberikan dirinya kebebasan, mulai sering berkumpul dengan anak-anak yang “tidak beres” di sekolah.

Akibat Penyalahgunaan Narkoba Pengertian Narkoba

Penggunaan narkoba dapat menyebabkan efek negatif yang akan menyebabkan gangguan mental dan perilaku, sehingga mengakibatkan terganggunya sistem neuro-transmitter pada susunan saraf pusat di otak. Gangguan pada sistem neuro-transmitter akan mengakibatkan tergangunya fungsi kognitif (alam pikiran), afektif (alam perasaan, mood, atau emosi), psikomotor (perilaku), dan aspek sosial.

Berbagai upaya untuk mengatasi berkembangnya pecandu narkoba telah dilakukan, namun terbentur pada lemahnya hukum. Beberapa bukti lemahnya hukum terhadap narkoba adalah sangat ringan hukuman bagi pengedar dan pecandu, bahkan minuman beralkohol di atas 40 persen (minol 40 persen) banyak diberi kemudahan oleh pemerintah. Sebagai perbandingan, di Malaysia jika kedapatan pengedar atau pecandu membawa dadah 5 gr ke atas maka orang tersebut akan dihukum mati.

Sebenarnya juga tidak sedikit para pengguna narkoba ingin lepas dari dunia hitam ini. Akan tetapi usaha untuk seorang pecandu lepas dari jeratan narkoba tidak semudah yang dibayangkan. Untuk itu katakan Say no to drugs….!!!

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak. Setelah membahas mengenai Motivasi Belajar Anak Remaja dan kaitannya dengan Prestasi Belajar Anak, maka pada kesempatan ini saya juga akan menyampaikan beberapa tips atau cara untuk meningkatkan motivasi belajar anak. Karena begitu pentingnya motivasi belajar dalam proses perbaikan prestasi belajar, saya kira maka tips ini mungkin akan sangat bermanfaat.

Ada beberapa Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anak dalam kegiatan belajar di sekolah, misalnya saja seperti yang diungkapkan A.M. Sardiman (2005:92-94), yaitu :

Motivasi Belajar

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar

1. Memberi angka

Angka dalam hal ini sebagai simbol dari nilai kegiatan belajarnya. Banyak siswa yang justru untuk mencapai angka/nilai yang baik. Sehingga yang dikejar hanyalah nilai ulangan atau nilai raport yang baik. Angka-angka yang baik itu bagi para siswa merupakan motivasi belajar yang sangat kuat. Yang perlu diingat oleh guru, bahwa pencapaian angka-angka tersebut belum merupakan hasil belajar yang sejati dan bermakna. Harapannya angka-angka tersebut dikaitkan dengan nilai afeksinya bukan sekedar kognitifnya saja.

2. Hadiah

Hadiah dapat menjadi motivasi belajar yang kuat, dimana siswa tertarik pada bidang tertentu yang akan diberikan hadiah. Tidak demikian jika hadiah diberikan untuk suatu pekerjaan yang tidak menarik menurut siswa.

3. Kompetisi

Persaingan, baik yang individu atau kelompok, dapat menjadi sarana untuk meningkatkan motivasi belajar. Karena terkadang jika ada saingan, siswa akan menjadi lebih bersemangat dalam mencapai hasil yang terbaik.

4. Ego-involvement

Menumbuhkan kesadaran kepada siswa agar merasakan pentingnya tugas dan menerimanya sebagai tantangan sehingga bekerja keras adalah sebagai salah satu bentuk motivasi yang cukup penting. Bentuk kerja keras siswa dapat terlibat secara kognitif yaitu dengan mencari cara untuk dapat meningkatkan motivasi.

5. Memberi Ulangan

Para siswa akan giat belajar kalau mengetahui akan diadakan ulangan. Tetapi ulangan jangan terlalu sering dilakukan karena akan membosankan dan akan jadi rutinitas belaka.

6. Mengetahui Hasil

Mengetahui hasil belajar bisa dijadikan sebagai alat motivasi belajar anak. Dengan mengetahui hasil belajarnya, siswa akan terdorong untuk belajar lebih giat. Apalagi jika hasil belajar itu mengalami kemajuan, siswa pasti akan berusaha mempertahankannya atau bahkan termotivasi untuk dapat meningkatkannya.

7. Pujian

Apabila ada siswa yang berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, maka perlu diberikan pujian. Pujian adalah bentuk reinforcement yang positif dan memberikan motivasi yang baik bagi siswa. Pemberiannya juga harus pada waktu yang tepat, sehingga akan memupuk suasana yang menyenangkan dan mempertinggi motivasi  belajar serta sekaligus akan membangkitkan harga diri.

8. Hukuman

Hukuman adalah bentuk reinforcement yang negatif, tetapi jika diberikan secara tepat dan bijaksana, bisa menjadi alat motivasi belajar anak. Oleh karena itu, guru harus memahami prinsip-prinsip pemberian hukuman tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh  Fathurrohman dan Sutikno (2007: 20) motivasi siswa dapat ditumbuhkan melalui beberapa cara yaitu:

a) Menjelaskan tujuan kepada peserta didik.

Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siswa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar.

b) Hadiah.

Hadiah akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi.

c) Saingan/kompetisi.

Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.

d) Pujian.

Siswa yang berprestasi sudah sewajarnya untuk diberikan penghargaan atau pujian. Pujian yang diberikan bersifat membangun. Dengan pujian siswa akan lebih termotivasi untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi.

e) Hukuman.

Cara meningkatkan motivasi belajar dengan memberikan hukuman. Hukuman akan diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya. Bentuk hukuman yang diberikan kepada siswa adalah hukuman yang bersifat mendidik seperti mencari artikel, mengarang dan lain sebagainya.

f)  Membangkitkan dorongan kepada peserta didik untuk belajar.

Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik. Selain itu, guru juga dapat membuat siswa tertarik dengan materi yang disampaikan dengan cara menggunakan metode yang menarik dan mudah dimengerti siswa.

g) Membentuk kebiasaan belajar yang baik.

Kebiasaan belajar yang baik dapat dibentuk dengan cara adanya jadwal belajar.

h) Membantu kesulitan belajar peserta didik, baik secara individual maupun kelompok.

Membantu kesulitan peserta didik dengan cara memperhatikan proses dan hasil belajarnya.  Dalam proses belajar terdapat beberap unsur antara lain yaitu penggunaan metode untuk mennyampaikan materi kepada para siswa. Metode yang menarik yaitu dengan gambar dan tulisan warna-warni akan menarik siswa untuk  mencatat dan  mempelajari materi yang telah disampaikan..

i) Menggunakan metode yang bervariasi.

Meningkatkan motivasi belajar dengan menggunakan metode pembelajaran yang variasi. Metode yang bervariasi akan sangat membantu dalam proses belajar dan mengajar. Dengan adanya metode yang baru akan mempermudah guru untuk menyampaikan materi pada siswa.

j) Menggunakan media pembelajaran yang baik, serta harus sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Bonus kata motivasi :

Adalah baik untuk merayakan kesuksesan, tp adalah penting untuk mengambil pelajaran dr kegagalan.*Bill Gates

Keberhasilan sebenarnya adalah apabila Anda dihantam hinga bertekuk lutut,tetapi mampu bangkit kembali.(Anonim)

“Kunci SUKSES sebenarnya ada didalam DIRI dan PIKIRAN anda, Jika anda berpikir SUKSES, maka kesuksesan akan menghampiri anda” .

Nggak ada yang salah buat belajar, itu untuk menambah pengalaman kok.

Hilangkan semua pikiran NEGATIF dalam diri anda, Kejarlah IMPIAN dan RAIH kesuksesan anda…

Berikut merupakan beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk meningkatkan motivasi belajar anda, semoga berhasil!!Meningkatkan Motivasi Belajar